Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Fakta Menarik Usai PSG Juara Piala Super Eropa 2026

3 Fakta Menarik Usai PSG Juara Piala Super Eropa 2026
ilustrasi PSG (unsplash.com/Aleksandr Galichkin)
  • PSG menjuarai Piala Super Eropa 2026 usai mengalahkan Aston Villa 2-1 di Salzburg, dengan gol Kvaratskhelia dan Desire Doue.
  • Gelar ini membuat PSG mempertahankan trofi dan menjadi klub keempat yang meraih Piala Super Eropa secara beruntun, setelah Ajax, AC Milan, dan Real Madrid.
  • Luis Enrique mengoleksi enam trofi UEFA, sementara Kvaratskhelia mencatat delapan gol dan lima assist dalam 12 laga Eropa PSG sepanjang 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Paris Saint-Germain (PSG) sukses merengkuh gelar Piala Super Eropa 2026. Trofi itu didapat setelah menundukkan Aston Villa dengan skor tipis 2-1, di Red Bull Arena Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.

Pemenang Liga Champions 2025/26 itu memang tampil dominan sepanjang laga. Khvicha Kvaratskhelia pun membuka keunggulan pada menit 20, tetapi Aston Villa mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Brian Madjo tepat sebelum turun minum.

Masuknya Ousmane Dembele di awal babak kedua membuat permainan Les Parisiens kian menggebrak. Terbukti, Dembele langsung menyumbangkan assist kepada Desire Doue pada menit 61, yang ternyata menjadi gol kemenangan bagi publik Paris.

Keberhasilan PSG mengangkat trofi di Salzburg, Austria, ini ternyata menghasilkan sejumlah fakta menarik. Dikutip dari data Opta, berikut IDN Times sajikan tiga fakta menariknya untuk kamu!

  1. 1. PSG back-to-back lagi!

    Kemenangan ini tentu saja mempertahankan gelar PSG. Pada musim lalu, setelah menjuarai Liga Champions, mereka juga berhasil membekuk Tottenham Hotspur lewat drama adu penalti di Piala Super Eropa.

    PSG kini masuk ke dalam jajaran klub langka di benua biru. Les Parisiens resmi menjadi tim keempat dalam sejarah yang mampu mengangkat trofi tersebut secara back-to-back, sejajar dengan Ajax Amsterdam (1973 dan 1974), AC Milan (1989 dan 1990), serta Real Madrid (2016 dan 2017).

  2. 2. Luis Enrique makin mantap di jajaran pelatih tersukses Eropa

    Gelar tersebut sekaligus membuat nama pelatih Luis Enrique kian mantap di kancah internasional. Enrique kini telah mengoleksi total enam gelar di turnamen UEFA, yakni tiga trofi Liga Champions dan tiga Piala Super Eropa.

    Tinta emas pelatih asal Spanyol ini membuatnya bertengger di peringkat ketiga pelatih dengan koleksi trofi Eropa terbanyak sepanjang sejarah. Ia hanya kalah tipis dari dua juru taktik legendaris lainnya, yakni Carlo Ancelotti (10 trofi) dan Pep Guardiola (7 trofi).

  3. 3. Kvaratskhelia trengginas sepanjang 2026

    Sementara itu, gol Kvaratskhelia ke gawang Villa menambah keganasannya sepanjang 2026. Winger asal Georgia tersebut telah mencatatkan kontribusi fantastis dengan delapan gol dan lima assist, hanya dari 12 pertandingan kancah Eropa bersama PSG.

    Daya ledak Kvaratskhelia telah meneror pertahanan lawan sejak fase gugur Liga Champions hingga partai final Piala Super Eropa. Sebelum Villa, rentetan klub raksasa Eropa yang merasakan ketajamannya tahun ini meliputi Sporting CP, Newcastle United, AS Monaco, Chelsea, Liverpool, Bayern Munich, dan Arsenal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More