Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persija Mau Jual 60 Ribu Tiket saat Jamu Persib, Khusus KTP DKI

Persija Mau Jual 60 Ribu Tiket saat Jamu Persib, Khusus KTP DKI
The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Persija)
  • Panpel Persija menyiapkan rencana penjualan 60 ribu tiket untuk laga melawan Persib Bandung di SUGBK pada 12 September 2026.
  • Tiket direncanakan khusus bagi Jakmania ber-KTP DKI Jakarta, sementara skema penjualan lengkap belum dijelaskan oleh panitia.
  • Karena berisiko tinggi, suporter diminta tertib tanpa flare, petasan, atau barang terlarang; penjualan tiket menunggu izin Polda Metro Jaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta sedang memaksimalkan persiapan menjamu Persib Bandung pada pekan kedua Super League musim 2026/27, Sabtu (12/9/2026).

Mereka berencana agar laga tersebut menghadirkan atmosfer yang meneror. Sebanyak 60 ribu tiket pun disiapkan untuk diborong The Jakmania. Wacana itu diutarakan langsung Ketua Panpel Persija, Albin Laurent.

  1. 1. Khusus suporter yang memiliki KTP DKI Jakarta

    Para pemain Persija dan Borneo FC bertanding di lapangan hijau dalam laga Super League musim 2026/27.
    Persija lawan Borneo FC di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

    Albin memang belum menjelaskan secara gamblang menyoal skema penjualan tiket nanti. Namun yang pasti, tiket tersebut hanya bisa dibeli oleh Jakmania dengan KTP yang berdomisili di DKI Jakarta.

    "Pembelian tiket harus seluruhnya harus dari warga Jakarta dan ber-KTP Jakarta. Rencananya kami akan lepas 60.000 (tiket)," kata Albin Laurent kepada awak media di Jakarta, Senin (7/9/2026).

  2. 2. Imbau suporter tertib

    Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Karena pertandingan ini masuk level risiko tinggi, Albin meminta kerja sama suporter untuk menjaga ketertiban. Semua ini demi menjaga nama baik Persija dan The Jakmania.

    "Ya jangan bikin ricuh, jangan bawa flare, petasan, power bank, dan semua larangan nanti akan kami sampaikan di rilis di persyaratan dan ketentuan pembelian tiket. Harus dalam kondisi tidak ricuh, tidak ada keributan atau apapun terlepas dari friksi yang sekarang sedang terjadi," ujar Albin.

  3. 3. Persija belum kantongi izin dari Polda Metro Jaya

    antarafoto-persija-jakarta-kalahkan-borneo-fc-1788667118.jpg
    Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe (kiri) melakukan tendangan bebas ke gawang Persija Jakarta saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr

    Di sisi lain, Persija belum dapat memastikan kapan tiket bisa mulai dijual. Itu karena mereka belum mengantongi izin resmi dari Polda Metro Jaya untuk menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Tiket baru akan dijual setelah izin tersebut turun.

    Kabar ini jelas terdengar mengejutkan, mengingat Ferry Paulus selaku Direktrut Utama I.League sempat menyatakan kalau seluruh laga Super League musim 2026/27 sudah aman secara aspek perizininan dari Mabes Polri.

    "Mungkin secara lisan dan izin prinsip dari Mabes Polri sudah keluar. Tapi ini kan izin wilayah yang harus diputuskan oleh Polda Metro. Jadi kami tinggal menunggu," ucap Albin.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More