Selain menjadi importir bola dan seragam untuk tim, Arthur juga direkrut sebagai pemain. Berposisi sebagai bek, ia membela Barcelona pada 1899–1905. Mencetak 7 gol dari 86 penampilan, Arthur turut andil dalam keberhasil klub tersebut meraih sejumlah gelar juara. Mulai dari Copa Macaya 1901/1902, Copa Barcelona 1902/1903, dan Campionat de Catalunya 1904/1905.
5 Pemain Kelahiran Inggris Pertama dalam Sejarah Barcelona, Pionir!

- Barcelona mencatat 11 pemain kelahiran Inggris hingga 2 September 2026; Anthony Gordon menjadi nama terbaru yang melanjutkan jejak talenta Inggris di klub.
- Arthur Witty menjadi pionir pada 1899–1905, membantu kebutuhan awal klub, meraih sejumlah trofi, serta menjabat presiden Barcelona pada 1903–1905.
- Charles Wallace, Percival Wallace, Billy Lambe, dan Jack Greenwell berkontribusi sebagai pemain; Lambe dan Greenwell juga melatih, sementara Greenwell memenangkan Copa del Rey sebagai pelatih.
Barcelona memang dikenal lebih sering mengandalkan para lulusan La Masia atau mendatangkan para bintang Amerika Selatan seperti Argentina dan Brasil. Tak heran jika kehadiran talenta asal Inggris di skuad Blaugrana selalu dihitung dengan jari. Sejak klub tersebut berdiri pada 1899, baru ada sebelas pemain kelahiran Inggris yang berseragam Barcelona per 6 September 2026.
Pemain kesebelas tersebut tentu saja Anthony Gordon, winger kiri yang didatangkan dari Newcastle United pada musim panas 2026. Namun, muncul pertanyaan, siapa saja para pemain kelahiran Inggris generasi awal yang membuka jalan untuk para juniornya, termasuk Gordon? Berikut profil singkat lima pemain kelahiran Inggris pertama dalam sejarah Barcelona seperti dihimpun dari berbagai sumber.
1. Arthur Witty turun tangan membantu Barcelona pada tahun-tahun awal terbentuk
Pemain Inggris pertama yang mengenakan seragam Blaugrana dalam sejarah klub adalah Arthur Witty. Lahir di Barcelona, ia adalah putra pengusaha pengiriman barang asal Inggris bernama Frederick Witty. Dijuluki Don Arturo, Arthur dan saudaranya, Ernest Witty, ikut membantu pada tahun-tahun awal Barcelona berdiri.
Ia tak hanya bermain, tetapi juga berperan krusial di balik layar. Dalam buku Barca: A People's Passion (Bloomsbury Publishing, 2011), dijelaskan bahwa Arthur menjabat sebagai Presiden Barcelona keempat pada 1903–1905. Menjadi satu-satunya pemimpin asal Inggris dalam sejarah klub, Arthur ikut membangun pondasi bersama Joan Gamper, sang pendiri klub.
2. Berposisi sebagai penyerang, Charles Wallace membela Barcelona selama enam tahun
Jejak pemain Inggris di Barcelona berlanjut pada 1907 lewat kehadiran Charles Wallace. Penyerang kelahiran London ini pindah ke Barcelona bersama kerabatnya sejak kecil. Mengutip data BDFutbol, Charles membela Blaugrana pada periode pertama (1907–1911) dengan catatan impresif, yakni 29 gol dari 25 penampilan. Ia sukses mempersembahkan 6 trofi, ini terdiri dari 3 Campionat de Catalunya (1908/1909, 1909/1910, dan 1910/1911), 2 Pyrenees Cup (1910 dan 1911), dan Copa del Rey 1910. Setelah bertualang ke Espanyol dan Casual SC, ia kembali ke Barcelona pada 1913 dan akhirnya gantung sepatu di klub tersebut pada 1915.
3. Percival Wallace, adik Charles Wallace, membantu Barcelona meraih tiga gelar juara
Adik Charles Wallace, Percival Wallace, mengikuti jejak kakaknya yang juga berposisi sebagai penyerang di Barcelona. Percy, panggilan Percival, memperkuat tim utama Blaugrana dalam dua periode terpisah, yakni 1910–1911 dan 1913–1915. Sama halnya dengan Charles, ia turut menjadi pilar penting saat Barcelona meraih tiga gelar juara. Ada Campionat de Catalunya 1910/1911, Pyrenees Cup 1911, dan Copa del Rey 1910. Berbeda dari sang kakak yang pensiun di Barcelona, Percy memilih mengakhiri karier sepak bolanya bersama rival sekota, Espanyol, pada 1916.
4. Billy Lambe berperan ganda dengan menjadi pemain sekaligus pelatih
Pada 1912, Billy Lambe, yang berposisi sebagai gelandang, direkrut saat berusia 35 tahun. Ia hanya membela Barcelona dalam 14 pertandingan pada 1912. Situs resmi Barcelona menyebutnya sebagai pemain asing pertama yang digaji secara reguler lantaran tak cuma merumput, tetapi juga menjadi pelatih. Sebelum ke Spanyol, ia pernah bermain untuk Swanscome Tiger, Hastings & St Leonards United, Woolwich Arsenal (kini Arsenal), Brighton & Hove Albion, serta Tunbridge Wells Rangers. Pengalaman Lambe memang jadi pembeda, tetapi belum cukup untuk menyabet gelar juara.
5. Jack Greenwell menjadi pelatih Barcelona setelah pensiun sebagai pemain di klub yang sama
Jack Greenwell yang berposisi wing-half juga didatangkan pada 1912. Ia langsung nyetel dan menjadi pemain andalan Barcelona hingga 1916. Mencatatkan 88 penampilan selama 4 tahun memperkuat Barcelona, ia sukses mencetak 10 gol. Dilansir situs resmi Barcelona, Greenwell ternyata tak hanya aktif sebagai pemain, tetapi turut menjabat sebagai pelatih pada 2 periode berbeda, yakni 1913–1923 dan 1931–1933. Sebagai pemain, ia memenangi 2 Campionat de Catalunya 1912/1913 dan 1915/1916. Saat menjadi juru taktik, Greenwell meraih gelar juara Copa del Rey 1920 dan 1922.
Kiprah para pemain asal Inggris ini membuktikan para talenta asal Inggris ikut membangun Barcelona pada tahun-tahun awal berdirinya. Tak lupa, sebagian besar dari mereka turut andil dalam memberi gelar juara. Warisan bersejarah tersebut kini diteruskan Anthony Gordon di panggung LaLiga Spanyol 2026/2027. Akankah Gordon bisa menambah isi lemari trofi Blaugrana seperti yang dilakukan para pemain Inggris dalam daftar ini?





















