Jakarta, IDN Times – Lamine Yamal resmi menjadi buruan utama lini pertahanan Prancis. Jelang bentrokan sengit semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, pergerakan wonderkid 19 tahun asal Barcelona itu bakal dikunci rapat demi tiket menuju partai final.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Publik Les Bleus masih dihantui memori kelam semifinal Euro 2024, saat sepakan melengkung spektakuler Yamal sukses menyingkirkan mereka secara tragis.
Meski sang pemain baru mengemas satu gol akibat masa pemulihan cedera, Prancis menolak abai. Namun, bek tengah Ibrahima Konate mengingatkan rekan-rekannya agar tidak mengidap "sindrom obsesi" yang hanya terpaku pada satu nama.
"Kami tidak hanya memikirkan cara menghentikan Lamine. Spanyol adalah tim yang luar biasa dengan banyak pemain berkualitas," ujar Konate dikutip Bein Sports.
