Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prediksi Argentina vs Swiss, Berebut Sisa Tiket Semifinal
ilustrasi jersey Timnas Argentina (unsplash.com/dwlly)
  • Argentina datang dengan rekor tak terkalahkan di 11 laga Piala Dunia terakhir dan mengandalkan trio Messi, Lautaro, serta Alvarez untuk mempertahankan dominasi mereka.
  • Swiss tampil solid tanpa pernah tertinggal sepanjang Piala Dunia 2026 dan mencatat penampilan perempat final pertamanya sejak 1954 di bawah asuhan Murat Yakin.
  • Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Argentina belum pernah kalah dari Swiss, namun duel terakhir di Piala Dunia 2014 menunjukkan betapa sulitnya menembus pertahanan disiplin Swiss.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Babak perempat final Piala Dunia 2026 akan ditutup dengan duel antara Argentina melawan Swiss di Kansas Ciry Stadium, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Pertandingan ini diprediksi bakal panas karena kedua tim berebut sisa satu tiket semifinal.

Argentina memang bisa saja lebih unggul di atas kertas dan lebih difavoritkan untuk menang. Namun, Swiss bukan tim yang bakal mudah dikalahkan. Pada pertemuan mereka di Piala Dunia 2014, Argentina sempat susah payah untuk mengalahkan Swiss.

1. Argentina punya modal lini serang yang kuat

ilustrasi suporter Timnas Argentina (unsplash.com/Cristian Tarzi)

Lionel Messi berpeluang kembali mencatatkan rekor pada pertandingan kali ini. Delapan gol yang sudah dicetak Messi di Piala Dunia 2026 merupakan jumlah terbanyak yang pernah dibukukan seorang pemain sebelum babak perempat final. Di antara seluruh pemain Amerika Selatan, hanya Ademir dari Brasil yang pernah mencetak lebih banyak gol dalam satu edisi Piala Dunia, yakni sembilan gol pada tahun 1950.

Argentina sendiri diprediksi bakal mempercayakan lini serangnya pada Lionel Messi, Lautaro Martinez, dan Julian Alvarez. Jelang laga perempat final ini, Argentina punya catatan apik. Opta mencatat Argentina juga belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir mereka di putaran final Piala Dunia, dengan catatan 9 kemenangan dan 2 hasil imbang. 

2. Perdana untuk Swiss sejak 1954

bendera Swiss (unsplash.com/thiagoandf)

Swiss juga tak bisa langsung diremehkan. Swiss menjadi satu-satunya tim yang belum pernah berada dalam posisi tertinggal sepanjang Piala Dunia 2026, baik pada babak kualifikasi maupun putaran final. Tim asuhan Murat Yakin berhasil meredam serangan sejumlah tim besar.

Babak perempat final Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan pertama Swiss di babak empat besar Piala Dunia sejak 1954. Namun, momen tersebut diperkirakan tidak akan membuat skuad asuhan Yakin gentar, mengingat tim ini dihuni banyak pemain yang memiliki pengalaman dan kualitas tinggi.

3. Catatan head to head

ilustrasi jersey Timnas Argentina (pexels.com/Alex Dos Santos)

Argentina sudah bersua sebanyak tujuh kali dengan Swiss di seluruh turnamen. Tercatat, Argentina belum pernah kalah dari Swiss dengan mencatatkan lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Laga melawan Swiss juga tak lantas dipastikan mudah untuk Argentina. Sebab, Argentina harus berjuang keras sebelum mengalahkan Swiss 1-0 pada pertemuan mereka di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Kala itu, Swiss tampil disiplin sepanjang pertandingan dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik, sementara Argentina kesulitan membongkar pertahanan lawannya. Laga 90 menit berakhir tanpa gol.

Gol penentu akhirnya lahir pada menit ke-118. Lionel Messi menusuk dari sisi kanan dan memberikan umpan kepada Angel Di Maria yang kemudian mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan Argentina lolos ke babak berikutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article