Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persija Awali Super League dengan Mengalahkan Borneo FC
Pesepak bola Persija Jakarta Kerim Memija (kedua kiri) berselebrasi dengan rekannya seusai mencetak gol ke gawang Brisbane Roar FC dalam pertandingan persahabatan internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (29/8/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
  • Persija Jakarta membuka Super League 2026/27 dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026).
  • Alexander Jeremejeff mencetak gol tunggal pada menit ke-45 lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Stjepan Loncar.
  • Borneo FC menekan pada babak kedua, tetapi pertahanan Persija yang disiplin dan penyelesaian kurang klinis membuat skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta menang dalam laga pekan perdana Super League 2026/27. Bersua Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026), skuad Macan Kemayoran menang 1-0.

Gol tunggal kemenangan Persija di laga ini dicetak Alexander Jeremejeff (45'). Selain mengawali Super League 2026/27 dengan kemenangan, mereka pun mengakhiri catatan buruk di kandang Borneo FC.

Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bermain agresif. Persija lebih banyak menciptakan peluang. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum mampu membahayakan gawang Borneo FC.

Persija mengancam pada menit ke-11. Witan Sulaiman mendapat umpan dari Kerim Memija di dalam kotak penalti. Dia langsung melepaskan tendangan, tetapi bola masih mampu diblok pemain belakang Borneo FC.

Persija terus menekan. Rio Fahmi sempat mendapatkan ruang tembak ideal dan melepaskan tendangan. Namun, sepakannya terbaca pemain belakang Borneo FC dan mudah diamankan.

Borneo FC kemudian memiliki peluang terbaiknya melalui Moussa Diarra. Tendangan kerasnya dari sisi kiri gawang mampu ditepis Nadeo Argawinata yang ada di bawah mistar Persija.

Memasuki pertengahan babak pertama, Borneo FC mulai tampil lebih aktif menekan. Beberapa kali anak asuh Mauro Jeronimo mampu membangun serangan dan membahayakan pertahanan Persija.

Terus menekan di babak pertama ini, Persija akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke 45. Berawal dari umpan silang Stjepan Loncar, Alexander Jeremejeff menyambutnya dengan sundulan.

Sundulan Jeremejeff meluncur ke dalam gawang Borneo FC yang dikawal oleh Kadu. Persija unggul 1-0, dan keunggulan ini terus bertahan sampai babak pertama tuntas.

Memasuki babak kedua, Persija bermain lebih santai. Tidak seperti babak pertama, mereka tidak terburu-buru melepaskan tekanan. Mereka memilih untuk menunggu.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Borneo FC untuk menyerang. Mereka memasukkan Ikhsan Zikrak dan Rodrigo Varanda untuk menambah daya gedor.

Di sisi lain, Persija memasukkan Rayhan Hannan dan Kyohei Yoshino. Hadirnya dua pemain ini jadi penanda bahwa Persija akan melancarkan serangan-serangan balik berbahaya, tak cuma main pasif.

Beberapa kali, Borneo FC mampu melancarkan serangan-serangan berbahaya. Juan Villa masih jadi motor serangan tim. Namun, serangan-serangan Borneo FC ini masih belum berbuah gol.

Selain serangan-serangan yang kurang klinis, sulitnya Borneo FC membobol gawang dikarenakan kuatnya pertahanan Persija. Mereka begitu disiplin dalam menjaga ruang, tak membiarkan Borneo FC bebas berkreasi.

Di sisa waktu babak kedua, Borneo FC terus berupaya mencari gol ke gawang Persija. Akan tetapi, upaya dari mereka ini urung membuahkan hasil. Mereka masih saja dilanda kebuntuan.

Sampai laga tuntas, Persija berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Borneo FC Samarinda. Mereka mengawali Super League 2026/27 dengan hasil ciamik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article