Timnas Futsal vs Iran: Misi Kuda Hitam Patahkan Supremasi Raja Asia

- Timnas Futsal Indonesia berpotensi mencetak sejarah dengan mengangkat trofi pertama jika berhasil mengalahkan Iran dalam final Piala Asia Futsal 2026.
- Iran merupakan rajanya futsal di Asia dengan 13 gelar juara, namun Timnas Futsal bisa menjadi negara ketiga yang menghentikan supremasi Iran.
- Pelatih Timnas Futsal menyebut Iran yang seharusnya tertekan dan wajib menang karena tradisi juaranya, sementara pelatih Iran menegaskan bahwa final nanti adalah pertandingan baru.
Jakarta, IDN Times - Partai final Piala Asia Futsal 2026 berpotensi melahirkan juara baru. Timnas Futsal Indonesia bisa saja mencetak sejarah dan mengangkat trofi untuk pertama kalinya jika berhasil menang atas Iran dalam partai puncak yang digelar di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026).
Namun, tugas Timnas Futsal tak mudah. Sebab, Iran merupakan rajanya futsal di kawasan Asia dan sudah memiliki tradisi juara.
1. Iran juara 13 kali di Asia

Sepanjang sejarah partisipasinya di turnamen paling bergengsi Benua Kuning, Iran sudah juara 13 kali. Mereka bahkan sempat menjadi juara tujuh tahun beruntun, sejak 1999 hingga 2005.
Cuma Jepang yang bisa menjadi pesaing Iran di futsal Asia. Itu pun, Samurai Biru masih kalah jauh dari Iran di Piala Asia Futsal karena baru mengoleksi empat trofi, 2006, 2012, 2014, dan 2022.
2. Di ambang sejarah, Timnas Futsal tanpa beban

Timnas Futsal bisa saja menjadi negara ketiga yang menghentikan supremasi Iran. Jika bisa menciptakan kejutan pada malam nanti, maka Timnas Futsal menjadi negara Asia Tenggara pertama yang menjadi juara.
"Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama? Iran yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juaranya," ujar pelatih Timnas Futsal, Hector Souto, dalam sesi jumpa pers jelang final.
3. Lembaran baru buat Iran

Pelatih Iran, Vahid Shamsaei, menyebut final Piala Asia 2026 merupakan lembaran yang baru. Dominasi yang sudah ditunjukkan dengan meraih 13 trofi, menurut Shamsaei bukan jaminan bagi Iran bisa mengalahkan Timnas Futsal.
"Final nanti adalah pertandingan, hari, dan trofi yang baru, meski kami punya jarak dengan tim lain. Kami sangat menghormati pelatih Indonesia, tapi besok fokus untuk bermain sportif," kata Shamsaei.













