Bursa transfer musim panas 2026 menjadi momen spesial bagi Inter Milan. Mereka mengamankan tanda tangan dua penggawa Timnas Inggris, Djed Spence dan John Stones. Ini kian mempertegas ambisi sang raksasa Serie A Italia untuk memperkuat kedalaman skuad dengan merekrut bintang The Three Lions. Namun, sebelum kedatangan Spence dan Stones, Inter Milan sebenarnya beberapa kali menyewa aksi pemain berkebangsaan Inggris.
3 Pemain Inggris di Inter Milan sebelum John Stones dan Djed Spence

1. Didatangkan dari Aston Villa, Gerry Hitchens memperkuat Inter Milan pada 1961/1962
Gerry Hitchens adalah salah satu pelopor pemain Inggris yang merumput di Italia. Didatangkan dari Aston Villa pada musim panas 1961, Hitchens langsung menjadi tumpuan lini depan Inter Milan pada 1961/1962. Pelatih Inter Milan waktu itu, Helenio Herrera, bahkan memasangnya sebagai tandem Mario Corso.
Selama 1 musim berseragam biru-hitam, Hitchens sukses mengemas 18 gol dari 37 penampilan di semua ajang. Sayang, tak ada satu pun trofi yang berhasil diraihnya. Dilansir Transfermarkt, Inter Milan finis sebagai runner-up Serie A 1961/1962 dan hanya bisa menembus perempat final Inter-Cities Fairs Cup.
2. Paul Ince berseragam biru-hitam selama 2 musim dan menjadi runner-up Piala UEFA 1996/1997
Paul Ince mendarat di Giuseppe Meazza pada musim panas 1995 usai diboyong dari Manchester United. Berposisi sebagai gelandang bertahan, Ince memperkuat Inter Milan selama 2 musim (1995–1997). Ia dengan cepat menjadi favorit para suporter lewat gaya bermainnya yang lugas serta pantang menyerah.
Dilansir situs resmi Inter Milan, Ince mencatatkan total 73 penampilan dan menyumbang 13 gol di seluruh kompetisi. Kehadirannya turut memberi keseimbangan di lini tengah Nerazzurri yang saat itu diasuh pelatih asal Inggris, Roy Hodgson. Namun, prestasi terbaik Ince bersama Inter Milan hanya menjadi runner-up Piala UEFA 1996/1997.
3. Ashley Young ikut andil dalam kesuksesan Inter Milan merengkuh gelar juara Serie A 2020/2021
Ashley Young menjadi pemain Inggris ketiga yang mengadu nasib di Inter Milan usai diboyong dari Manchester United pada Januari 2020. Berseragam biru-hitam hingga akhir musim 2020/2021, bek sayap serbabisa ini langsung menjadi kepercayaan pelatih Inter Milan waktu itu, Antonio Conte. Dilansir Sky Sports, Conte rupanya sudah lama kepincut dengan Young dan bahkan sempat ingin memboyongnya ketika masih menukangi Chelsea (2016–2018).
Selama merantau di Italia, Young mencatatkan 59 penampilan serta menyumbang 5 gol dan 10 asis. Puncak perjalanannya bersama Inter Milan terjadi saat membantu klub mengakhiri dahaga gelar dengan merengkuh juara Serie A 2020/2021. Ini adalah trofi keenam Young sepanjang kariernya sebagai pemain profesional.
4. Ada 13 pemain Inggris di Serie A 2026/2027
Belakangan, klub-klub Serie A memang mulai berani merekrut para pemain Inggris. Pada 2026/2027, per 21 Agustus 2026 pukul 16:00 WIB, terdapat 11 nama yang tersebar di 9 tim. Itu selain John Stones dan Djed Spence.
Mereka adalah Jonathan Rowe (Bologna), Harry Winks (Cagliari), dan Trevoh Chalobah (Como 1907). Ini dilengkapi dengan kehadiran Brooke Norton-Cuffy (Genoa), Lloyd Kelly (Juventus), Ruben Loftus-Cheek (AC Milan), dan Fikayo Tomori (AC Milan). Turut pula Omari Forson (AC Monza), Jay Robinson (AC Monza), Tino Anjorin (Torino), dan Keinan Davis (Udinese).
Satu hal yang menarik, para pemain Inggris di Inter Milan selalu menjadi pilihan utama. Kedatangan Djed Spence dan John Stones pun diharapkan membawa tuah. Namun, mereka harus lebih dulu membuktikan kualitas di hadapan sang pelatih, Cristian Chivu. Keduanya pun harus berjuang memperebutkan satu tempat di tim utama.
Curated For You
- Mengulik Evolusi Taktik Deschamps Selama Menukangi Timnas Prancis21 Agu 2026, 13:34 WIB
- 5 Fakta Sapporo Dome Jepang, Stadion Megah yang Kini Sepi21 Agu 2026, 12:34 WIB
- Saat Amerika Serikat Berdamai dengan Iran di Lapangan Hijau21 Agu 2026, 11:34 WIB