Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Piala Dunia dengan Format Peringkat 3 Terbaik Grup sebelum 2026
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Kristian Thomas)
  • Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 negara dengan format baru, di mana delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak lolos ke fase gugur.
  • Format peringkat ketiga terbaik pertama kali digunakan pada Piala Dunia 1986, dengan Belgia menjadi tim peringkat ketiga yang melangkah paling jauh hingga semifinal.
  • Argentina pada 1990 dan Italia pada 1994 sama-sama mencapai final setelah lolos sebagai peringkat ketiga terbaik, meski keduanya gagal meraih gelar juara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 merupakan edisi pertama yang diikuti 48 negara yang dibagi ke dalam 12 grup. Tiap juara dan runner-up grup otomatis lolos ke fase gugur. Mereka akan ditemani delapan peringkat ketiga terbaik. Menariknya, format peringkat ketiga terbaik yang lolos ke fase gugur bukanlah hal baru di Piala Dunia. Sebelum 2026, format tersebut pernah berlaku dalam tiga edisi.

1. Piala Dunia 1986 menjadi edisi pertama yang menggunakan format peringkat ketiga terbaik grup

Piala Dunia 1986 merupakan edisi perdana yang menggunakan format peringkat ketiga terbaik. Pada saat itu, terdapat 24 negara yang dibagi ke dalam 6 grup. Tiap juara dan runner-up grup otomatis lolos ke 16 besar ditemani empat peringkat ketiga terbaik grup.

Empat peringkat ketiga terbaik yang lolos ke 16 besar adalah Belgia (Grup B), Polandia (Grup F), Bulgaria (Grup A), dan Uruguay (Grup E). Sementara, Hungaria (Grup C) dan Irlandia Utara (D) gagal lolos. Hungaria yang mengoleksi dua poin, sama seperti Uruguay dan Bulgaria, gagal lolos karena kalah selisih gol.

Belgia menjadi peringkat ketiga yang melangkah paling jauh pada fase gugur. Mereka sukses menembus semifinal usai menumbangkan Uni Soviet dan Spanyol. Langkah mereka untuk melangkah ke final dikandaskan Argentina dengan skor 0-2.

Tiga negara lainnya terhenti pada 16 besar. Bulgaria kalah 0-2 dari tuan rumah, Meksiko. Sementara, Uruguay kalah 0-1 atas Argentina dan Polandia dihajar Brasil 0-4.

2. Argentina menembus final Piala Dunia 1990 setelah menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik grup

Argentina berhasil menembus final Piala Dunia 1990. Sayang, mereka gagal membawa pulang trofi karena kalah 0-1 dari Jerman Barat. Menariknya, Albiceleste menembus final setelah hanya menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik pada fase grup.

Albiceleste menempati peringkat ketiga Grup B setelah kalah melawan Kamerun, imbang melawan Rumania, dan menang melawan Uni Soviet. Kamerun tampil sebagai juara grup dengan empat poin. Rumania yang unggul agresivitas gol lolos sebagai runner-up dengan poin tiga, sama seperti Argentina.

Tiga negara lain yang juga lolos sebagai peringkat ketiga terbaik grup adalah Kolombia (Grup D), Belanda (Grup F), dan Uruguay (Grup E). Sementara, dua negara peringkat ketiga yang gagal lolos adalah Austria (Grup A) dan Skotlandia (Grup C). Ketiga peringkat ketiga terbaik tersebut langsung kandas pada 16 besar. Belanda kalah 0-1 dari Jerman Barat, Kolombia takluk 1-2 dari Kamerun, dan Uruguay kalah 0-2 dari Italia.

3. Italia juga menembus final Piala Dunia 1994 sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik

Kejadian langka terjadi di Grup E Piala Dunia 1994. Italia, Norwegia, Meksiko, dan Irlandia masing-masing memiliki empat poin. Meksiko lolos sebagai juara grup karena unggul agresivitas gol diikuti Irlandia yang unggul head-to-head atas Italia. Norwegia gagal lolos karena kalah agresivitas gol.

Italia cukup beruntung karena empat poin sudah cukup membuat mereka lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik grup. Selain Italia, tiga peringkat ketiga terbaik adalah Argentina (Grup D), Belgia (Grup F), dan Amerika Serikat (Grup A). Sementara, Rusia (Grup A) dan Korea Selatan (Grup C) menjadi dua negara yang gagal lolos.

Langkah Amerika Serikat, Argentina, dan Belgia terhenti pada 16 besar. Amerika Serikat selaku tuan rumah kalah 0-1 dari Brasil. Belgia kalah 2-3 dari Jerman dan Argentina secara mengejutkan dipulangkah Rumania dengan skor 2-3.

Sementara, Italia berhasil melangkah hingga partai final. Gli Azzurri menumbangkan Nigeria pada 16 besar, Spanyol pada perempat final, dan Bulgaria pada semifinal. Sayang, Italia gagal menjadi juara karena kalah adu penalti dari Brasil.

Format peringkat ketiga terbaik grup yang lolos ke fase gugur telah dipakai sebanyak tiga kali sebelum 2026. Namun, belum ada peringkat ketiga yang keluar sebagai juara. Lantas, apakah itu akan terjadi pada 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article