3 Penampilan Xavi Hernandez Melawan Tim Nasional Belanda

- Xavi Hernandez memulai karier sebagai pelatih Timnas Belanda pada jeda internasional September–Oktober 2026, mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang dalam empat laga awal.
- Saat debut bersama Spanyol pada 15 November 2000, Xavi bermain penuh melawan Belanda, tetapi timnya kalah 1-2 meski sempat unggul lebih dahulu.
- Xavi membantu Spanyol mengalahkan Belanda 1-0 di final Piala Dunia 2010, sebelum menutup karier internasionalnya dengan kekalahan 1-5 dari lawan sama pada 2014.
Take a Deeper Reads

Xavi Hernandez telah memulai kiprahnya sebagai pelatih Timnas Belanda pada jeda internasional September—Oktober 2026. Juru taktik yang lahir pada 25 Januari 1980 tersebut tidak terkalahkan dalam 4 pertandingan pertamanya dengan 2 kemenangan dan 2 keimbangan. Fase yang tengah dijalani Xavi dalam kariernya ini menarik karena Belanda merupakan salah satu lawan yang pernah dihadapinya saat aktif sebagai pemain. Xavi tercatat berjumpa Ons Oranje tiga kali dan semuanya adalah laga yang istimewa.
1. Xavi Hernandez debut bersama Timnas Spanyol melawan Belanda
Xavi Hernandez bertarung dengan Belanda untuk pertama kalinya pada 15 November 2000. Saat itu, pria setinggi 1,7 meter tersebut tampil penuh dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Estadio Benito Villamarin ini. Xavi mengenakan nomor punggung 11. Sayangnya, ia dan Spanyol kalah comeback 1-2. Sempat unggul lewat tendangan bebas Fernando Hierro pada menit 67, situasi berbalik akibat gol Jimmy Floyd Hasselbaink pada menit 74 dan Frank de Boer pada menit 85. Sebagai catatan, kedua tim menuntaskan laga dengan sepuluh orang setelah Hierro dan Hasselbaink menerima kartu merah pada menit 76 karena ribut.
Meski kalah, laga ini sangatlah istimewa bagi Xavi karena merupakan debutnya bersama La Roja. Penampilannya juga memuaskan. Ia mampu berduel dengan nama-nama besar di kubu lawan. Terutama Edgar Davids dan Phillip Cocu yang juga beroperasi di lini tengah. Performa impresif Xavi terlihat pula dari fakta hanya ia yang bermain penuh di antara para gelandang serta penyerang di timnya. Xavi sendiri mendapat caps pertamanya 3 bulan setelah membawa tim nasionalnya ke final Olimpiade. Ia mencetak gol tendangan bebas, tapi mereka kalah dari Kameron lewat adu penalti. Setahun sebelumnya, Xavi berhasil membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia U-20.
2. Xavi Hernandez berperan dalam kemenangan Spanyol atas Belanda pada final Piala Dunia 2010
Setelah 15 November 2010, Xavi Hernandez baru kembali berjumpa dengan Belanda pada 11 Juli 2010. Pertandingan ini lebih istimewa karena Xavi berhasil membantu Spanyol meraih trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka menaklukkan Belanda dengan skor 1-0 pada final yang berlangsung di Soccer City Stadium, Afrika Selatan, tersebut.
Publik mungkin akan mengingat Andres Iniesta sebagai pahlawan karena mencetak gol tunggal atau Cesc Fabregas yang menjadi supersub dengan menciptakan asis. Namun, peran Xavi tidak kalah vitalnya. Ini setidaknya terlihat dari kartu merah yang diterima John Heitinga pada menit 109 akibat melanggar Iniesta yang berawal dari umpan Xavi.
3. Xavi Hernandez menutup karier internasional dengan kekalahan memalukan dari Belanda
Penampilan terakhir Xaxi Hernandez melawan Belanda terjadi pada 13 Juni 2014. Mereka bertemu di Arena Fonte Nova, Brasil, untuk memainkan pertandingan pertama fase grup Piala Dunia 2014. Naas, Xavi dan Spanyol kalah memalukan dengan skor 1-5. Mereka sebetulnya unggul dulu lewat ekekusi penalti Xabi Alonso pada menit 27. Namun, Belanda mengamuk dengan mencetak gol melalui Robin van Persie pada menit 44 serta 72, Arjen Robben pada menit 53 serta 80, dan Stefan de Vrij pada menit 64.
Xavi tetap berada di lapangan sampai pertandingan selesai. Ironisnya, ini ternyata menjadi caps terakhirnya. Pelatih Spanyol saat itu, Vicente del Bosque, tidak memainkan Xavi dalam dua pertandingan pemungkas fase grup yang tuntas dengan kekalahan 0-2 dari Chile dan kemenangan 3-0 atas Australia. Mereka kemudia gagal lolos ke babak gugur. Xavi menutup karier internasionalnya dengan 133 penampilan, 12 gol, dan 24 asis. Namun, ia tetap bermain di level klub sampai memutuskan pensiun pada 2019.
Timnas Belanda ternyata punya tempat khusus dalam karier Xavi Hernandez. Mereka merupakan lawan pertama sekaligus terakhirnya bersama Timnas Spanyol dan tim yang dikalahkan untuk menjuarai Piala Dunia. Kini, takdir mengantarkan Xavi menjadi pelatih rivalnya tersebut.






![[FOTO] GBK Jadi Arena Pesta Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup](https://image.idntimes.com/post/20261006/whatsapp-image-2026-10-06-at-15_2d248bb6-f035-4abf-b43b-f160d165365c_watermarked_idntimes-1.jpeg)
















