Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perjalanan Karier Harry Kane, Peraih Ballon d'Or 2026
Luka Modric (kiri) berduel dengan Harry Kane (kanan) di laga Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (17/6/2026). (Photo by Richard Pelham / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
  • Harry Kane punya perjalanan karier panjang hingga mengantarkannya jadi salah satu pesepak bola terkenal saat ini.

  • Berawal dari karier akademi seperti Ridgeway Rovers, ia lalu masuk Tottenham dan sempat beberapa kali dipinjamkan ke klub Inggris lain.

  • Setelah pindah ke Bayern Munchen, Kane mulai meraih banyak trofi dan penghargaan, termasuk terbaru Ballon d'Or 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan karier sepak bola Harry Kane dimulai dari akademi Ridgeway Rovers hingga menjadi pemain terkenal seperti sekarang di Bayern Munchen. Terbaru, bintang sekaligus kapten Timnas Inggris itu sukses meraih penghargaan Ballon d'Or 2026.

Keberhasilan Kane meraih Ballon d'Or 2026 menambah panjang daftar pencapaian mengesankan dalam kiprahnya di lapangan hijau yang sudah dibangun sejak lama. Buat kamu yang mungkin ingin mengenal lebih jauh pemain satu ini, berikut perjalanan karier Harry Kane.

1. Awal karier Harry Kane di Ridgeway Rovers hingga masuk Akademi Tottenham

Harry Kane lahir di London, 28 Juli 1993. Awal mula perjalanannya di sepak bola bisa dilihat saat bergabung dengan akademi Ridgeway Rovers pada 1999. Pada usia 8 tahun, ia kemudian bergabung ke akademi Arsenal pada 2001.

Selanjutnya, pada 2002, Kane sempat kembali ke Ridgeway Rovers sebelum akhirnya pindah ke Watford. Ia lalu memulai tantangan baru di akademi Tottenham Hotspur pada 2004. Di titik inilah harapannya untuk menjadi pesepak bola profesional semakin besar.

2. Masih sering dipinjamkan

Kendati telah menjadi bagian Tottenham, karier Kane tak lantas langsung melejit. Setelah menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 2010, ia beberapa kali dipinjamkan ke tim lain guna mendapat pengalaman dan kesempatan bermain lebih banyak.

Kane kemudian dipinjamkan ke Leyton Orient FC hingga akhir musim 2010/11. Setelahnya, ia kembali ke Tottenham dan bersempatan debut bersama tim senior pada 25 Agustus 2011. Waktu itu, Kane yang berusia 18 tahun tampil saat Tottenham melawan Hearts di leg kedua babak playoff Kualifikasi Europa League.

Pada akhir Desember 2011, Kane dipinjamkan lagi ke Millwall yang berkompetisi di Championship. Sempat kembali sebentar ke Tottenham, ia lalu dipinjamkan lagi ke Norwich City pada Agustus 2012.

Beranjak dari Norwich, Kane pindah ke Leicester City pada awal 2013. Namun, kebersamaannya tak berlangsung lama karena langsung pulang ke Tottenham pada Mei 2013 untuk persiapan musim 2013/2014.

3. Mulai dapat kesempatan di Tottenham

Belajar dari masa peminjamannya di sejumlah klub, Kane akhirnya mulai mendapat kesempatan di Tottenham pada musim 2013/2014. Manajer Tottenhan waktu itu, Tim Sherwood, sempat memberinya kepercayaan tampil starter pertama kali di Premier League pada 7 April 2014, tepatnya ketika melawan Sunderland.

Dalam laga yang berkesudahan 5-1 untuk kemenangan Tottenham itu, Kane ikut menyumbang 1 gol. Kontribusinya terus berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya, termasuk saat memenangkan derby London melawan Fulham di kandang sendiri pada 19 April.

Momen-momen tadi menjadi titik balik penting yang membuka jalan Kane menuju tim utama Tottenham. Sejak itu, ia tak cuma mendapat kepercayaan tampil, tetapi juga membuktikannya dengan torehan-torehan gol maupun asis.

4. Total gol Harry Kane bersama Tottenham

Menurut catatan Transfermarkt, Harry Kane total sudah bermain sebanyak 435 laga bersama Tottenham. Sepanjang itu, ia mengemas 280 gol dan 63 assist.

Gol terbanyak yang dikemas Kane dicatat di kompetisi Premier League. Dari 317 pertandingan, ia setidaknya telah mencetak 213 gol, termasuk kontribusinya terbanyaknya di musim 2017/18 dan 2022/23 dengan masing-masing 30 gol.

5. Hengkang ke Bayern Munchen

Lama berseragam Tottenham, Harry Kane membuat keputusan mengejutkan setelah menerima pinangan Bayern Munchen pada Agustus 2023. Meski usianya sudah tidak muda lagi, Kane tetap bisa tampil tajam di lini depan Die Roten.

Sejauh ini, Kane tercatat sudah mencetak 156 gol dan 40 asis dari 159 pertandingan bersama Bayern Munchen. Selain itu, ia juga turut berkontribusi dalam raihan dua gelar Bundesliga, satu DFB Pokal, serta dua Super Cup German. Terbaru, Kane bahkan berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or 2026.

6. Perjalanan karier Harry Kane di Timnas Inggris

Selain karier gemilangnya di klub, Harry Kane juga menikmati kiprah panjang di level tim nasional. Sebelum masuk timnas senior, ia lebih dulu bermain di kelompok umur, mulai dari Inggris U-17, Inggris U-19, Inggris U-20, dan Inggris U-21.

Debutnya bersama Timnas Inggris senior dicatat pada 2015 dan sudah jadi kapten sejak 2018. Sejauh ini, ia telah mencetak 91 gol dalam 125 pertandingan bersama The Three Lions. Meski belum bisa mempersembahkan gelar bergengsi untuk Inggris, ia telah memberikan sumbangsih besar, termasuk membawa The Three Lions menjadi peringkat ketiga di Piala Dunia 2026 lalu.

Demikianlah tadi ulasan mengenai perjalanan karier Harry Kane, kapten Timnas Inggris yang jadi peraih Ballon d'Or 2026. Bagaimana menurutmu?

Curated For You

Editorial Team

Related Article