Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Target Sederhana Marquez di MotoGP Malaysia, Tetap Waspada!

2 min read
Target Sederhana Marquez di MotoGP Malaysia, Tetap Waspada!
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika (AFP / Sony Tumbelaka)
  • Marc Marquez membawa kepercayaan diri setelah memenangkan sprint race di Phillip Island, tetapi tetap menjaga fokus jelang MotoGP Malaysia 2026.

  • Sepang menghadirkan tantangan berbeda melalui cuaca panas, kelembapan tinggi, dan catatan performa Marquez yang belum terlalu impresif.

  • Keunggulan 10 poin atas Jorge Martin membuka peluang bagi Marquez, sementara Martin berusaha tampil meski mengalami cedera pergelangan tangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, datang ke MotoGP Malaysia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangkan sprint race di Phillip Island, Australia, pekan lalu. Meski begitu, bukan berarti Marquez bisa dengan sombongnya menyatakan diri bakal menang di Sepang.

Justru, Marquez lebih waspada dalam balapan yang digelar akhir pekan nanti. Buktinya, dia hanya memasang target yang sederhana, tak terlalu fokus pada podium.

  1. 1. Cuma mau konsisten

    Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di MotoGP San Marino (AFP / Andreas Solaro)
    Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di MotoGP San Marino (AFP / Andreas Solaro)

    Marquez mengaku performa di Phillip Island bukan jaminan performanya akan lebih stabil di Sepang. Kini, dia hanya ingin fokus dan membalap dengan baik hingga finis di Malaysia demi bisa mendapatkan poin.

    "Kemenangan sprint race di Australia memberi saya kepercayaan diri yang besar. Tetapi, kami harus tetap fokus. Targetnya adalah terus menjadi protagonis dan mengelola setiap sesi serta setiap upaya sebaik mungkin," kata Marquez, mengutip Crash.

  2. 2. Sepang sajikan tantangan untuk Marquez

    Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di MotoGP Aragon (AFP / Jose Jordan)
    Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di MotoGP Aragon (AFP / Jose Jordan)

    Marquez menyadari Sirkuit Sepang menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan dengan Phillip Island. Cuaca panas dan kelembapan tinggi di Malaysia membuatnya harus memiliki daya tahan yang lebih baik.

    Terlebih, rekor Marquez di Sepang juga tak terlalu bagus. Dia baru menang dua kali di sirkuit ini sepanjang kariernya. Bahkan, pada 2024 lalu, dia sempat finis di posisi 12 karena terjatuh.

    "Sepang adalah sirkuit yang sangat berbeda dibandingkan dengan Phillip Island. Cuaca di sini selalu membuat semuanya lebih menantang," kata Marquez.

  3. 3. Marquez bisa saja diganggu Jorge Martin

    AFP__20261004__D27393Z__v1__HighRes__MotoPrixJpn.jpg
    Pebalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez, memimpin jalannya balapan di depan pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dalam gelaran MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Tochigi, Minggu (4/10/2026). (Foto: Toshifumi KITAMURA / AFP)

    Keunggulan 10 poin atas Jorge Martin memberikan Marquez peluang untuk memperlebar margin dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Namun, Marquez belum bisa bernapas lega. Sebab, Martin dikabarkan akan memaksakan diri untuk tampil di Malaysia meskipun sedang mengalami cedera pergelangan tangan.

    "Saya sedang menjalani perawatan yang diperlukan untuk memulihkan cedera dan tiba di Sepang dalam kondisi sebaik mungkin. Tidak mungkin membuat prediksi apa pun. Kami harus mengevaluasi kondisi dari hari ke hari," kata Martin.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More