Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persaingan Ketat di Posisi Penjaga Gawang Timnas Republik Ceko

5 min read
Persaingan Ketat di Posisi Penjaga Gawang Timnas Republik Ceko
ilustrasi kiper (unsplash.com/phoedobus)

Timnas Republik Ceko menelan kekalahan dalam seluruh pertandingan yang dijalani pada jeda internasional September—Oktober 2026. Ladislav Krejci dan kolega dibekuk Kroasia 1-2 (26/9/2026), Spanyol 1-3 (3/10/026), dan Inggris 0-2 (29/9/2026) serta 0-3 (6/10/2026). Salah satu hal menarik dari hasil buruk tersebut adalah fakta bahwasannya semua kiper yang dipanggil mendapat kesempatan bermain. Ini menunjukkan adanya persaingan ketat yang tengah terjadi.

  1. 1. Antonin Kinsky serta Matej Kovar bermain sekali dan Lukas Hornicek dua kali

    Lukas Hornicek menjadi pemain pertama yang menjaga gawang Timnas Republik Ceko pada jeda internasional September—Oktober 2026 yang berujung dengan kekalahan 1-2 dari Kroasia. Mereka sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Adam Karabec pada menit 54 setelah tertinggal akibat gol Luka Modric 7 menit sebelumnya. Naas, Hornicek ikut menyebabkan gol yang membuat mereka tumbang. Kiper setinggi 1,94 meter yang lahir pada 13 Juli 2002 itu tidak mampu menahan sundulan Marco Pasalic pada menit 77. Bola melewati garis melalui celah di antara dua kakinya. Namun, performanya secara keseluruhan sebetulnya cukup impresif. FotMob mencatat, ia mampu membuat empat penyelamatan.

    Matej Kovar kemudian menggantikan Hornicek dalam kekalahan 0-2 dari Inggris. Kiper setinggi 1,96 meter yang lahir pada 17 Mei 2000 tersebut membuat jumlah penyelamatan yang sama dengan Hornicek. Namun, ia tidak melakukan blunder. Dua gol yang masuk ke gawangnya pun memang berasal dari aksi klinis Anthony Gordon pada menit 47 dan Harry Kane pada menit 69. Selain itu, mereka juga harus bermain dengan sepuluh orang mulai menit 23 usai Pavel Sulc melanggar keras Elliot Anderson. Performa Kovar lantas dilewati Antonin Kinsky ketika menyerah 1-3 dari Spanyol. Pilar setinggi 1,9 meter yang lahir pada 13 Maret 2003 ini melakukan hingga tujuh penyelamatan.

    Berdasarkan tiga penampilan tersebut, Hornicek seharusnya menjadi pilihan terakhir ketika pada laga pemungkas melawan Inggris. Namun, personel dengan nomor punggung 16 itu ternyata kembali mendapat kesempatan bermain. Mereka kemudian kalah 0-3 akibat gol bunuh diri Vladimir Coufal pada menit 27 dan brace Kane pada menit 40 serta 57. Hornicek tercatat hanya melakukan satu penyelamatan. Meski begitu, ia tidak membuat kesalahan dan memang tidak tampil sejelek seperti pada penampilan pertamanya. Hasil negatif ini disebabkan performa tim secara keseluruhan. Sang pelatih, Santi Denia, bahkan menyebut penampilan anak asuhnya pada pertandingan keempat ini merupakan yang terburuk.

  2. 2. Ketiga kiper Timnas Ceko merupakan pilihan utama di klub masing-masing

    Salah satu alasan Santi Denia berani mencoba semua kiper yang dipanggilnya pada jeda internasional September—Oktober 2026 adalah karena status mereka sebagai penjaga gawang utama di klub masing-masing. Lukas Hornicek baru bergabung dengan Newcastle United pada awal 2026/2027 dan tampil cukup memuaskan. Menurut Opta, ia telah membuat 19 penyelamatan dari 5 pekan awal di English Premier League. Hornicek merupakan kiper dengan catatan goal prevented tertinggi (3,2).

    Matej Kovar tidak bermain sebaik Hornicek. Berdasarkan data dari FBref, ia berada di urutan kesepuluh di daftar kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak per pekan ketujuh Eredivisie Belanda 2026/2027 (18). Namun, Kovar baru saja direkrut secara permanen oleh PSV Eindhoven setelah pada musim sebelumnya berstatus sebagai pinjaman dari Bayer Leverkusen. Ini menunjukkan kepuasan klub kepadanya. Terlebih, Kovar juga berhasil membantu PSV menjadi juara pada musim debutnya.

    Sementara itu, Antonin Kinsky mengawali Premier League 2026/2027 dengan begitu suram bersama Tottenham Hotspur. Ia kebobolan delapan gol yang menjadi salah satu penyebab mereka berada di posisi buncit per pekan kelima. Namun, perlu diingat, Kinsky baru saja melewati momen terkelam dalam kariernya ketika digantikan pada menit ke-17 dalam kekalahan 2-5 dari Atletico Madrid pada 10 Maret 2026. Ia melakukan blunder untuk tiga gol pertama. Fakta bahwa dirinya kini dipercaya kembali sebagai kiper utama merupakan salah satu bukti dari kebangkitannya.

  3. 3. Era baru Timnas Ceko bersama Santi Denia

    Satu alasan lain yang membuat Santi Denia memainkan seluruh kiper yang dibawanya ke Timnas Republik Ceko pada jeda internasional September—Oktober 2026 adalah karena ia tengah memimpin era baru mereka. Denia baru saja ditunjuk federasi usai Piala Dunia 2026 untuk menggantikan Miroslav Koubek. Pria yang lahir di Spanyol pada 9 Maret 1974 tersebut resmi menjadi pelatih asing pertama dalam sejarah Timnas Republik Ceko.

    Sebelum Denia datang, Matej Kovar merupakan kiper utama Timnas Republik Ceko. Kovar selalu bermain penuh dalam tiga pertandingan pada fase grup Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Korea Selatan, 0-3 dari Meksiko, dan keimbangan 1-1 dengan Afrika Selatan. Ia juga yang mengantarkan mereka lolos ke ajang tersebut berkat kemenangan melalui adu penalti atas Irlandia dan Denmark pada play-off kualifikasi.

    Kovar sendiri mulai memegang status tersebut pasca-EURO 2024. Ketika itu, ia tampil dalam pertandingan terakhir fase grup yang berujung dengan kekalahan 1-2 dari Turki. Sementara itu, gawang tim dijaga Jindrich Stanek dalam dua laga awal yang selesai dengan kekalahan 1-2 dari Portugal dan keimbangan 1-1 dengan Georgia. Stanek kemudian hanya menjadi kiper pelapis bersama Lukas Hornicek di Piala Dunia 2026.

    Timnas Republik Ceko akan kembali berkumpul pada jeda internasional November 2026. Mereka dijadwalkan berhadapan dengan Spanyol pada tanggal 12 dan Kroasia 3 hari berselang. Menarik untuk menantikan siapa saja kiper yang dipilih Santi Denia dan kebijakan seperti apa yang bakal diterapkannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More