Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pemain Termuda yang Catat 300 Pertandingan di Premier League

ilustrasi Emirates Stadium
ilustrasi Emirates Stadium (pexels.com/Huy Phan)
Intinya sih...
  • Declan Rice mencatatkan 300 pertandingan di EPL pada usia 27 tahun 17 hari
  • Raheem Sterling berusia 26 tahun 348 hari ketika memainkan pertandingan ke-300 di EPL
  • Gareth Barry memainkan pertandingan ke-300 di EPL pada usia 26 tahun 247 hari
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Arsenal berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Leeds United pada pekan ke-24 English Premier League (EPL) 2025/2026. Pertandingan tersebut menjadi momen spesial bagi Declan Rice yang mencatatkan 300 pertandingan di EPL. Gelandang asal Inggris tersebut kini menjadi pemain termuda kelima yang mencatatkan 300 pertandingan di EPL per 1 Februari 2026.

1. Declan Rice mencatatkan 300 pertandingan di EPL pada usia 27 tahun 17 hari

Declan Rice menjadi pemain termuda kelima yang mencatatkan 300 pertandingan di EPL. Momen tersebut terjadi ketika Arsenal ketika bertemu Leeds United pada pekan ke-24 EPL 2025/2026. Ia berusia 27 tahun 17 hari pada pertandingan tersebut.

Rice mencatatkan 300 pertandingan di EPL untuk 2 tim berbeda, Arsenal dan West Ham United. Ia memainkan 96 pertandingan bersama Arsenal. Sementara, sisa 204 pertandingan dimainkan Rice bersama tim masa kecilnya, West Ham United.

2. Raheem Sterling berusia 26 tahun 348 hari ketika memainkan pertandingan ke-300 di EPL

Raheem Sterling debut di EPL bersama Liverpool pada 2012 ketika masih berusia 17 tahun. Performanya yang cukup bagus membuatnya tak butuh waktu lama untuk menembus skuad utama. Sterling mencatatkan 95 pertandingan di EPL bagi The Reds.

Sterling meneruskan kariernya bersama Manchester City pada 2015. Performanya tak berubah sehingga masih dipercaya mengisi satu tempat di lini depan. Tak heran jika Sterling sudah mencatatkan 300 pertandingan di EPL pada usia 26 tahun 348 hari. Pertandingan ke-300 Sterling tercipta pada November 2021 ketika Manchester City bertemu Everton.

3. Gareth Barry memainkan pertandingan ke-300 di EPL pada usia 26 tahun 247 hari

Gareth Barry memainkan 300 pertandingan pertamanya di EPL bersama Aston Villa. Pertandingan ke-300 Barry di EPL tercipta pada Oktober 2007 ketika Aston Villa bertemu Bolton Wanderers. Barry ketika itu masih berusia 26 tahun 247 hari. Momen itu sempat membuatnya melewati rekor Frank Lampard sebagai pemain termuda yang mencatatkan 300 pertandingan di EL.

Setelah meninggalkan Aston Villa pada 2009, Barry melanjutkan kariernya di EPL bersama Manchester City, Everton, dan West Bromwich Albion. Barry mencatatkan total 653 pertandingan di EPL. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam sejarah EPL per 1 Februari 2026.

4. James Milner berusia 26 tahun 117 hari ketika memainkan pertandingan ke-300 di EPL

James Milner mencatatkan pertandingan ke-300 di EPL bersama Manchester City. Momen tersebut terasa spesial karena bertepatan dengan Derbi Manchester kontra Manchester United pada April 2012. Milner berusia 26 tahun 117 hari pada pertandingan yang dimenangkan Manchester City 1-0 tersebut.

Selain bersama Manchester City, Milner memainkan 300 pertandingan pertamanya di EPL bersama Leeds United, Newcastle United, dan Aston Villa. Gelandang asal Inggris tersebut berpotensi memecahkan rekor pertandingan terbanyak di EPL milik Gareth Barry. Milner yang mencatatkan 652 pertandingan hanya butuh 1 pertandingan lagi untuk memecahkan rekor yang bertahan sejak 2020 tersebut.

5. Wayne Rooney mencatatkan 300 pertandingan di EPL pada usia 26 tahun 58 hari

Wayne Rooney menjadi pemain yang memecahkan rekor Gareth Barry sebagai pemain termuda yang mencatatkan 300 pertandingan di EPL. Pertandingan tersebut tercipta pada Desember 2011 ketika Manchester United bertemu Fulham. Rooney masih berusia 26 tahun 58 hari ketika itu.

Rooney memainkan 67 pertandingan EPL pertamanya bersama Everton. Sementara, 233 pertandingan berikutnya tercipta ketika berseragam Manchester United. Rooney mencatatkan total 491 pertandingan di EPL.

Catatan 300 pertandingan di Premier League memang terdengar impresif. Namun, angka ini lebih berbicara tentang keberlanjutan karier ketimbang keajaiban usia muda. Daftar pemain dalam artikel menunjukkan bahwa konsistensi, kepercayaan pelatih, dan minimnya cedera kerap jadi faktor penentu. Lewat sudut pandang ini, statistik seharusnya dibaca sebagai konteks perjalanan karier, bukan tujuan akhir prestasi individu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

Chelsea Comeback Luar Biasa, Rosenior Buktikan Taringnya

01 Feb 2026, 14:01 WIBSport