4 Pemain yang Debut sebagai Starter di NBA All-Star 2026

- Victor Wembanyama debut sebagai starter dari Wilayah Barat dengan weighted score 5,75.
- Cade Cunningham terpilih sebagai starter dari Wilayah Timur dengan nilai weighted score 2,75.
- Tyrese Maxey tampil sebagai starter pada NBA All-Star Game keduanya dengan weighted score 3.
NBA telah mengumumkan daftar nama yang terpilih sebagai starter di NBA All-Star 2026. Nama-nama yang terpilih memiliki weighted score yang baik dalam hasil voting. Penilaian tersebut merupakan hasil perhitungan dari vote penggemar, sesama pemain NBA, dan media
Dari 10 nama yang terpilih, 4 di antaranya baru pertama kali terpilih sebagai starter di NBA All-Star. Meski begitu, keempat nama tersebut pernah bermain di NBA All-Star Game pada edisi sebelumnya. Siapa sajakah keempat pemain yang dimaksud dan berapa weighted score yang didapatkan?
1. Victor Wembanyama menjadi satu-satunya debutan starter dari Wilayah Barat
Victor Wembanyama menjadi satu-satunya perwakilan Wilayah Barat yang baru pertama kali terpilih sebagai starter di NBA All-Star 2026. Pemain asal Prancis ini mendapatkan nilai 5,75 di weighted score. Itu didapat dari hasil kalkulasi 1.965.462 suara penggemar (peringkat 6), 85 suara dari sesama pemain (peringkat 7), dan 73 suara dari media (peringkat 4).
Wembanyama sendiri telah menarik perhatian sejak musim pertamanya (2023/2024) di NBA. Pada musim keduanya, pemain San Antonio Spurs ini terpilih untuk bermain di NBA All-Star 2025. Namun, ia bukan starter kala itu. Pada NBA All-Star 2026, barulah ia terpilih sebagai starter dan berpeluang tampil membela tim Internasional.
2. Cade Cunningham menjadi favorit sesama pemain dan media
Cade Cunningham memang tampil perkasa bersama Detroit Pistons dalam 2 musim terakhir. Oleh karena itu, ia bisa mengikuti NBA All-Star untuk kedua kalinya pada 2026. Pada edisi kali ini, ia terpilih sebagai starter dari Wilayah Timur.
Cunningham menjadi favorit dari sesama pemain dan media. Dari pemain, ia mendapat 159 suara yang menempatkannya di posisi pertama. Dari media, ia mendapat 97 suara yang menempatkannya di posisi kedua dalam kategori ini. Sedangkan, dari kategori penggemar, ia berada di urutan 4 dengan mencatat 2.681.392 suara. Setelah dihitung, ia mendapat nilai 2,75 di weighted score.
3. Tyrese Maxey terpilih sebagai starter pada NBA All-Star keduanya
Serupa dengan dua nama sebelumnya, Tyrese Maxey juga terpilih sebagai starter pada NBA All-Star keduanya. Pemain Philadelphia 76ers ini tampil sangat menonjol bersama timnya. Ia tak lagi menjadi pelengkap dan pelayan Joel Embiid, tetapi hadir sebagai bintang utama tim.
Oleh karena itu, ia bisa meraih 132 suara dari sesama pemain (peringkat 5), 2.941.622 suara dari penggemar (peringkat 2), dan 85 suara dari media (peringkat 3). Dari hasil perhitungan, ia mendapat nilai 3 di weighted score. Dengan nilai tersebut, Maxey berada di urutan ketiga sebagai pemain dengan weighted score terbaik di Wilayah Timur.
4. Jaylen Brown baru terpilih sebagai starter pada NBA All-Star kelimanya
Per 22 Januari 2026, Jaylen Brown telah mengikuti empat edisi NBA All-Star. Momen tersebut terjadi pada 2021, 2023, 2024, dan 2025. Pada edisi 2026, ia akan kembali tampil. Namun, ia hadir sebagai starter untuk edisi kali ini.
Pemain Boston Celtics ini mendapat 3,5 weighted score. Itu didapat dari 138 suara dari sesama pemain (peringkat 3), 2.477.043 suara dari penggemar (peringkat 5), dan 92 suara dari media (peringkat 1). Dengan ini maka Brown akan mengisi starter di tim Amerika Serikat.
Semakin kecil weighted score maka semakin besar peluang seorang pemain untuk terpilih sebagai starter. Secara aturan, kalkulasi weighted score dihitung dengan rumus berikut (peringkat kategori penggemar x 2 + peringkat kategori pemain + peringkat media)/4. Jika tak ada halaman, keempat pemain ini akan menjalani NBA All-Star 2026 sebagai starter.













