Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Kiper Curacao yang Bikin Rekor di Piala Dunia 2026

Profil Kiper Curacao yang Bikin Rekor di Piala Dunia 2026
Kiper Curacao, Eloy Room, usai tampil di laga kontra Ekuador (Getty Images via AFP / Charlotte Wilson)
Intinya Sih
  • Eloy Room tampil gemilang saat Curacao menahan imbang Ekuador 0-0 di Piala Dunia 2026, mencatat 15 penyelamatan dan memecahkan rekor terbanyak sejak edisi Inggris 1966.
  • Karier Room dimulai di Belanda bersama Vitesse sebelum merantau ke Amerika Serikat dan Belgia, hingga akhirnya bergabung dengan Miami FC pada Januari 2026.
  • Sejak debutnya pada 2015, Room telah mencatat 72 caps bersama Curacao dengan 28 clean sheet, menunjukkan performa stabil di level internasional meski statistik klubnya biasa saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kiper Curacao, Eloy Room, menjadi pahlawan saat menahan imbang Ekuador tanpa gol pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026). Aksi Room membantu Curacao mencuri poin perdana dalam partisipasinya di Piala Dunia.

Room tampil begitu impresif di bawah mistar gawang. Penampilan ciamiknya didukung oleh pertahanan low block solid yang digalang oleh Jurien Gaari, Sherel Floranus, Armando Obispo, hingga Joshua Brenet.

Pertahanan rapat mereka berhasil menetralkan gempuran Ekuador, yang mencatat 63 persen penguasaan bola. Enner Valencia dan koleganya dibuat frustrasi. Melepaskan 27 tembakan percobaan, namun tak satu pun terkonversi menjadi gol.

Dalam laga tersebut, Room menjelma sebagai benteng kokoh. Nyaris setengah peluang Ekuador berhasil dia gagalkan, sehingga dinobatkan menjadi pemain terbaik.

1. Rekor penyelamatan terbanyak di Piala Dunia sejak edisi Inggris

Room melakukan 15 penyelamatan. Artinya, kiper berusia 37 tahun itu menggagalkan semua tembakan tepat sasaran yang dilepaskan Ekuador sepanjang laga di Kansas City Stadium tersebut.

Berdasarkan catatan Opta, jumlah penyelamatan Room menjadi yang terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, setidaknya sejak edisi Inggris 1966 silam. Tidak ada pemain lain yang mampu melakukan sebanyak itu dalam duel 2x45 menit.

Saat Curacao dilibas Jerman 1-7 pada laga perdana, Room sebenarnya juga tampil cukup baik. Namun, kolektivitas dan efektivitas Die Mannschaft terlalu sulit dinetralisir oleh pertahanan Curacao sehingga Room benar-benar dalam posisi terancam.

Berkat penampilan heroiknya, Room membantu Curacao menjaga peluang lolos ke fase gugur alias babak 32 besar. Mereka wajib membekuk Pantai Gading dalam laga pamungkas, Jumat (26/6/2026), namun juga harus berharap Jerman melumat Ekuador pada hari yang sama.

2. Perjalanan karier Room

Room lahir dan besar di Belanda. Karier sepak bolanya juga ditempa di Negeri Kincir Angin, dimulai dari akademi SCE Youth. Bakatnya kemudian terpantau oleh NEC Nijmegen yang merekrutnya ke tim muda pada 1998.

Setelah menimba ilmu di beberapa akademi sepak bola Belanda, Room akhirnya menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Vitesse pada 2008. Saat itu, dia berusia 19 tahun.

Pada 2013, Room dipinjamkan ke Go Ahead Eagles selama satu musim. Empat tahun kemudian, PSV Eindhoven merekrutnya dengan nilai transfer 400 ribu euro atau sekitar Rp8,1 miliar berdasarkan kurs saat ini.

Namun, Room hanya bertahan dua musim di PSV sebelum memutuskan merantau ke Amerika Serikat. Dia bergabung dengan Columbus dengan status bebas transfer. Pada 2023, Room kembali ke Vitesse secara gratis dan menghabiskan satu musim bersama klub yang membesarkannya tersebut.

Selepas dari Vitesse, Room sempat memperkuat klub Belgia, Cercle Brugge. Kini, kiper berusia 37 tahun itu membela Miami FC yang berkompetisi di kasta kedua Amerika Serikat sejak Januari 2026. Sebelum direkrut Miami FC, Room sempat berstatus tanpa klub selama beberapa bulan, namun langsung tampil impresif yang menjadi modalnya ke Piala Dunia 2026.

3. Statistik Room di level klub dan tim nasional

Sejak 2008, Room telah melakoni 382 penampilannya di level klub. Penampilan terbanyaknya terukir di Vitesse, dengan 189 laga, diikuti Columbus dengan 102 pertandingan.

Hanya saja, statistiknya di bawah mistar gawang tak begitu mencolok. Dari 392 penampilan, Room telah merasakan 532 kali kebobolan. Dia baru mampu mencatat 92 clean sheets.

Sementara itu, Room telah mengoleksi 72 caps bersama Curacao. Debutnya terukir saat menghadapi Kuba di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF pada 11 Juni 2015. Dia tampil 90 menit dan membantu Curacao imbang 0-0.

Statistiknya di level internasional justru lebih impresif. Room hanya kebobolan 78 dari 72 laga, dengan melakukan 28 clean sheet. Fakta menariknya, dia pernah membela Belanda U-20 dengan melakoni satu penampilan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More