Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Pemain yang Kartu Merah pada Matchday Pertama ACL Elite 2026/2027

3 min read
4 Pemain yang Kartu Merah pada Matchday Pertama ACL Elite 2026/2027
Ilustrasi mendapat kartu merah (pexels.com/BOOM 💥 Photography)
  • Matchday pertama AFC Champions League Elite 2026/2027 menghasilkan empat kartu merah dari dua laga, dipicu perselisihan antarpemain dan pelanggaran keras.
  • Crysencio Summerville dan Ismael Bennacer sama-sama diusir pada menit ke-30 saat Al Hilal menang 2-1 atas Al Gharafa; Al Hilal berada di posisi ketiga West Region.
  • Kenny Dougall menerima kartu kuning kedua, sedangkan Eddy Israfilov dikartu merah langsung; Johor Darul Ta'zim dan Buriram United bermain imbang 1-1 serta menempati posisi kedelapan East Region.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pekan pembuka AFC Champions League Elite 2026/2027 langsung menyajikan persaingan sengit dan kartu merah yang diterima empat pemain. Menariknya, 4 empat kartu merah yang keluar dari saku wasit pada matchday pertama ini hanya tercipta dari 2 pertandingan. Pelanggaran keras hingga perselisihan menjadi pemicu utama diusirnya para pemain dari lapangan hijau. Menurut data Transfermarkt, berikut empat pemain yang menerima kartu merah pada matchday pertama ACL Elite 2026/2027.

  1. 1. ​Crysencio Summerville diganjar kartu merah langsung akibat perselisihan

    ​Crysencio Summerville mengawali kiprahnya di AFC Champions League Elite 2026/2027 bersama Al Hilal dengan catatan kurang menyenangkan. Penyerang sayap yang baru didatangkan pada transfer musim panas ini harus mengakhiri pertandingan lebih awal saat timnya berhadapan dengan wakil Qatar, Al Gharafa. Ia diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada pertengahan babak pertama.

    Summerville diusir karena ribut dengan Ismael Bennacer di tepi lapangan. Insiden ini memaksa Al Hilal tampil dengan sepuluh pemain sepanjang sisa laga. Beruntung, skuad tuan rumah tetap sanggup mengamankan kemenangan 2-1 atas Al Gharafa. Kemenangan ini membuat Al Hilal menempati peringkat ketiga klasemen sementara West Region.

  2. 2. Ismael Bennacer diusir wasit setelah ribut dengan Crysencio Summerville

    ​Ismael Bennacer menjadi pemain Al Gharafa yang turut menerima kartu merah pada laga panas menghadapi Al Hilal. Gelandang asal Aljazair ini ribut dengan Crysencio Summerville pada menit ke-30. Wasit langsung mengganjar Bennacer dengan kartu merah langsung sehingga kedua tim harus bermain dengan sepuluh orang di sisa laga.

    Kehilangan jenderal lini tengah membuat permainan Al Gharafa timpang. Mereka kesulitan membendung gelombang serangan tuan rumah meski Al Hilal juga bermain dengan sepuluh orang. Al Gharafa akhirnya takluk dari tim tuan rumah dengan skor akhir 1-2. Kekalahan ini membuat mereka harus puas berada di posisi ke-11 klasemen sementara West Region.

  3. 3. Kenny Dougall menerima kartu kuning kedua pada babak kedua

    ​Kapten Buriram United, Kenny Dougall, gagal menuntaskan laga pembuka saat timnya bertandang ke markas wakil Malaysia, Johor Darul Ta'zim. Gelandang bertahan asal Australia tersebut keluar dari lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada babak kedua. Pelanggaran keras yang ia lakukan kepada Nacho Mendez pada menit ke-57 memaksa wasit mengambil tindakan tegas.

    Kehilangan sang kapten membuat Buriram United harus bertahan ekstra ketat untuk mengantisipasi gelombang serangan tuan rumah pada sisa waktu. Buriram United pada akhirnya mampu mencuri satu poin berharga setelah mengakhiri laga sengit ini dengan skor 1-1. Hasil imbang ini membuat Buriram United berada di posisi kedelapan klasemen sementara East Region.

  4. 4. ​Eddy Israfilov mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran berbahaya

    ​Gelandang Johor Darul Ta'zim, Eddy Israfilov, menjadi pemain terakhir yang menerima kartu merah pada matchday pertama AFC Champions League Elite 2026/2027. Pemain berkebangsaan Azerbaijan ini diganjar kartu merah pada menit ke-90+1 setelah melakukan pelanggaran berbahaya terhadap pemain Buriram United, Alexandru Tudorie. Wasit menilai tekel tinggi yang dilepaskan Israfilov berisiko mencederai lawan.

    Kartu merah yang diterima Israfilov membuat kedua tim sama-sama bertanding dengan sepuluh pemain. Laga antara dua tim raksasa Asia Tenggara ini pun harus berakhir dengan skor 1-1. Hasil imbang membuat Johor Darul Ta'zim kini berada di posisi yang sama dengan Buriram United, yakni posisi kedelapan klasemen sementara East Region.

    Hujan kartu merah pada matchday pembuka ini menjadi sinyal kompetisi AFC Champions League Elite musim ini penuh dengan drama dan intensitas tinggi. Kehilangan pemain kunci akibat skorsing kartu merah tentu akan menguji kedalaman skuad masing-masing tim untuk tetap menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More