Tren Buruk Liverpool: Susah Bangkit Usai Jatuh

- Liverpool kembali gagal bangkit setelah tertinggal, kalah 0-1 dari Galatasaray di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/26.
- Catatan buruk Liverpool berlanjut di kandang Galatasaray, tanpa kemenangan dalam empat kunjungan terakhir sejak musim 2001/02.
- Kekalahan ini membuat peluang ke perempat final makin berat, namun Arne Slot berharap dukungan Anfield bisa jadi kunci kebangkitan.
Jakarta, IDN Times - Sejatinya, tim kuat memiliki mental untuk bangkit setelah tertinggal dari lawan. Namun, karakter tersebut mendadak hilang dari Liverpool sepanjang musim ini.
Terbaru, Liverpool kalah dari Galatasaray dengan skor 0-1 di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/26, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Mereka kalah setelah tak mampu mengejar ketertinggalan sejak menit tujuh.
1. Liverpool sulit bangkit usai tertinggal
Opta mencatat, Liverpool memang sulit bangkit di semua ajang musim 2025/26 setelah tertinggal lebih dulu. Mereka sudah kalah 12 kali musim ini, ketika dalam posisi tertinggal lebih dulu.
Jumlah ini menyamai torehan pada musim 2015/16 silam, saat The Reds kalah 12 kali usai tertinggal lebih dulu.
2. Kandang Galatasaray angker buat Liverpool
Ditambah kekalahan pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB ini, Liverpool memperpanjang catatan buruk saat berjumpa ke kandang Galatasaray. Dalam empat kunjungan terakhir ke Rams Park, Liverpool tak pernah menang.
Setelah imbang 1-1 di laga Liga Champions 2001/02, Liverpool kalah 2-3 pada pertemuan di musim 2006/07. Mereka kalah lagi 0-1 pada fase liga Liga Champions 2025/26, dan keok dengan skor serupa pada leg pertama babak 16 besar.
3. Liverpool harus segera bangkit
Akibat dari kekalahan ini, jalan Liverpool agar bisa lolos ke perempat final sedikit lebih terjal. Mereka harus menang di leg kedua nanti, dengan selisih lebih dari satu gol.
Seharusnya, itu bisa Liverpool lakukan, mengingat akan mentas di Anfield. Pelatih Liverpool, Arne Slot, pun mengajak para pemainnya untuk bangkit dalam leg kedua.
"Di leg kedua nanti, Liverpool akan main di Anfield dan kami dapat dukungan dari suporter. Dukungan itu bakal menguntungkan kami, seperti halnya dukungan suporter menguntungkan Galatasaray," ujar Slot, dilansir BBC.


















