Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain Prancis dengan Gol Terbanyak untuk Inter Milan per April 2026

5 Pemain Prancis dengan Gol Terbanyak untuk Inter Milan per April 2026
potret suporter Prancis (unsplash.com/dorianhurst)
Intinya Sih
  • Marcus Thuram memimpin daftar pemain Prancis tersubur di Inter Milan dengan 49 gol sejak bergabung pada 2023, berperan penting dalam raihan trofi Serie A dan Piala Super Italia 2023/2024.
  • Youri Djorkaeff mencatatkan 39 gol selama tiga musim bersama Inter Milan dan turut membawa klub menjuarai Piala UEFA 1998 sebelum hengkang ke Jerman pada 1999.
  • Patrick Vieira, Benoit Cauet, dan Laurent Blanc juga memberi kontribusi signifikan bagi Nerazzurri, masing-masing mencetak 9, 7, dan 6 gol serta memperkuat lini tengah dan pertahanan tim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Inter Milan merupakan salah satu klub Italia yang memiliki sejarah panjang dalam merekrut talenta berbakat dari berbagai penjuru dunia. Dari sekian banyak negara, Prancis menjadi salah satu penyumbang pemain terbanyak bagi Nerazzurri. Beberapa dari mereka sangat tajam dalam urusan membobol gawang lawan. Berikut lima pemain Prancis dengan gol terbanyak bagi Inter Milan per April 2026.

1. Marcus Thuram (49 gol) menjadi elemen krusial dalam skema serangan

Marcus Thuram bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2023. Ia direkrut dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Borussia Moenchengladbach berakhir. Thuram langsung menjadi elemen krusial dalam skema serangan tim. Dirinya menunjukkan adaptasi cepat dengan mencatatkan dua digit gol pada musim debutnya di Giuseppe Meazza.

Kehadiran Thuram memberikan dimensi baru bagi lini depan Nerazzurri. Ia berperan besar dalam keberhasilan Inter Milan merengkuh trofi Serie A 2023/2024 dan Piala Super Italia 2023/2024. Hingga saat ini, pemain berusia 28 tahun tersebut telah bermain dalam 137 pertandingan dengan mengemas 50 gol.

2. Youri Djorkaeff (39 gol) tidak hanya sekadar pengatur serangan

Youri Djorkaeff merupakan salah satu gelandang serang ikonik yang pernah berseragam Inter Milan. Ia tidak hanya sekadar menjadi pengatur serangan, melainkan juga ancaman nyata di depan gawang lawan. Selama 3 musim membela Nerazzurri, Djorkaeff berhasil mengoleksi total 39 gol di seluruh kompetisi dari 127 penampilan.

Puncak karier pemain kelahiran Lyon ini di Giuseppe Meazza ditandai dengan raihan trofi Piala UEFA 1998. Inter Milan menjadi satu-satunya klub Italia yang diperkuat oleh Djorkaeff. Pada musim panas 1999, ia resmi meninggalkan Inter Milan dan melanjutkan kariernya di Jerman dengan memperkuat 1.FC K'lautern.

3. Patrick Vieira (9 gol) sempat mengalami cedera saat memperkuat Inter Milan

Patrick Vieira didatangkan Inter Milan pada musim panas 2006. Sebelumnya, ia berkiprah bersama beberapa tim raksasa, yaitu AC Milan, Arsenal, dan Juventus. Posisi utama Vieira adalah gelandang bertahan. Meski demikian, dirinya mampu berkontribusi dalam urusan mencetak gol.

Selama 3,5 musim berseragam Nerazzurri, Vieira berhasil mencatatkan 9 gol dalam 91 penampilan. Kariernya di Inter Milan sempat diwarnai dengan cedera. Vieira meninggalkan Giuseppe Meazza sesaat sebelum Inter Milan meraih treble winners pada 2010. Ia sempat berlabuh ke Manchester City sebelum memutuskan gantung sepatu pada 2011.

4. Benoit Cauet (7 gol) didatangkan Inter Milan untuk memperkuat lini tengah

Benoit Cauet adalah pemain berkebangsaan Prancis yang berposisi sebagai gelandang. Ia diboyong Inter Milan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 1997. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 4 juta euro atau Rp81 miliar. Cauet didatangkan untuk menambah kekuatan di lini tengah.

Selama masa baktinya di Giuseppe Meazza, Cauet mencatatkan 147 penampilan di seluruh kompetisi. Dalam hal produktivitas gol, Cauet tercatat berhasil menyumbangkan total 7 gol selama 4 musim mengenakan seragam Nerazzurri. Salah satu pencapaian yang ia rasakan adalah saat membantu tim menjuarai Piala UEFA 1997/1998.

5. Laurent Blanc (6 gol) sering mencetak gol melalui situasi bola mati

Laurent Blanc direkrut Inter Milan dari Olympique Marseille pada 1999. Ia langsung menjadi pilar utama di lini pertahanan klub Nerazzurri. Meskipun berposisi sebagai bek tengah, Blanc memiliki ketajaman saat berada di kotak penalti lawan. Dirinya sering kali mencetak gol melalui situasi bola mati. 

Bersama Nerazzurri, Blanc membukukan 6 gol dan 1 assist dari 86 penampilan. Setelah 3 musim membela Inter Milan, dirinya memutuskan hengkang ke Manchester United pada 2001. Sayangnya, Blanc tidak mampu mempersembahkan trofi bagi Inter Milan.

Kehadiran para pemain asal Prancis ini telah memberikan warna tersendiri dalam sejarah panjang Inter Milan. Produktivitas gol yang mereka torehkan membuktikan bahwa talenta dari Prancis memiliki tempat di skuad Nerazzurri. Menarik untuk menantikan pemain Prancis berikutnya yang akan memperkuat Inter Milan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More