Garudayaksa Dapat Sponsor Baru Jelang Super League 2026/27

- Garudayaksa, klub promosi Super League 2026/2027, menggandeng perusahaan teknologi Indonesia Zentara sebagai sponsor utama menjelang debutnya di kasta tertinggi.
- Kerja sama ini menghadirkan platform Planet Training sebagai infrastruktur digital untuk pelatihan, metodologi, pendidikan, dan identifikasi talenta dari tim utama hingga akademi.
- CEO Garudayaksa Muhamad Reza Anugrah menilai dukungan Zentara selaras dengan fokus pembinaan akar rumput, serta berharap teknologinya dapat digunakan klub lain dan Timnas Indonesia.
Jakarta, IDN Times – Klub promosi Super League 2026/2027, Garudayaksa, menggandeng sponsor utama baru dari perusahaan teknologi asal Indonesia, Zentara. Kerja sama tersebut tidak sekadar menghadirkan logo sponsor di jersey, melainkan juga membawa teknologi Zentara masuk ke dalam sistem pembinaan Garudayaksa.
Zentara membawa platform Planet Training untuk digunakan sebagai infrastruktur digital Garudayaksa mulai musim 2026/2027. Teknologi tersebut akan mendukung berbagai kebutuhan klub, mulai dari pelatihan, metodologi, pendidikan, hingga identifikasi talenta.
CEO Zentara, Regal Rauniyar Star, mengatakan, kerja sama ini adalah kelanjutan dari visi yang telah diperkenalkan perusahaan sejak klub masih berada di Championship. Regal menilai, Garudayaksa punya perjalanan yang menarik. Berawal dari akademi hingga berhasil menjadi juara dan promosi ke Super League, hingga akan menjalani pertandingan perdananya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Sebuah klub dan perusahaan teknologi, bergantung pada hal yang sama. Apakah sistem di belakang talenta baik? Talenta ada di semua tempat di negara ini. Sistem tidak,” kata Regal di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat (4/9/2026).
Regal menegaskan, pihaknya tak ingin menjadi sponsor yang sekadar meletakkan logo di jersey tim. Namun, bisa memberikan dampak bagi Garudayaksa.
"Jadi, kami tidak hanya menampilkan nama kami, kami juga menampilkan teknologi kami di dalam klub. Dari saat ini, Zentara membawa Planet Training ke Garudayaksa," kata Regal.
Regal menyebut Planet Training telah digunakan oleh lebih dari 250 ribu pelatih di lima cabang olahraga, baik di klub, akademi maupun federasi nasional. Menurut dia, platform tersebut juga telah disesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia.
"Pelatihan telah disesuaikan di Indonesia. Engineer kami telah membangun ini lebih lama daripada Zentara yang pernah terwujud. Ini dipercaya di Eropa oleh pelatih internasional dan perusahaan nasional yang punya semua pilihan di dunia, tapi mereka memilih Planet Training," kata Regal.
Regal merasa, Zentara dan Garudayaksa punya filosofi yang bisa berjalan beriringan. “Garudayaksa memulai sebagai akademi. Zentara memulai dengan keyakinan bahwa Indonesia tidak perlu mengimpor teknologi. Dari hari ini, Pelatihan menjadi infrastruktur digital di belakang klub. Dari tim pertama hingga akademi di mana Garudayaksa berada,” kata Regal.
Chief Executive Officer (CEO) Garudayaksa FC, Muhamad Reza Anugrah, menyambut positif dukungan teknologi dari Zentara. Reza menilai kolaborasi dengan Zentara sejalan dengan identitas Garudayaksa yang sejak awal serius mengembangkan pembinaan pemain dari level akar rumput.
"Saya terharu dan bangga. Garudayaksa adalah klub pertama dan pembuka. Yang paling penting, Garudayaksa ini kan lama ada akademi. Sangat serius untuk pembinaan," ujar Reza.
Reza bahkan juga berharap Zentara nantinya bisa menjadi bagian dari perkembangan Timnas Indonesia.
"Kami akan berusaha membuat teknologi Zentara ada di Garudayaksa. Tapi juga bisa di klub-klub lain. Juga bisa di Timnas Indonesia mungkin," kata Reza.
















