Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Fakta Menarik Sabah FK, Klub Debutan Liga Champions 2026/2027

3 Fakta Menarik Sabah FK, Klub Debutan Liga Champions 2026/2027
potret pertandingan Liga Champions Eropa (pexels.com/Heitor Vitari)
  • Sabah FK, klub Azerbaijan yang berdiri pada 2017, lolos sebagai debutan Liga Champions 2026/2027 setelah menjuarai liga dan Piala Azerbaijan 2025/2026, memutus dominasi Qarabag.
  • Pelatih Valdas Dambrauskas mendanai pendidikan kepelatihan di London dengan hadiah kuis televisi 2002, lalu bergabung dengan Sabah pada 2025 dan membawa klub ke Liga Champions.
  • Sabah menjadi klub pertama peserta Liga Champions dengan jersei utama merah muda; mereka lolos dari empat kualifikasi, termasuk menang agregat 6-4 atas Hapoel Be'er Sheva.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Liga Champions Eropa 2026/2027 bakal kedatangan klub debutan, Sabah FK. Klub asal Azerbaijan itu berhasil mencatatkan sejarah baru setelah menempuh perjalanan kualifikasi yang panjang dan melelahkan. Pencapaian spektakuler ini mengundang perhatian publik sepak bola dunia karena latar belakang klub yang terbilang unik.

Tim berjuluk The Owls ini menjadi perbincangan hangat berkat kisah inspiratif di balik kesuksesan besar mereka. Keberhasilan menembus kompetisi kasta tertinggi Eropa mewujudkan mimpi besar sang pelatih beserta seluruh pendukung setia klub. Tiga fakta menarik seputar Sabah FK berikut siap menghiasi lembaran sejarah baru di panggung elite Eropa.

  1. 1. Pelatih Sabah FK bisa menjadi pelatih profesional berkat modal nekat ikut kuis

    Pelatih Sabah FK, Valdas Dambrauskas, tidak pernah merumput sebagai pesepak bola profesional sebelum dirinya meniti karier menjadi pelatih sepak bola papan atas. Pria berusia 49 tahun ini bahkan mewujudkan mimpinya sebagai pelatih berkat memenangi kuis Who Wants to Be a Millionaire? versi Lituania pada 2002. Ia seketika memanfaatkan uang hadiah sebesar 4 ribu litas atau setara Rp23,8 juta untuk mendanai kepindahannya ke London, Inggris, demi mengejar cita-cita.

    Dambrauskas menimba ilmu jurusan Sports Science and Coaching di London Metropolitan University untuk mendapat lisensi kepelatihannya. Sembari menuntut ilmu, ia melakoni berbagai pekerjaan kasar seperti loper koran, tukang cat, hingga pengasuh anak demi membiayai kebutuhan hidup sehari-hari serta kursus kepelatihan. Pengalaman berharga itu menempa mentalitasnya sewaktu berguru ke akademi Manchester United, Fulham, dan Brentford.

    Perjalanan karier manajerialnya membentang dari klub divisi ke-9 Liga Inggris, Kingsbury London Tigers, hingga klub-klub langganan juara Eropa seperti Zalgiris, Ludogorets, dan Hajduk Split. Juru taktik asal Lituania itu akhirnya menerima pinangan Sabah FK pada musim panas 2025 untuk melanjutkan petualangan barunya di Azerbaijan. Kelolosan Sabah FK ke Liga Champions kini membawa Dambrauskas kembali ke Inggris sebagai lawan bagi klub raksasa seperti Arsenal dan Manchester United.

  2. 2. Belum sedekade berdiri, Sabah FK sukses menghancurkan dominasi Qarabag FK di Liga Azerbaijan

    Sabah FK berdiri secara resmi pada 8 September 2017 di wilayah Masazir yang terletak tidak jauh dari Ibukota Baku, Azerbaijan. Klub muda yang bermarkas dekat pantai Laut Kaspia ini tumbuh secara pesat menjadi kekuatan baru di kancah sepak bola domestik. Perjalanan mereka menuju kasta tertinggi sepak bola nasional terbilang cepat serta melampaui perkiraan banyak pengamat.

    Mereka mengawali kiprah kompetisi mereka di kasta kedua Azerbaijan First League pada 2017/2018. Skuad The Owls sebenarnya hanya mampu mengakhiri musim perdana mereka dengan finis di peringkat kelima klasemen akhir. Dewi fortuna ternyata berada di sisi Sabah FK karena empat tim di atas mereka gagal memenuhi syarat lisensi sehingga tim berhak promosi langsung ke kasta tertinggi.

    Sabah FK sukses mengawinkan gelar juara Azerbaijan Premier League dan Piala Azerbaijan pada 2025/2026. Lebih gilanya lagi, anak asuh Valdas Dambrauskas berhasil meruntuhkan dominasi Qarabag FK yang menguasai liga dalam 11 musim terakhir. Perolehan 78 poin pada akhir musim mengunci gelar juara liga perdana sepanjang sejarah berdirinya klub tersebut.

  3. 3. Sabah FK jadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mengenakan jersei utama merah muda

    Dilansir ESPN, Sabah FK menorehkan sejarah unik sebagai klub pertama yang mengusung warna merah muda pada jersei utama yang berhasil menembus babak Liga Champions Eropa. Kendati dalam 4 musim terakhir mereka memilih jersei yang didominasi warna hitam dengan sentuhan aksen merah muda, elemen visual klub tetap mempertahankan porsi warna hitam dan merah muda pada logo resmi mereka. Perpaduan warna yang mencolok ini membuat mereka mendapat julukan Qara-cahrayilar, yang berarti Si Merah Muda-Hitam.

    Sebelum mengadopsi kombinasi warna tersebut, Sabah FK sempat menggunakan warna biru dan putih sebagai identitas mereka sebelum resmi berganti warna pada 2023/2024. Pemilihan warna merah muda menyimpan makna yang terikat kuat dengan identitas kota asal mereka, Masazir. Daerah tersebut dikenal berkat keberadaan Danau Masazir, sebuah destinasi alam ikonis akan keunikan airnya yang berwarna merah muda alami.

    Selain itu, Sabah FK mencatatkan rekor fenomenal sebagai satu-satunya tim dari 28 kontestan babak kualifikasi pertama yang berhasil menembus fase liga. Langkah pantang menyerah itu menuntut para pemain melewati empat putaran kualifikasi yang menguras tenaga. Ketangguhan tim teruji kala menyingkirkan wakil Wales, The New Saints, KuPS dari Finlandia, serta AGF Aarhus asal Denmark.

    Partai penentu babak play-off menyajikan drama sewaktu Sabah FK menjamu Hapoel Be'er Sheva. Gol spektakuler Tellur Mutallimov pada menit ke-94 menyelamatkan asa tim dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Kemenangan 5-2 pada laga kedua memastikan kelolosan bersejarah berkat keunggulan agregat 6-4 atas sang lawan.

    Perjalanan luar biasa sang pelatih dari studio kuis televisi hingga panggung Liga Champions membuktikan, tidak ada hal yang mustahil di dalam dunia sepak bola. Sabah FK bersama Valdas Dambrauskas kini siap mengukir tinta emas baru sewaktu berhadapan dengan klub-klub raksasa papan atas benua Eropa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More