AC Milan Rasakan Dukungan Fans yang Luar Biasa di SUGBK

- AC Milan kalah dari Chelsea dalam laga pramusim di SUGBK, tetapi mendapat dukungan masif dari Milanisti Indonesia sejak tiba di Jakarta.
- Pelatih Ruben Amorim mengaku terkesan dengan fanatisme dan sambutan fans selama tiga hari, termasuk dukungan besar di stadion.
- Milanisti menampilkan koreografi iblis merah bertuliskan “Bentornato Amore” serta penanda 1994 dan 2026, menandai kunjungan Milan setelah 32 tahun.
Jakarta, IDN Times - AC Milan memang gagal menang atas Chelsea dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (8/8/2026). Kendati demikian, ada satu hal yang mereka dapat.
Sejak kedatangan tim pada Kamis (6/8/2026) ke Indonesia, Milanisti di Tanah Air memberikan dukungan masif. Mereka jadi tahu, bahwa fans di Indonesia memiliki fanatisme yang besar pada Milan.
1. Salut akan luar biasanya fans di Jakarta dan SUGBK

Dalam sesi jumpa pers pasca laga lawan Chelsea, Sabtu (8/8/2026), pelatih AC Milan, Ruben Amorim, salut akan dukungan fans yang luar biasa ini. Dia pun sampai dibuat tak percaya akan besarnya dukungan itu.
"Klub penggemar (fans club) di sini tidak bisa dipercaya, dan dukungan yang mereka berikan kepada kami selama tiga hari ini sangat luar biasa," ujar Amorim.
2. Milanisti Indonesia membuat koreografi

Demi menyambut Milan ke Indonesia, Milanisti sampai mempersiapkan koreografi emosional dalam laga lawan Chelsea ini. Koreografi tersebut berwujud gambar sebuah iblis merah yang bersalaman dengan fans.
Ditambah lagi, koreografi tersebut bertuliskan 'Bentornato Amore,' frasa dalam bahasa Italia yang berarti 'Selamat Datang Kembali, Sayang'. Ada rasa rindu yang terobati.
3. Ada juga catatan tahun kapan Milan terakhir datang

Selain itu, ada juga koreografi bertuliskan tahun terakhir kali Milan datang ke Indonesia, yaitu 1994, serta tahun 2026, tahun kedatangan Milan kini. Ada kerinduan fans Milan yang terbayar.
Sudah lama AC Milan tak datang ke Indonesia. Mereka terakhir datang pada 1994, ketika masih diampu Fabio Capello. Setelah 32 tahun menanti, Milanisti Indonesia bisa menonton lagi tim kesayangan mereka di SUGBK.

















