Persija Putus Kerja Sama dengan Gustavo Franca

- Persija Jakarta dan Gustavo Franca mengakhiri kerja sama di paruh musim Super League 2025/26.
- Franca tampil dalam 13 pertandingan dengan satu gol dan satu assist, memberikan kontribusi baik bagi Persija.
- Manajemen menegaskan keputusan perpisahan diambil secara profesional untuk memberi kesempatan Franca menatap babak baru karier di klub lain.
Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta dan Gustavo Franca resmi mengakhiri kerja sama di paruh musim Super League 2025/26. Keputusan ini diambil dengan dasar saling menghormati, demi memberi kesempatan kedua belah pihak berkembang ke level yang lebih tinggi.
Selama membela Macan Kemayoran, Franca tampil dalam 13 pertandingan dari total 17 laga yang dilakoni Persija. Dalam 567 menit bermain, ia mencatatkan satu gol dan satu assist, sebuah catatan yang dianggap kurang memuaskan bagi manajemen.
Walau belum maksimal, performa Franca di lapangan selalu menunjukkan dedikasi. Ia berlatih, bertanding, dan membawa semangat juang tinggi yang menjadi bagian dari identitas Persija, serta menjadi inspirasi bagi rekan-rekan satu tim.
1. Franca bawa Persija naik ke posisi dua di putaran pertama Super League

Selain itu, Franca juga memberikan kontribusi cukup baik dalam skema permainan Persija, menjadi salah satu pemain yang mampu membawa Persija beranjak ke posisi dua di putaran pertama Super League.
Keputusan perpisahan dilakukan secara profesional. Manajemen dan pemain menegaskan langkah ini diambil dengan tujuan terbaik bagi kedua belah pihak, sekaligus memberi Franca peluang menatap babak baru karier di klub lain.
2. Persija apresiasi kontribusi Gustavo Franca

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi pemain asal Brasil tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gustavo Franca atas kontribusi, sikap profesional, dan komitmennya selama membela Persija. Setiap pemain yang datang ke Persija selalu membawa harapan, dan Franca telah berusaha menjawabnya dengan kerja keras. Keputusan ini diambil dengan saling menghormati dan demi kebaikan bersama. Kami berharap Franca semakin bersinar di klub barunya,” ujar Prapanca dalam rilis resmi klub.
Manajemen menekankan bahwa kenangan dan kontribusi Franca akan selalu dikenang, meski ia tidak lagi menjadi bagian dari tim. Sosoknya tetap menjadi contoh profesionalisme dan disiplin di lapangan.
3. Persija fokus menyiapkan skuad untuk putaran kedua Super League 2025/26

Persija kini fokus menyiapkan skuad untuk putaran kedua Super League 2025/26. Kepergian Franca menjadi momentum evaluasi tim sekaligus kesempatan memberi ruang bagi pemain lain untuk menampilkan kualitas terbaik.
Bagi Gustavo Franca, perjalanan baru akan dimulai di klub barunya. Pengalaman dan profesionalisme yang ditunjukkan bersama Persija diharapkan menjadi modal berharga untuk mengukir prestasi lebih tinggi di masa depan.
















