Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Rekrutan Al-Hilal dari Liga Inggris pada Musim Panas 2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Franco Monsalvo)
  • Per 4 September 2026, Al-Hilal telah merekrut sembilan pemain pada musim panas, termasuk tiga dari Liga Inggris, sementara bursa transfer SPL masih berlangsung hingga 6 September.
  • Gabriel Martinelli didatangkan dari Arsenal seharga 70 juta euro dengan kontrak empat tahun, untuk memperkuat sisi kiri serangan setelah mencatat 62 gol dan 36 assist bersama The Gunners.
  • Al-Hilal merekrut Ollie Watkins dari Aston Villa seharga 58,4 juta euro serta Crysencio Summerville dari West Ham seharga 64,5 juta euro; keduanya langsung menambah opsi lini depan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Al-Hilal telah mendaratkan sembilan pemain ke Kingdom Arena pada musim panas 2026 per September 2026. Menurut data Transfermarkt, tiga di antaranya direkrut dari klub Liga Inggris: West Ham United, Arsenal, dan Aston Villa. Para pemain itu adalah Gabriel Martinelli, Ollie Watkins, dan Crysencio Summerville.

1. Gabriel Martinelli berseragam Al-Hilal setelah dibeli 70 juta euro dari Arsenal

Setelah mengembangkan potensi bersama Arsenal kurang lebih selama 7 tahun, Gabriel Martinelli mengambil tantangan baru dengan terbang ke Arab Saudi untuk berseragam Al-Hilal pada musim panas 2026. Agar merampungkan kepindahan ini, klub yang dilatih Simone Inzaghi tersebut menggelontorkan biaya fantastis 70 juta euro (sekitar Rp1,4 triliun) kepada The Gunners. Dirinya lantas menandatangani kontrak 4 tahun yang berlangsung sampai Juni 2030. Kehadirannya diproyeksikan memperdalam kekuatan penyerang sayap kiri.

Sebelumnya, Arsenal membayar 7,1 juta euro (sekitar Rp145,6 miliar) Ituano demi merekrut Martinelli pada musim panas 2019. Pemain berkebangsaan Brasil tersebut perlahan dapat memberikan pengaruh penting di sisi kiri penyerangan. Kehadirannya dibutuhkan demi membantu transisi dari bertahan ke menyerang karena mempunyai keterampilan dribel serta kecepatan. Selain itu, dirinya aktif bergerak demi mencari celah di lini pertahanan lawan. Ketika The Gunners kehilangan bola, ia berkontribusi melakukan pressing untuk mengganggu progresi bola lawan.

Mikel Arteta selaku pelatih juga pernah menugaskan Martinelli sebagai penyerang sayap kanan, penyerang tengah, atau gelandang kiri tergantung skema taktik Arsenal. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini membawa The Gunners menjuarai FA Cup, FA Community Shield, dan English Premier League (EPL). Dirinya tercatat mengemas 62 gol dan 36 assist dari total 278 pertandingan di berbagai kompetisi.

2. Ollie Watkins ditebus dengan mahar 58,4 juta euro dari Aston Villa untuk menggantikan Karim Benzema

Karim Benzema dan Al-Hilal sepakat berpisah lebih cepat dari kontrak sehingga dilepas gratis pada musim panas 2026. Sebagai gantinya, klub yang ditukangi Inzaghi tersebut mencari ujung tombak baru dengan mendatangkan Ollie Watkins dari Aston Villa. Pemain kelahiran Torquay ditebus dengan mahar 58,4 juta euro (sekitar Rp1,2 triliun) dan dipagari kontrak 3 tahun yang rencananya merumput di Kingdom Arena sampai Juni 2029. Hingga pekan keempat SPL 2026/2027, dirinya berhasil menyumbang 1 gol ketika debut sebagai penyerang pengganti.

Sebelum pergi ke Arab Saudi, Aston Villa membayar Brentford 34 juta euro (sekitar Rp697,5 miliar) untuk mengamankan tanda tangan Watkins pada musim panas 2020. Pemain yang kini berusia 30 tahun ini kerap dipercaya beroperasi sebagai penyerang tengah utama. Dia mempunyai penempatan posisi yang baik sehingga memudahkan rekan mendistribusikan umpan serta didukung dengan penyelesaian akhir tajam. Dirinya juga memiliki kecepatan guna merepotkan lini pertahanan lawan.

Selain itu, Watkins sendiri aktif membantu melakukan pressing terhadap lawan ketika Aston Villa kehilangan penguasaan bola. Ia ikut mengukir sejarah lantaran mengantar The Villans untuk pertama kali memenangkan UEFA Europa League 2025/2026. Pemain berkebangsaan Inggris ini menghasilkan 108 gol dan 47 assist dari total 278 pertandingan di berbagai ajang.

3. Crysencio Summerville ditebus dari West Ham United dengan biaya 64,5 juta euro

Berkat performa impresif bersama West Ham United dan kontribusi penting untuk Belanda di Piala Dunia 2026, Crysencio Summerville sempat mencuri atensi beberapa klub Eropa. Pemain kelahiran Rotterdam ini kemudian menentukan masa depan dengan berlabuh ke Al-Hilal pada musim panas 2026. Dia direkrut Al-Za'eem setelah membayar tebusan 64,5 juta euro (sekitar Rp1,3 triliun) kepada The Hammers dan mendapat kontrak 4 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2030.

Summerville sendiri cepat berdaptasi sehingga sering dipercaya Inzaghi guna mengisi posisi penyerang sayap kiri utama Al-Hilal. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini memiliki kecepatan dan keterampilan dribel guna menciptakan peluang. Hingga pekan keempat SPL 2026/2027, dirinya diturunkan dalam 4 pertandingan dengan mengemas 2 gol dan 2 assist. Di berbagai ajang, dirinya membuat 2 gol dan 2 assist dari 5 pertandingan untuk Al-Za'eem.

Sebelum memperkuat Al-Hilal, Summerville diboyong West Ham United dari Leeds United seharga 29,3 juta euro (sekitar Rp601 miliar) pada musim panas 2024. Tak langsung lancar, dia sempat absen panjang karena cedera hamstring ketika tahun pertama bersama The Hammers. Usai sembuh, ia bertransformasi menjadi penyerang sayap kiri andalan. Pemain berkebangsaan Belanda tersebut pernah dirotasi ke gelandang serang, penyerang tengah, dan penyerang sayap kanan. Dirinya dipasang dalam 56 pertandingan dengan mencetak 8 gol dan 7 assist.

Ketiga pemain di atas direkrut Al-Ahli dari klub Liga Inggris. Martinelli dan Summerville bertugas untuk meningkatkan kualitas penyerang sayap kiri. Watkins diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan penyerang tengah Al-Za'eem.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article