Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Penyerang Asing yang Berkiprah bersama Como 1907 pada 2025/2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/RDNE Stock project)

Per 8 Maret 2026, ada total enam penyerang yang sedang berkiprah bersama Como 1907 2025/2026. Para juru gedor ini ternyata berasal dari luar Italia, seperti Yunani, Spanyol, Jerman, Senegal, dan Belanda. Mereka juga ikut berkontribusi membuat I Lariani menjelma menjadi kuda hitam Serie A Italia musim ini. Pasalnya, hingga pekan ke-28, klub yang dilatih Cesc Fabregas tersebut sukses memanaskan persaingan papan atas dengan menempati peringkat keempat.

1. Alvaro Morata (Spanyol) lebih sering ditugaskan sebagai penyerang tengah pengganti

Tak masuk rencana Massimiliano Allegri, Alvaro Morata berlabuh dari AC Milan untuk berseragam Como 1907 melalui skema peminjaman pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut tampil di Stadio Giuseppe Sinigaglia sampai Juni 2026 dengan opsi permanen. Kehadirannya penting karena mempunyai pengalaman di posisi penyerang tengah dan bisa menjadi mentor bagi para pemain muda I Lariani.

Morata lebih sering ditugaskan sebagai penyerang tengah pengganti bersama Como pada Serie A 2025/2026. Selain itu, dia sempat absen cukup lama karena cedera adductor. kehadirannya tetap dibutuhkan untuk memperdalam kekuatan karena rajin bergerak demi membuka opsi umpan, kuat ketika duel udara, serta cerdik dalam penempatan posisi. Hingga pekan ke-28, pemain kelahiran Madrid tersebut tampil sebanyak 18 pertandingan dengan menciptakan 2 assist. Di berbagai kompetisi, ia mencetak 1 gol dan 2 assist dari 21 pertandingan musim ini.

2. Anastasios Douvikas (Yunani) dipercaya sebagai penyerang tengah utama

Setelah membela Celta Vigo kurang lebih selama 1,5 tahun, Anastasios Douvikas melanjutkan perjalanan ke Lombardia untuk mengukir cerita bersama Como 1907 pada musim dingin 2025. Pemain asal Yunani ini ditebus 14 juta euro (sekitar Rp275,6 miliar). Dia bisa menambah opsi rotasi sehingga cukup sering diberikan kesempatan menempati peran penyerang tengah utama I Lariani.

Pada Serie A 2025/2026, Cesc Fabregas selaku pelatih memercayakan Douvikas sebagai penyerang tengah utama Como. Ini membuatnya sering mewarnai starter. Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut menggabungkan kekuatan fisik, kecerdikan dalam mengeksploitasi celah kosong, dan penyelesaian akhir untuk mengancam pertahanan lawan. Dia juga rajin bergerak demi membuka ruang.dan menambah jalur umpan. Hingga pekan ke-28, dirinya menghasilkan 9 gol dan 1 assist dari 28 pertandingan. Sejak Februari 2025, ia mengoleksi 14 gol dan 4 assist dari 46 pertandingan bersama I Lariani.

3. Nicolas Kuehn (Jerman) menunjukkan fleksibilitas di sektor penyerangan

Nicolas Kuehn menunjukkan performa menjanjikan dalam menempati posisi penyerang sayap kanan Celtic. Pemain berkebangsaan Jerman ini kemudian masuk radar Como 1907 sehingga didaratkan ke Stadio Giuseppe Sinigaglia pada musim panas 2025. Untuk merealisasikan kepindahan ini, I Lariani membayar 19 juta euro (sekitar Rp374 miliar) kepada The Bhoys. Dia untuk pertama kali mengembangkan karier di Serie A.

Kuehn bertugas sebagai pelapis dalam skema taktik Como pada Serie A 2025/2026. Meski begitu, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut menunjukkan fleksibilitas lantaran bisa menempati peran penyerang sayap atau penyerang tengah. Ia bergerak eksplosif karena didukung keterampilan dribel dan kecepatan. Kreativitas serta visi bermainnya juga menjadi senjata untuk menciptakan peluang berbahaya. Hingga pekan ke-28, dia menorehkan 1 gol dan 1 assist dari 20 pertandingan. Di berbagai ajang, dirinya merumput 22 kali dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist musim ini.

4. Jayden Addai (Belanda) sedang berkutat dengan cedera achilles tendon

Jayden Addai menambah kedalaman kekuatan Como pada Serie A 2025/2026. Dirinya bisa dimainkan sebagai penyerang sayap kanan, gelandang kanan, atau gelandang serang. Ini membuat namanya sering masuk starter. Pemain yang kini berusia 20 tahun ini memiliki keterampilan menggiring bola dan kecepatan untuk mengancam lini pertahanan lawan. Namun, dirinya sempat mengalami masalah otot sehingga melewatkan beberapa pertandingan.

Usai pulih, Addai kesulitan menembus skuad utama karena bertugas sebagai pelapis dalam skema taktik. Hanya bertahan sebentar, dirinya kembali cedera dan kali ini achilles tendon dan diperkirakan menepi sampai Juni 2026. Dia mencatatkan 3 gol dari 12 pertandingan hingga pekan ke-28. Di berbagai kompetisi, pemain berkebangsaan Belanda tersebut merumput 16 kali dengan mengemas 3 gol musim ini.

Addai sendiri direkrut Como 1907 dari AZ Alkmaar pada musim panas 2025. Kepindahan tersebut menghabiskan biaya 14 juta euro (sekitar Rp275,6 miliar). Ini menjadi pengalaman pertamanya membangun karier di luar Belanda. Dia datang membawa harapan mendongkrak kualitas sektor kanan penyerangan I Lariani.

5. Assane Diao (Senegal) lebih sering absen karena cedera

Assane Diao menyuguhkan sumbangsih kurang optimal untuk Como 1907 pada Serie A 2025/2026. Sebab, pemain berpaspor Senegal ini lebih sering menepi lantaran menderita cedera kaki dan hamstring. Dirinya saat ini kembali mengalami cedera dan diperkirakan absen sampai pertengahan Maret. Ini berdampak terhadap menit bermain yang didapatkan. Dia tercatat merumput tujuh kali (322 menit) hingga pekan ke-28 bersama I Lariani.

Diao sendiri merapat ke Como setelah didatangkan dengan mahar 12 juta euro (sekitar Rp236,3 miliar) dari Real Betis pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 20 tahun tersebut cepat melakukan adaptasi dengan skema taktik sehingga sering dipercaya menempati peran penyerang sayap kanan atau kiri. Selain kekuatan fisik, dirinya juga mempunyai kecepatan dan keterampilan menggiring bola untuk meneror pertahanan lawan. Namun, performanya sempat terhambat karena cedera patah kaki. Sejak Januari 2025, ia diturunkan sebanyak 24 pertandingan dengan menyumbang 8 gol dan 1 assist di berbagai kompetisi.

6. Jesus Rodriguez (Spanyol) bisa menempati beberapa peran di sektor depan dan tengah

Jesus Rodriguez menjelma menjadi sosok potensial saat berseragam Real Betis. Putra daerah asli Sevilla ini sukses mencuri perhatian Como 1907 sehingga didapatkan dengan biaya 22,5 juta euro (sekitar Rp443 miliar) pada musim panas 2025. Dia ternyata langsung memuncaki daftar pemain termahal yang pernah didaratkan ke Stadio Giuseppe Sinigaglia.

Rodriguez sendiri langsung memberikan dampak krusial dalam skema taktik Como pada Serie A 2025/2026. Dirinya sering menghiasi starter karena bisa menempati beberapa peran di sektor depan dan tengah. Pemain yang kini berusia 20 tahun ini mempunyai kreativitas dan visi bermain untuk membuat umpan. Keterampilan menggiring bola dan kecepatannya juga menjadi senjata untuk mengancam pertahanan lawan. Dia mengemas 1 gol dan 7 assist dari 24 pertandingan hingga pekan ke-28. Sejak berseragam I Lariani, ia mengumpulkan 3 gol dan 8 assist dari 28 pertandingan di berbagai ajang musim ini.

Keenam penyerang asing di atas berkiprah bersama Como 1907 pada 2025/2026. Morata berperan sebagai pelapis dari Douvikas di posisi penyerang tengah. Kuehn sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Rodriguez menampilkan fleksibilitas di sektor depan dan tengah. Sementara, Addai dan Diao sedang cedera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy