4 Pemain Gabon yang Cetak Gol di Liga Champions

- Mario Lemina mencetak gol perdana di Liga Champions yang jadi penentu kemenangan Galatasaray atas Liverpool pada leg pertama babak 16 besar musim 2025/2026.
- Pierre-Emerick Aubameyang masih memimpin daftar pemain Gabon tersubur di Liga Champions dengan total 20 gol dari tiga klub berbeda: Borussia Dortmund, Chelsea, dan Marseille.
- Guelor Kanga dan Daniel Cousin juga tercatat pernah mencetak masing-masing satu gol penting bagi klubnya, melengkapi empat pemain Gabon yang sukses menorehkan gol di ajang ini.
Mario Lemina mengukir pencapaian apik pada 11 Maret 2026. Untuk pertama kali dalam kariernya, ia mencetak gol di Liga Champions Eropa. Gol itu sekaligus menjadi penentu kemenangan bagi Galatasaray saat menjamu Liverpool pada leg pertama babak 16 besar 2025/2026.
Dengan demikian, telah ada empat pemain Gabon yang pernah mencetak setidaknya satu gol di Liga Champions. Lemina masuk daftar tersebut bersama salah satu pesepak bola terbaik dari negaranya, Pierre-Emerick Aubameyang. Berikut detailnya.
1. Pierre-Emerick Aubameyang mengoleksi 20 gol bersama 3 klub berbeda
Pierre-Emerick Aubameyang masih menempati posisi teratas daftar pemain Gabon dengan gol terbanyak di Liga Champions. Dari total 46 kali kesempatan bermain, ia telah mengemas 20 gol dan 8 assist. Statistik tersebut sekaligus menjadikannya sebagai satu-satunya pemain Gabon yang memiliki lebih dari 1 gol di ajang ini.
Gol-gol Aubameyang di Liga Champions telah diciptakan bersama tiga klub berbeda. Dalam 4 edisi berbeda bersama Borussia Dortmund, ia mengemas 15 gol dan 3 assist. Lalu, ia mengemas dua gol saat membela Chelsea pada 2022/2023. Sedangkan, bersama Marseille yang merupakan klubnya saat ini, Aubameyang telah mengemas tiga gol.
2. Guelor Kanga mencetak sebuah gol yang menjadi penentu kemenangan Red Star pada 2024/2025
Guelor Kanga merupakan seorang gelandang yang tengah berkarier di kasta kedua Turki pada 2025/2026 ini. Sebelum itu, ia pernah merasakan ketatnya persaingan di Liga Champions. Dari total 8 laga, Kanga mengemas 1 gol dan 1 assist.
Satu-satunya gol itu memberi kesan apik bagi kiprah Kanga di Liga Champions. Sebab, itu merupakan penentu kemenangan bagi Red Star atas Young Boys di fase grup 2024/2025. Sepakan kaki kanannya berbuah satu-satunya gol dalam duel di Stadion wankdorf.
3. Daniel Cousin mencetak gol pada laga pertama
Daniel Cousin hanya mencatatkan lima penampilan di Liga Champions sepanjang karier profesionalnya. Seluruh laga itu ia mainkan saat berseragam Glasgow Rangers pada 2007/2008. Kesempatan itu ia maksimalkan hingga mampu mengemas sebuah gol.
Menariknya, gol Cousin di Liga Champions tercipta pada laga debut. Ia mencetak sebuah gol saat timnya datang ke markas Olympique Lyon pada 2 Oktober 2007. Berkat kontribusinya, Glasgow Ranger pulang dengan tiga poin berkat kemenangan telak tiga gol tanpa balas.
4. Gol pertama Mario Lemina menjadi penentu kemenangan Galatasaray atas Liverpool
Mario Lemina sejatinya bukan nama yang asing di panggung Liga Champions. Hingga kini, ia telah mencatatkan 24 penampilan bersama tiga klub berbeda, Juventus, Marseille, dan Galatasaray. Namun, kesempatan mencetak gol baru datang pada penampilan ke-24.
Pemain berusia 32 tahun itu dipasang sejak menit pertama di lini tengah Galatasaray saat menjamu Liverpool pada leg pertama babak 16 besar 2025/2026. Ia sukses membobol gawang raksasa Inggris itu lewat tandukan kepala pada menit 7 dan membuat timnya unggul 1-0 hingga akhir laga. Kontribusinya berbuah modal penting bagi Galatasaray untuk menghadapi leg kedua di Anfield.
Keberhasilan Mario Lemina mencetak gol pertamanya di Liga Champions menambah warna dalam sejarah pemain Gabon di kompetisi elite Eropa tersebut. Meski jumlahnya belum banyak, kontribusi para pemain seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Guelor Kanga, dan Daniel Cousin menunjukkan bahwa pesepak bola dari Gabon mampu memberi dampak penting di panggung tertinggi sepak bola klub Eropa. Gol Lemina yang membawa kemenangan bagi Galatasaray atas Liverpool pun berpotensi menjadi salah satu momen bersejarah berikutnya bagi negara Afrika tersebut di Liga Champions.


















