5 Pemain Eropa Termuda yang Tampil di 4 Turnamen Mayor

- Jude Bellingham mencetak rekor sebagai pemain Eropa termuda yang tampil di empat turnamen mayor pada usia 22 tahun 353 hari, sekaligus mencetak gol saat Inggris menang 4-2 atas Kroasia.
- Sebelum Bellingham, Jamal Musiala memegang rekor serupa dengan usia 23 tahun 108 hari setelah tampil dan mencetak gol untuk Jerman dalam kemenangan 7-1 atas Curacao di Piala Dunia 2026.
- Pedri, Jeremy Doku, dan Michael Owen juga masuk daftar pemain muda yang konsisten tampil di empat turnamen besar, menunjukkan kiprah generasi baru sepak bola Eropa di panggung dunia.
Jude Bellingham menjadi salah satu sosok penting kemenangan Inggris di laga perdana Grup L Piala Dunia 2026. Ia menyumbang satu gol untuk membantu Inggris menang 4-2 atas Kroasia pada laga yang dihelat di Dallas Stadium, Kamis (18/6/2026). Selain membawa tim menang, ia juga mengukir rekor sebagai pemain termuda Eropa yang tampil di empat turnamen mayor pada usia 22 tahun 353 hari.
1. Jude Bellingham mengukir rekor ketika berusia 22 tahun 353 hari
Jude Bellingham dipercaya starter ketika Inggris bersua Kroasia pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026. Ini membuatnya memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di empat turnamen mayor. Usianya saat itu 22 tahun 353 hari. Lebih spesial lagi, Bellingham turut mencetak satu gol untuk membawa Inggris menumbangkan Kroasia dengan skor 4-2.
Turnamen mayor pertama Bellingham adalah Euro 2020. Ia tercatat sebagai debutan termuda Inggris di turnamen mayor pada usia 17 tahun 349 hari. Ia membawa Inggris menjadi runner up. Setelah itu, perannya lebih besar di Piala Dunia 2022. Sayangnya, Inggris terhenti di perempat final. Bellingham kembali membantu Inggris ke final Euro 2024. Namun, Inggris kembali kalah. Kini, ia diharapkan bisa membawa The Three Lions melaju sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.
2. Sebelum Jude Bellingham, ada Jamal Musiala (23 tahun 108 hari) yang lebih dulu tampil bersama Jerman
Sebelum dipecahkan Jude Bellingham, Jamal Musiala sempat memegang rekor ini bersama Jerman. Ia tampil ketika Jerman bentrok kontra Curacao pada 15 Juni 2026. Ia bermain sebagai starter ketika usianya 23 tahun 108 hari. Dalam laga ini, ia mencetak satu gol untuk membantu Jerman meraih kemenangan telak 7-1 pada partai perdana Grup E Piala Dunia 2026.
Musiala mulai mencuri atensi di Euro 2020. Sama seperti Bellingham, Musiala menjadi debutan termuda Jerman di turnamen mayor. Saat itu, usianya 18 tahun 117 hari. Musiala secara konsisten dipanggil membela Jerman. Sayangnya, kiprahnya terbatas di Piala Dunia 2022 setelah Jerman terhenti di fase grup. Sementara di Euro 2024, ia hanya membantu Jerman mencapai perempat final. Dengan usia makin matang, ia siap diandalkan di Piala Dunia 2026.
3. Pedri (23 tahun 202 hari) juga masuk rekor berkat penampilan saat Spanyol bersua Tanjung Verde
Pedri juga masuk buku rekor setelah bermain untuk Spanyol saat melawan Tanjung Verde di laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.Usianya saat tu 23 tahun 202 hari ketika dipercaya tampil sejak menit pertama. Sayangnya, Spanyol ditahan imbang tanpa gol.
Kendati begitu, Pedri telah menunjukkan konsistensinya untuk Spanyol. Sejak debut di Euro 2020 ketika masih 18 tahun, Pedri selalu mengisi lini tengah La Roja. Meski di Piala Dunia 2022 gagal membawa tim melaju jauh, prestasi terbesarnya terjadi di Euro 2024. Ia membantu Spanyol juara meski kiprahnya tidak sampai ke final karena cedera pada perempat final. Kini, ia akan menjadi tumpuan permainan Spanyol untuk kompetitif di Piala Dunia 2026.
4. Pada usia 24 tahun 19 hari, Jeremy Doku berpartisipasi di empat turnamen mayor untuk Belgia
Jeremy Doku tak ketinggalan dalam rekor ini setelah tampil bersama Belgia ketika bersua Mesir di Piala Dunia 2026. Ia bermain sebagai starter ketika usianya 24 tahun 19 hari. Namun, ia gagal membawa Belgia meraih kemenangan usai imbang 1-1 pada partai perdana Grup G.
Doku pertama kali membela Belgia di Euro 2020. Kala itu, usianya masih 19 tahun. Secara perlahan, ia diandalkan hingga masuk skuad Piala Dunia 2022. Sayangnya, Belgia gagal lolos ke fase gugur. Di Euro 2024, Doku selalu tampil. Namun, Belgia hanya mencapai babak 16 besar. Dengan pengalaman yang makin matang, ia akan menjadi tumpuan di Piala Dunia 2026.
5. Michael Owen (24 tahun 182 hari) sempat memegang rekor ini lama
Sebelum rekor ini dilewati empat pemain di atas, Michael Owen pernah menjadi pemuda sensasional bersama Inggris. Debutnya di turnamen mayor terjadi saat Inggris melawan Tunisia di Piala Dunia 1998. Kala itu, usianya masih 18 tahun. Pada laga kedua versus Rumania, Owen menjadi salah satu pencetak gol termuda di Piala Dunia pada usia 18 tahun 140 hari.
Setelah hanya membantu Inggris sampai babak 16 besar Piala Dunia 1998, kiprah Owen berlanjut ke Euro 2000. Nahas, Inggris terhenti di fase grup. Rekornya sebagai pemain termuda yang tampil di empat turnamen mayor terjadi di Piala Dunia 2002. Usianya saat itu 25 tahun 182 hari. Sayangnya, Inggris tak mampu keluar sebagai juara. Meski menyandang status sebagai peraih Ballon d’Or 2001, Owen hanya bisa membawa Inggris mencapai perempat final.
Deretan pemain tersebut menunjukkan konsistensi permainan pada usia muda. Talenta mereka sebagai pemain muda mampu dikeluarkan hingga berhasil tampil di empat turnamen mayor. Menariknya, empat pemain diantaranya mentas di Piala Dunia 2026. Dengan usia makin matang, sejauh mana mereka membawa negaranya pada turnamen kali ini? Patut ditunggu.



![[QUIZ] Yakin Kamu Tahu Semua Hal Soal Piala Dunia 2026? Uji dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20260619/upload_64283c3eb9089d66a42845fc81e34994_cccc1d32-652b-4e94-9797-bacfd92146b2.jpg)












