Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenangan Erol Iba di Piala AFF: Duel Sampai Kepala Berdarah

Kenangan Erol Iba di Piala AFF: Duel Sampai Kepala Berdarah
Ilustrasi trofi Piala AFF. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
  • Erol Iba mengenang laga Piala AFF 2007 saat berduel keras dengan Noh Alam Shah hingga kepalanya berdarah akibat benturan hebat.
  • Meski mengalami cedera, Erol sempat kembali ke lapangan tanpa sadar sudah diganti sebelum akhirnya keluar lagi setelah menyadari kondisinya.
  • Erol menilai insiden itu menunjukkan betapa tinggi intensitas dan persaingan di Piala AFF, sehingga Timnas Indonesia tak boleh meremehkan ajang tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebagai eks pemain Timnas Indonesia, Erol Iba pernah merasakan main di Piala AFF. Salah satunya pada edisi 2007 silam, dan di situ dia mengalami sebuah momen unik.

Jadi, dalam laga fase grup lawan Singapura, Erol Iba sempat berduel dengan penyerang Timnas Singapura, Noh Alam Shah. Duel ini sampai membuatnya mengalami cedera parah.

1. Kepala Erol Iba sampai berdarah

Kepada awak media, Erol bercerita bahwa akibat duelnya dengan Along, sapaan akrab Noh Alam Shah, kepala Erol sampai berdarah. Benturannya dengan eks penyerang Arema FC itu sangat keras.

"Saya masih ingat pernah mengalami cedera sampai kepala saya pecah. Waktu itu saya berbenturan dengan Noh Alam Shah. Sebenarnya saya sudah diganti, tetapi saya malah masuk lagi ke lapangan," kata Erol.

2. Erol sampai tak sadar sudah diganti

Meski kepala berdarah, Erol ternyata tetap memaksakan diri masuk ke lapangan. Dia tak sadar sudah diganti, dan untung dia cepat sadar bahwa sudah ada yang menggantikannya di atas lapangan.

"Saat itu saya tidak tahu kalau ternyata saya sudah diganti. Untung bolanya sedang berada di sisi lain lapangan sehingga saya sempat kembali masuk. Setelah itu saya akhirnya keluar lagi," kata Erol.

3. Bukti Piala AFF ajang dengan intensitas tinggi

Erol mengungkapkan, duelnya dengan Noh Alam Shah ini jadi bukti tingginya intensitas laga dan persaingan di Piala AFF. Oleh karena itu, dia tak ingin Timnas Indonesia sekarang menganggap remeh ajang ini.

"Iya, persainngan di Piala AFF itu sangat intens. Contohnya saja kita sampai sekarang Timnas Indonesia juga bisa menjadi juara. Coba lihat kalau melawan Malaysia dan Thailand, intensitas pertandingannya selalu tinggi," ujar Erol Iba.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More