Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tim Cetak dan Kebobolan 5 Gol dalam Laga Berbeda di 1 Piala Dunia

5 Tim Cetak dan Kebobolan 5 Gol dalam Laga Berbeda di 1 Piala Dunia
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/howardbouchevereau)
Share Article

Swedia menjadi peserta yang meraih hasil paling bertolak belakang di Piala Dunia 2026 per 21 Juni 2026. Tim asuhan Graham Potter tersebut menang 5-1 atas Tunisia pada laga perdana. Namun, Victor Lindelof dan kolega kalah dengan skor yang sama dari Belanda pada matchday kedua.

Catatan tersebut membuat Swedia menjadi tim ketujuh sepanjang sejarah yang mencetak dan kebobolan minimal lima gol dalam laga berbeda pada edisi Piala Dunia yang sama. Ironisnya, satu pihak lainnya adalah mereka sendiri. Swedia bahkan merupakan yang pertama yang mengalaminya.

1. Swedia mempermalukan Kuba 8-0 dan kalah 1-5 dari Hungaria pada 1938

Swedia mencatatkan diri sebagai tim pertama yang mencetak dan kebobolan minimal lima gol dalam laga berbeda di Piala Dunia yang sama pada keikutsertaan perdananya. Itu terjadi pada 1938 yang merupakan edisi ketiga kompetisi ini. Mereka memulai kompetisi dengan menang 3-0 atas Austria pada 16 besar.

Swedia kemudian membantai Kuba hingga 8-0 pada perempat final. Namun, Swedia kalah 1-5 dari Hungaria pada semifinal. Skuad yang saat itu dilatih Jozsef Nagy tersebut juga gagal merebut tempat ketiga usai menyerah comeback 2-4 dari Brasil. Italia keluar sebagai kampiun dengan menaklukkan Hungaria 4-2.

2. Jerman, Austria, dan Turki mengikuti jejak Swedia pada 1954

Apa yang dirasakan Swedia di Piala Dunia 1938 dialami tiga tim pada edisi 1954. Jerman menjadi yang paling membanggakan. Mereka kalah dulu 3-8 dari Hungaria pada fase grup. Jerman kemudian menghajar Turki 7-2 pada play-off perempat final. Mereka lantas membantai Austria 6-1 pada semifinal dan akhirnya merebut trofi berkat kemenangan 3-2 atas Hungaria.

Sementara itu, sebelum kalah telak dari Jerman, Turki dan Austria sama-sama meraih kemenangan dengan selisih minimal lima gol pada fase grup. Turki membantai tim debutan, Korea Selatan, dengan skor 7-0. Austria menghajar Cekoslovakia 5-0. Sebagai tambahan, Austria merebut tempat ketiga pada edisi yang berlangsung di Jerman ini usai menaklukkan Uruguay 3-1.

3. Prancis menang 7-3 atas Paraguay, 6-3 kontra Jerman, dan menyerah 2-5 dari Brasil pada 1958

Prancis gagal mencapai final Piala Dunia 1958 akibat kekalahan 2-5 dari Brasil pada semifinal. Les Bleus lantas mendapat hiburan dengan merebut tempat ketiga. Mereka membantai Jerman 6-3.

Pada fase grup, Prancis lebih dulu mencetak minimal lima gol ke gawang Paraguay. Mereka menang 7-3. Edisi yang berlangsung di Swedia ini menjadi milik Brasil yang menang 5-2 atas tuan rumah.

4. Denmark membantai Uruguay 6-1 dan dibekuk Spanyol 1-5 pada 1986

Denmark debut di Piala Dunia pada 1986 yang berlangsung di Meksiko. Laga perdana mereka berakhir dengan kemenangan 1-0 atas Skotlandia. Denmark kemudian membantai Uruguay 6-1. Mereka akhirnya memuncaki klasemen grup E usai membekuk Jerman 2-0.

Sayangnya, langkah Denmark terhenti pada 16 besar. Mereka dijegal Spanyol dengan skor 1-5. Spanyol sendiri gugur pada perempat final usai kalah adu penalti melawan Belgia. Sementra itu, trofi diangkut Argentina yang menang 3-2 atas Jerman pada final.

5. Swedia mengalahkan Tunisia 5-1 dan kalah 1-5 dari Belanda pada 2026

Swedia kembali bermain di Piala Dunia pada 2026 setelah absen pada edisi sebelumnya. Mereka menyudahi comeback-nya dengan kemenangan 5-1 atas Tunisia. Gol dicetak Yasin Ayari (2), Alexander Isak, Viktor Gyokeres, dan Mattias Svanberg. Hasil ini sampai membuat Tunisia langsung memecat pelatihnya, Sabri Lamouchi.

Nahas, Swedia tidak berdaya ketika melakoni matchday kedua melawan Belanda. Mereka kalah dengan skor yang sama. Padahal, Belanda hanya imbang 2-2 dengan Jepang pada partai pembuka. Lima gol Belanda yang masuk ke gawang Swedia dibuat Brian Brobbey (2), Cody Gakpo (2), dan Crysencio Summerville. Sementara, gol hiburan Swedia berasal dari Anthony Elanga.

Piala Dunia 2026 masih menyisakan banyak pertandingan karena baru akan selesai pada 19 Juli nanti. Akankah daftar ini bertambah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Line-up Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026, Berebut Kemenangan Pertama

22 Jun 2026, 01:39 WIBSport