4 Pemain Norwegia dengan 200 Penampilan untuk 1 Klub Big Six EPL

- Erik Thorstvedt mencatatkan 219 penampilan untuk Tottenham Hotspur, membawa Spurs meraih 2 trofi
- Ole Gunnar Solskjaer membawa Manchester United meraih sejumlah trofi bergengsi dengan kontribusi 126 gol dari 366 laga
- John Arne Riise bermain dalam 348 laga untuk Liverpool, termasuk di final Liga Champions 2004/2005
Arsenal tampil menggila pada pekan kedua English Premier League (EPL) 2025/2026, Sabtu (23/8/2025). Menjamu Leeds United di Emirates Stadium, anak asuh Mikel Arteta mengakhiri laga dengan kemenangan telak 5-0. Viktor Gyokeres dan Jurrien Timber bersinar dengan sama-sama mengemas dua gol. Sementara, satu gol lainnya dicetak Bukayo Saka.
Kemenangan ini juga terasa spesial bagi Martin Odegaard. Laga yang disaksikan lebih dari 60 ribu penonton itu merupakan penampilannya yang ke-200 untuk The Gunners. Dengan demikian, ia bergabung dengan 3 pemain lainnnya yang mengoleksi hingga 200 penampilan untuk 1 klub Big Six EPL.
1. Erik Thorstvedt mencatatkan 219 penampilan untuk Tottenham Hotspur
Tottenham Hotspur adalah satu-satunya klub Inggris yang pernah dibela Erik Thorstvedt. Kiper kelahiran 28 Oktober 1962 itu menjadi bagian dari Spurs pada 1989–1996 dengan mencatatkan 219 penampilan, 61 di antaranya tanpa kebobolan. The Lilywhites sekaligus menjadi klub terakhir dalam karier profesionalnya.
Pemilik 100 caps untuk Timnas Norwegia itu sukses mempersembahkan 2 trofi untuk Spurs. Ia selalu bermain penuh dalam enam laga yang dijalani Spurs saat menjuarai FA Cup 1991. Selatin itu, Thorstvedt juga memenangi trofi Charity Shield 1991/1992.
2. Dengan kontribusi 126 gol dari 366 laga, Ole Gunnar Solskjaer membawa Manchester United meraih sejumlah trofi bergengsi
Ole Gunnar Solskjaer menjadi kekuatan penting di lini serang Manchester United (MU) pada 1996–2007. Ia sukses menjebloskan 126 gol dan 57 assist dari total 366 penampilan di berbagai kompetisi. Berkat kontribusinya, Setan Merah mendominasi kasta teratas Inggris dengan meraih enam trofi. Kesuksesan MU dalam meraih treble winners 1998/1999 juga tak terlepas dari perannya.
Salah satu penampilan terbaik pemilik 67 caps untuk Timnas Norwegia itu bersama Setan Merah terjadi di final Liga Champions Eropa 1998/1999. Ia adalah pahlawan bagi timnya dengan gol penentu kemenangan pada menit 90+3. Dalam duel yang berlangsung pada 26 Mei 1999 itu, ia baru masuk pada menit 81 untuk menggantikan Andy Cole.
3. John Arne Riise bermain dalam 348 laga untuk Liverpool, termasuk di final Liga Champions 2004/2005
John Arne Riise menunjukkan performa konsisten selama menjadi bagian dari Liverpool pada 2001–2008. Selama 7 musim tersebut, ia dipercaya tampil dalam 348 laga dengan kontribusi 31 gol dan 33 assist sebagai seorang bek bek kiri. Pemain kelahiran Alesund itu juga sukses memenangi tujuh trofi bersama The Reds.
Riise adalah bek utama Liverpool kala mengangkat trofi Liga Champions 2004/2005. Ia hampir selalu tampil penuh dalam 13 laga yang dijalani timnya dengan kontribusi 1 gol dan 1 assist. Dalam laga final melawan AC Milan, ia mencatatkan assist untuk gol yang dicetak Steven Gerrard.
4. Martin Odegaard telah mengemas 41 gol dan 38 assist dari 200 laga untuk Arsenal
Martin Odegaard akhirnya mengikuti jejak beberapa kompatriotnya yang mencapai 200 penampilan untuk 1 klub Big Six EPL. Ia mencatatkan pencapaian tersebut saat bermain selama 38 menit dalam kemenangan telak Arsenal 5-0 atas Leeds United pada pekan kedua EPL 2025/2026. Sayangnya, Odegaard harus mengakhiri penampilannya dalam duel tersebut lebih cepat karena cedera.
Dari total 200 laga untuk The Gunners, Odegaard telah mengoleksi 41 gol dan 38 assist. Sayangnya, hanya trofi Community Shield yang telah ia persembahkan untuk Arsenal. Pada 2025/2026, ia kembali dipilih sebagai kapten tim dalam ambisi Arsenal menjuarai EPL.
Martin Odegaard telah menjadi sosok penting di lini tengah Arsenal sejak dipinjam dari Real Madrid pada 2021 silam. Sebagai pelatih, Mikel Arteta cukup bergantung dengan pemain kelahiran 17 Desember 1998 itu. Selanjutnya, ia dituntut selalu tampil fit hingga mewujudkan mimpi para penggemar The Gunners untuk mengakhiri puasa trofi liga.