Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Penjualan Termahal Arsenal hingga Gabriel Martinelli Pecahkan Rekor
ilustrasi jersey Arsenal (unsplash.com/whodunelson)
  • Gabriel Martinelli dijual Arsenal ke Al Hilal pada deadline day bursa musim panas 2026 seharga 70 juta euro, memecahkan rekor penjualan termahal klub per 4 September 2026.
  • Selama tujuh tahun membela Arsenal, Martinelli mencatatkan 62 gol dan 38 assist dalam 278 laga, serta membantu klub menjuarai Premier League dan mencapai final Liga Champions 2025/2026.
  • Rekor sebelumnya dipegang Alex Oxlade-Chamberlain dengan 38 juta euro, disusul Nicolas Anelka 35 juta euro, serta Alexis Sanchez dan Cesc Fabregas yang masing-masing bernilai 34 juta euro.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Arsenal melepas salah satu pemainnya pada deadline day bursa transfer musim panas 2026. Gabriel Martinelli dilego kepada Al-Hilal dengan biaya transfer 70 juta euro atau Rp1,44 triliun. Menurut data Transfermarkt, kepindahan pemain Brasil ini membuatnya memecahkan rekor penjualan termahal klub per 4 September 2026. 

1. Gabriel Martinelli memecahkan rekor setelah terjual 70 juta euro kepada Al Hilal

Gabriel Martinelli meninggalkan Arsenal pada musim panas 2026. Winger berpaspor Brasil ini hengkang ke Arab Saudi setelah ditebus Al-Hilal dengan harga 70 juta euro atau Rp1,44 triliun. Kepindahannya ini memecahkan rekor penjualan termahal klub. 

Selama 7 tahun di London Utara, Martinelli berkembang sebagai pemain elite. Datang ketika masih muda, ia menunjukkan kualitasnya hingga diandalkan. Catatan 62 gol dan 38 assist dari 278 laga menjadi bukti kontribusinya. Ia membantu Arsenal kembali kompetitif hingga menjuarai English Premier League dan menembus final Liga Champions Eropa pada 2025/2026. 

2. Arsenal melepas Alex Oxlade-Chamberlain ke Liverpool seharga 38 juta euro

Sebelum dipecahkan Gabriel Martinelli, rekor penjualan termahal Arsenal dipegang Alex Oxlade-Chamberlain. Pada musim panas 2017 lalu, Arsenal melepasnya ke Liverpool dengan harga 38 juta euro atau Rp783 miliar. Liverpool kepincut dengan bakat mudanya yang sudah diandalkan Arsenal. Oxlade-Chamberlain lalu meninggalkan London setelah 6 tahun mengabdi.

Oxlade-Chamberlain bertahan di Liverpool hingga kontraknya habis pada 2023. Namun, performanya bisa dibilang naik turun. Sempat diandalkan pada awal kedatangannya, faktor cedera membuat kariernya tak sama lagi. Meski begitu, ia mampu memainkan 146 laga dengan 18 gol dan 15 assist. Ia punya peran penting membawa Liverpool berjaya lagi dengan menjuarai Premier League, Liga Champions, Piala FA, hingga Piala Dunia Antarklub. 

3. Nicolas Anelka bergabung dengan Real Madrid setelah dibeli 35 juta euro

Arsenal melepas Nicolas Anelka setelah Real Madrid menunjukkan ketertarikan pada musim panas 1999. Kala itu, striker Prancis ini memang menjadi sensasi tersendiri. Meski baru 1,5 musim di Arsenal, ia mampu memainkan 90 laga dengan catatan 28 gol dan 14 assist. Tak mengherankan jika Real Madrid datang menebusnya seharga 35 juta euro atau Rp721 miliar.

Sayangnya, Anelka hanya bertahan semusim di tim Ibu Kota Spanyol. Ia gagal memenuhi ekspektasi setelah membuat 7 gol dan 6 assist dari 33 laga. Meski kurang produktif, ia tetap berkontribusi membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions 1999/2000. Real Madrid akhirnya menjual sang pemain kepada Paris Saint-Germain pada musim panas 2000.

4. Pada Januari 2018, Arsenal melepas Alexis Sanchez senilai 34 juta euro

Arsenal melakukan pertukaran pemain dengan Manchester United pada Januari 2018. Henrikh Mkhitaryan direkrut dengan Alexis Sanchez menjadi bagian dari kesepakatan. Berdasarkan laporan, kedua pemain punya valuasi yang sama sehingga dihargai 34 juta euro atau Rp701 miliar. Sanchez meninggalkan Emirates Stadium setelah 3,5 tahun penuh keberhasilan. 

Sanchez datang ke Old Trafford berbekal 80 gol dan 44 assist dari 166 penampilan. Namun, pemain asal Chile ini gagal mengulangi ketajamannya di Manchester United. Ia hanya bertahan 1,5 tahun setelah berkontribusi 5 gol dan 9 assist dari 45 pertandingan. Manchester United lalu meminjamkannya kepada Inter Milan pada 2019 sebelum dipermanenkan setahun setelahnya.

5. Arsenal menjual Cesc Fabregas kepada Barcelona dengan harga 34 juta euro

Pada musim panas 2012, Arsenal melepas salah satu gelandang terbaiknya. Setelah 7 tahun mengabdi, Cesc Fabregas meninggalkan London untuk bergabung kembali dengan Barcelona. Klub raksasa Spanyol ini menebus anak didikannya senilai 34 juta euro atau Rp701 miliar. 

Fabregas datang dengan pengalaman matang ke Camp Nou. Meski tak mendapatkan kesempatan ketika usia muda, ia menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Selama 3 tahun di Barcelona, ia diandalkan dalam 151 laga dengan sumbangsih 42 gol dan 50 assist. Ia berhasil meraih prestasi berupa LaLiga Spanyol, Copa del Rey, hingga Supercopa de Espana. 

Tidak semua pemain yang dijual mahal Arsenal punya dampak terhadap klub barunya. Meski begitu, beberapa di antaranya mampu sukses hingga menghadirkan trofi juara. Gabriel Martinelli kini punya kesempatan membuktikan kualitasnya bersama Al-Hilal pada musim baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article