Barcelona Gacor Banget, Tapi Ada Kutukan yang Menghantui

- Barcelona memimpin sementara LaLiga 2026/27 dengan 12 poin sempurna dan 17 gol dari empat laga, menjadikan lini depan mereka sangat produktif.
- Catatan 17 gol dalam empat jornada adalah rekor start tersubur ketiga Barcelona, menyamai musim 1957/58 dan 2011/12.
- Meski produktif, Barcelona selalu gagal menjuarai liga ketika mencetak minimal 17 gol dalam empat laga awal; Raphinha kini memimpin top skor dengan enam gol.
Jakarta, IDN Times - Barcelona memulai LaLiga musim 2026/27 dengan performa yang begitu trengginas. Mereka memimpin klasemen sementara dengan catatan sempurna, menyapu 12 poin dari empat laga.
Ketajaman di lini depan menjadi resep utama Blaugrana memulai kampanye di Spanyol dengan ciamik. Bayangkan, mereka sudah mencetak 17 gol dalam kurun waktu empat laga!
1. Sejarah baru bagi Barcelona
Keberhasilan menggelontorkan 17 gol dalam empat laga awal pun menempatkan musim 2026/27 sebagai salah satu start tersubur sepanjang sejarah Barcelona.
Menurut laporan Mundo Deportivo, capaian ini menjadi rekor gol terbanyak ketiga klub dalam empat jornada LaLiga. Torehan gol yang lebih tinggi hanya pernah tercatat pada musim 1949/50 dengan 19 gol serta musim 1950/51 lewat torehan 21 gol.
Catatan 17 gol dalam empat laga pembuka ini juga menyamai rekor Blaugrana pada musim 1957/58 di bawah arahan Domingo Balmanya, serta musim 2011/12 yang menjadi tahun terakhir era Pep Guardiola.
2. Kutukan di balik rekor produktivitas gol fantastis
Namun, di balik statistik mentereng tersebut, terselip fakta pahit yang menjadi sinyal untuk meningkatkan kewaspadaan pelatih Hansi Flick. Ada kutukan setiap mereka berhasil mencetak 17 gol atau lebih dalam empat laga awal LaLiga.
Setiap kali melakukan hal tersebut, mereka justru selalu gagal juara liga. Pada musim 1949/50 dan 1950/51, gelar juara jatuh ke tangan Atletico Madrid. Sementara, pada musim 1957/58 dan 2011/12, giliran Real Madrid yang membuat Blaugrana gigit jari.
3. Rapor Barcelona dalam empat laga awal
Dalam petualangan awalnya di LaLiga, Barcelona berhasil mencetak lima gol dalam tiga pertandingan di antaranya. Mereka melumat Elche 5-0, melibas Rayo Vallecano 5-2, dan membantai Valencia 5-0. Raphinha menjadi aktor utama keganasan Blaugrana, dengan mencetak enam gol sekaligus memimpin papan top skor sementara.
Baru Athletic Bilbao yang mampu meredam keganasan Lamine Yamal dan kawan-kawan, meski berakhir kalah 0-2. Selanjutnya, mereka dijadwalkan menghadapi Levante pada 13 September mendatang, namun akan lebih dulu menjamu Feyenoord dalam laga perdana Liga Champions dua hari sebelumnya.


















