7 Kemenangan Pertama Juventus di Europa League dengan Selisih 5 Gol

- Juventus membuka Liga Europa 2026/2027 dengan kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen di Allianz Stadium pada 17 September 2026.
- Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic, Nick Woltemade, Zeki Celik, dan Randal Kolo Muani mencetak gol dalam kemenangan tersebut.
- Hasil melawan NEC menjadi kemenangan ketujuh Juventus dengan selisih lima gol di Liga Europa/UEFA Cup, sejak dua kemenangan atas Marsa FC pada 1971/1972.
Juventus membantai NEC Nijmegen 5-0 pada matchday pertama fase liga Liga Europa 2026/2027 (17/9/2026). Hasil itu membuat mereka menambah daftar kemenangan dengan selisih lima gol di kompetisi ini. Sebelumnya, ada enam kesempatan ketika I Bianconeri melakukannya.
1. Juventus menghajar NEC Nijmegen 5-0 pada 17 September 2026 di Allianz Stadium
Juventus meraih kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen pada 17 September 2026 di kandang, Allianz Stadium. Nico Gonzalez mencetak gol pembuka pada menit 9 dengan menyelesaikan umpan dari sang kiper, Kamil Grabara. Kerim Alajbegovic menggandakan keunggulan pada menit 24. Nick Woltemade menutup babak pertama dengan skor 3-0 usai mengeksekusi hadiah penalti pada menit 35. Randal Kolo Muani lantas terlibat dalam dua gol terakhir setelah menggantikan Alajbegovic pada menit 71. Ia menciptakan asis untuk Zeki Celik pada menit 75 dan mencatatkan namanya sendiri di papan skor sekaligus menutupnya pada menit 82.
2. Juventus menang 5-0 atas Omonia Nicosia pada 30 September 1999
Sebelum 17 September 2026, kemenangan terakhir Juventus dengan selisih lima gol di Europa League terjadi pada 30 September 1999 ketika kompetisi ini masih bernama UEFA Cup. Mereka melakoni leg kedua ronde pertama melawan Omonia Nicosia di Stadio Renzo Barbera dan menang 5-0. Darko Kovacevic mencetak hattrick pada menit 20, 47, dan 56. Sementara, dua gol lain dibuat Alessio Tacchinardi pada menit 55 dan Antonio Conte pada menit 90+3. Juventus menang 5-2 pada leg pertama. Mereka lantas melangkah sampai 16 besar dan dihentikan Celta Vigo dengan agregat 1-4.
3. Juventus mengalahkan Anorthosis Famagusta 6-1 dan SK Sigma MZ Olomouc 5-0 di UEFA Cup 1992/1993
Juventus berhasil menjuarai UEFA Cup 1992/1993. Mereka mengalahkan Borussia Dortmund dengan agregat 6-1 pada final. Dalam perjalanannya, tim yang saat itu dilatih Giovanni Trapattoni tersebut meraih dua kemenangan dengan selisih lima gol. Mereka memulai kompetisi dengan mempermalukan Anorthosis Famagusta 6-1 di Delle Alpi pada pada 16 September 1992. Gol berasal dari Roberto Baggio (4’), Andreas Moeller (11’), Gianluca Vialli (43’, 62’), Antonio Conte (46’), dan Moreno Torricelli (75’). Juventus kemudian menang 5-0 di Delle Alpi ketika berhadapan dengan SK Sigma MZ Olomouc pada leg kedua 16 besar (10/12/1992). Kali ini, gol dicetak Vialli (6’, 50’), Pierluigi Casiraghi (29’), Moeller (46’), dan Fabrizio Ravanelli (70’).
4. Juventus membekuk Otelul Galati 5-0 pada 5 Oktober 1988
Juventus berjumpa Otelul Galati pada ronde pertama UEFA Cup 1988/1999. Mereka kalah 0-1 ketika bermain tandang pada leg pertama. Skuad asuhan Dino Zoff kemudian mengamuk ketika tampil di kandang, Olimpico di Torino, pada leg kedua (5/10/1998). Mereka mendapat gol dari Luigi De Agostini (17’), Michael Laudrup (26’), Rui Barros (28’, 71’), dan Alessandro Altobelli (49’). Sayangnya, perjalanan Juventus berakhir menyakitkan. Mereka disingkirkan Napoli pada perempat final. Juventus menang 2-0 pada leg pertama, tapi kalah 0-3 lewat babak tambahan dari sesama klub Italia itu pada leg kedua.
5. Juventus membantai Marsa FC 6-0 dan 5-0 pada ronde pertama UEFA Cup 1971/1972
Dua kemenangan perdana Juventus dengan selisih lima gol di Europa League/UEFA Cup terjadi pada 1971/1972 yang merupakan edisi debut kompetisi ini. Juventus bahkan melakukannya dalam dua pertandingan awalnya. Mereka menang tandang 6-0 atas Marsa FC pada leg pertama ronde pertama (15/9/1971). Gol dicetak Helmut Haller (32’, 60’), Franco Causio (54’), Adriano Novellini (63’), Fabio Capello (69’), dan Antonello Cuccureddu (88’). Tim yang saat itu dilatih Cestmir Vycpalek lantas menang 5-0 ketika bermain di kandang, Olimpico di Torino, pada leg kedua (28/9/1971). Novellini menorehkan hattrick (18’, 32’, 90’) dan dua gol lain berasal dari Haller (45’) serta Giuseppe Furino (63’). Juventus kemudian melaju sampai perempat final dan dihentikan Wolverhampton Wanderers dengan agregat 2-3.
Juventus kembali bermain di Europa League pada 2026/2027 setelah terakhir kali merasakannya pada 2022/2023. Mereka mewarnai comeback dengan mengalahkan NEC Nijmegen 5-0 yang sekaligus menjadi kemenangan dengan selisih lima gol ketujuh di kompetisi ini. Lantas, bakal seperti apa perjalanan Juventus usai awal yang meyakinkan tersebut?


















