Untuk lebih mengenal kiprahnya, berikut perjalanan karier Shin Tae Yong dari masa sebagai pemain hingga menjadi salah satu pelatih sepak bola berpengaruh di Asia.
Karier Shin Tae Yong sebagai pesepak bola
Sebelum dikenal sebagai pelatih, Shin Tae Yong mengawali kariernya sebagai pemain sepak bola. Pada awal karier, STY sempat bermain untuk akademi lokal seperti Daegu THS dan Yeungnam University pada 1989—1992.
Shin Tae Yong lalu menghabiskan sekitar 12 musim bersama Seongnam Ilhwa Chunma. Di sini, era keemasannya sebagai pemain terjadi. Dia menjadi salah satu pemain kunci saat Ilhwa Chunma menjuarai K-League hingga Liga Champions Asia.
Sebelum pensiun, STY juga sempat pindah ke klub Australia, Brisbane Roar pada 2005. Namun, dia tak lama di sana dan memutuskan gantung sepatu.
Karier Shin Tae Yong sebagai pelatih
Tak lama setelah pensiun, Shin Tae Yong langsung memulai karier kepelatihannya dengan menjadi asisten pelatih di Brisbane Roar pada 2005—2008. Setelah itu, STY pulang ke mantan klubnya sendiri, Seongnam Ilhwa, sebagai pelatih interim. Beberapa waktu berlalu, dia akhirnya dipermanenkan sebagai pelatih kepala.
Bersama Seongnam Ilhwa, STY sebenarnya cukup sukses. Tercatat, dia meraih gelar seperti Liga Champions Asia atau ACL Elite pada 2010 dan Piala FA Korea pada musim 2011.
Pada 2014, Shin Tae Yong meneruskan karier kepelatihannya bersama Timnas Korea Selatan. Awalnya, dia menjadi asisten pelatih sebelum akhirnya ditunjuk menjadi pelatih interim pada Agustus-September 2014.
Setelah itu, STY juga sempat menjadi pelatih Timnas Korea Selatan U-23 pada Februari 2015 hingga Desember 2016 dan Korea Selatan U-20 pada Januari hingga Juli 2017. Puncaknya, dia dipilih untuk memimpin timnas senior Korea Selatan yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Beberapa waktu setelah berpisah dengan Timnas Korea Selatan, Shin Tae Yong menerima tawaran dari PSSI untuk melatih Timnas Indonesia. Awalnya, dia ditugaskan untuk melatih tiga kelompok sekaligus, yakni U-20, U-23, dan senior.
Selama beberapa tahun melatih, Shin Tae Yong telah banyak berkontribusi membantu perkembangan Timnas Indonesia, baik dari kelompok umur hingga senior. Namun, kebersamaannya harus berakhir setelah PSSI mendepaknya pada awal 2025 lalu.
Setelah berpisah dengan Indonesia, Shin Tae Yong sempat ditunjuk menjadi Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan atau KFA. Dia kembali melatih saat didapuk sebagai juru taktik Ulsan HD pada Agustus 2025.
Akan tetapi, masa kepelatihannya hanya bertahan sekitar dua bulan. Setelah itu, STY diberhentikan. Terbaru, dia akan kembali ke Indonesia, tetapi sebagai pelatih klub Persija Jakarta.