Jakarta, IDN Times - Persebaya Surabaya berhasil membekuk Madura United dalam laga bertajuk derbi Suramadu dalam pekan tujuh Super League, Senin (26/10/2026) dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kemenangan ini membuat tren tak terkalahkan Madura United dalam dua laga terakhir terhenti.
Persebaya sudah bermain menekan sejak babak pertama dimulai. Skema permainan taktis yang ditunjukkan berhasil membuat Bajul Ijo mengendalikan jalannya laga secara mutlak.
Menit 22, Persebaya akhirnya mampu mencetak gol pertamanya. Miguel Pinto sukses membawa Persebaya unggul setelah tembakan melengkungnya yang spektakuler berhasil memperdaya kiper Madura United, Angga Saputro. Meski tampil dominan, Persebaya tak mampu mencetak gol tambahan di sisa waktu babak pertama.
Paruh kedua, Madura United berusaha bangkit. Mereka tampil lebih agresif demi bisa mencetak gol penyeimbang. Namun, Laskar Sape Kerab malah terpaksa harus main dengan 10 orang setelah Paulo Sitanggang diusir wasit di menit 65.
Menariknya, saat kekurangan orang, Madura United malah bisa mencetak gol penyeimbang lewat aksi Paulo Domingos Gali da Costa Freitas pada menit ke-69.
Gol ini memantik daya juang Persebaya dan terus membombardir pertahanan Madura United. Karena terus ditekan, Madura United melakukan kesalahan yang berujung pada hadiah penalti untuk Persebaya. Yuran Fernandes yang menjadi eksekutor, berhasil mencetak gol lewat titik putih saat injury time berjalan semenit.
Persebaya kembali menambah golnya ketika injury time memasuki menit keenam dan memastikan kemenangan 3-1. Dengan tambahan tiga poin, Persebaya kini berada di peringkat ketujuh klasemen Super League 2026/2027 dengan catatan 12 poin. Sementara itu, Madura United masih berada di peringkat ketiga dengan capaian 13 poin.
