Real Madrid sepakat menjual Victor Valdepenas ke ACF Fiorentina seharga Rp139 miliar pada bursa transfer musim panas 2026. Kepindahan ini membuat pemain asal Spanyol itu masuk daftar lima besar penjualan termahal Real Madrid Castilla. Ia menyusul para seniornya, seperti Mario Gila, Mario Hermoso, Joselu, dan Rodrigo. Mereka pindah ke klub-klub yang berbeda. Berikut penjelasan kelima pemain tersebut.
5 Penjualan Termahal Real Madrid Castilla per 4 Agustus 2026

- Real Madrid menjual Victor Valdepenas ke Fiorentina senilai Rp139 miliar pada musim panas 2026, menempatkannya di tiga besar penjualan termahal sepanjang sejarah Real Madrid Castilla.
- Mario Gila tetap memegang rekor penjualan tertinggi Castilla setelah pindah ke Lazio seharga Rp365 miliar pada 2022, disusul Mario Hermoso ke Espanyol senilai Rp217 miliar.
- Joselu dan Rodrigo masing-masing dijual seharga Rp104 miliar; Joselu kemudian membantu Real Madrid menjuarai LaLiga dan Liga Champions 2023/2024, sementara Rodrigo mencatat 45 gol serta 18 asis di Benfica.
1. Mario Gila (Rp365 miliar) masih belum tergeser sebagai penjualan termahal
Mario Gila meninggalkan Real Madrid Castilla pada 12 Juli 2022. Ia saat itu memilih menerima proposal untuk bergabung ke Lazio. Biaya pelepasannya mahal, yaitu Rp365 miliar yang masih menempatkannya di urutan pertama penjualan termahal tim cadangan Los Blancos tersebut.
Mario Gila mengarungi empat musim bersama Lazio. Ia berhasil mendapatkan banyak menit di Serie A Italia maupun turnamen antarklub Eropa. Ini membuktikan bahwa dirinya membuat keputusan yang tepat dalam kepindahannya ke Italia demi kelangsungan karier sepak bolanya.
2. Mario Hermoso (Rp217 miliar) menjadi bek andalan selama di Espanyol
Mario Hermoso hijrah ke Espanyol pada 12 Juli 2017. Ia dibeli dari Real Madrid Castilla senilai Rp217 miliar. Namun, sebelum transfer ini terwujud, pemain yang memiliki posisi sebagai bek tengah tersebut sempat menjalani masa pinjaman bersama Real Valladolid pada 2015/2016.
Kiprahnya bersama Espanyol berjalan cukup positif. Ia menjadi pilar penting di lini pertahanan dengan dapat mencetak 4 gol dari 59 pertandingan di LaLiga Spanyol. Namun, ia tidak tinggal lebih lama karena memutuskan untuk naik level dengan pindah ke Atletico Madrid pada 2019.
3. Victor Valdepenas (Rp139 miliar) untuk pertama kalinya berkarier di Italia
Victor Valdepenas resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Fiorentina pada 31 Juli 2026. Ini terjadi setelah Real Madrid menerima dana penjualan sebesar Rp139 miliar. Kesepakatan ini akan menjadi tantangan baru dalam kariernya karena untuk pertama kalinya bermain di Italia.
Beruntungnya, ia telah memiliki pengalaman bermain bersama Real Madrid Castilla. Ia dapat bermain positif dengan mencatatkan 30 penampilan di Primera Federacion Grupo 1 Spanyol 2025/2026. Ini bakal menjadi modal berharga untuk berkarier di Serie A bersama Fiorentina.
4. Joselu (Rp104 miliar) memenangkan UCL saat kembali ke Madrid
Joselu cabut dari Real Madrid Castilla pada bursa transfer musim panas 2012. TSG Hoffenheim menggelontorkan uang Rp104 miliar untuk membawanya ke Jerman. Kepergian ini membuat Los Blancos meraih keuntungan karena harganya jauh lebih tinggi daripada saat membelinya.
Menariknya, Joselu akhirnya kembali ke Real Madrid untuk membela tim utama pada 2023. Ia awalnya sebagai pemain pinjaman dari Espanyol yang dipermanenkan semusim kemudian. Ia saat itu membantu menjuarai LaLiga Spanyol dan Liga Champions Eropa (UCL) 2023/2024.
5. Rodrigo (Rp104 miliar) tampil produktif saat bermain dengan Benfica
Rodrigo memutuskan berlabuh di Estadio da Luz pada 31 Juli 2010. Real Madrid menjualnya ke Benfica dengan mahar Rp104 miliar. Ini merupakan biaya yang sepadan dengan performa dan sumbangsih besarnya selama menjadi bagian dari skuad tim asuhan Jorge Jesus tersebut.
Rodrigo dapat membuktikan kualitasnya sebagai pemain tajam yang pernah dibina oleh Real Madrid. Ketajamannya terlihat dari torehan 45 gol dan 18 asis bersama Benfica. Ini performa penyerang yang impresif, meski juga sempat dipinjamkan ke Bolton Wanderers dan Valencia.
Real Madrid membuktikan dapat melahirkan para pemain berkualitas dengan nilai jual tinggi. Ini terlihat dari penjualan para pemain yang berada di Castilla. Kendati keberadaannya tidak selalu dibutuhkan oleh tim utama, penjualan mereka dapat memberikan pemasukan yang cukup besar bagi tim.





















