Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resmi ke PSG, Maghnes Akliouche Langsung Patok Target Juara
potret Parc des Princes, markas PSG (unsplash.com/timlontano)
  • PSG merekrut winger Maghnes Akliouche dari AS Monaco seharga 50 juta euro, dengan kontrak lima tahun hingga 2031.
  • Akliouche datang setelah mencatat 23 gol dan 27 assist dalam 139 laga bersama Monaco, serta statistik Ligue 1 yang menonjol sejak 2023/24.
  • Belum pernah meraih trofi profesional, pemain 24 tahun itu menargetkan kerja keras, membantu PSG menang, dan bersaing di tengah standar tinggi tim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengamankan tanda tangan Maghnes Akliouche dari AS Monaco pada Kamis (6/8/2026). Raksasa Prancis itu memboyong sang winger berbakat dengan nilai transfer fantastis mencapai 50 juta Euro atau sekitar Rp860 miliar.

Kehadiran pemain berusia 24 tahun tersebut bakal menjadi amunisi segar di lini serang Les Parisiens. Manajemen PSG mengganjar Akliouche dengan durasi kontrak lima tahun hingga 2031 di Parc des Princes.

"Saya sangat bangga. Dan saya tentunya sangat bahagia! Bagi saya, ini sebuah kehormatan bergabung dengan klub sekelas Paris Saint-Germain," ujar Akliouche dilansir situs resmi klub.

1. Akliouche tampil menawan bersama Monaco

Keputusan PSG merekrut Akliouche tak lepas dari performa impresifnya bersama Monaco. Mengemas 139 laga dengan torehan 23 gol dan 27 assist, ia mencatatkan keterlibatan gol tertinggi (48 gol) di skuad Monaco dalam tiga musim terakhir.

Kiprahnya di Ligue 1 sejak musim 2023/24 juga sangat menonjol. Akliouche memimpin daftar ball recovery di area berbahaya lawan (88 kali), menempati urutan kedua pencetak assist terbanyak (20), serta duduk di posisi ketiga untuk operan ke kotak penalti (368) dan umpan kunci open play (119).

2. Belum pernah raih satu pun gelar sepanjang karier profesionalnya

Kendati mengukir statistik individu mentereng, pemain asli binaan Monaco ini belum pernah meraih satu pun piala sepanjang karier profesionalnya. Motivasi memburu gelar juara inilah yang mendasari keputusannya berlabuh ke Kota Paris.

"Ketika Paris Saint-Germain menunjukkan ketertarikan pada saya, bagi saya semuanya sudah jelas! Ini klub yang spesial karena saya tumbuh besar di wilayah Paris. Sebuah kebanggaan besar bisa bermain untuk Paris Saint-Germain," tuturnya.

3. Berusaha memberikan yang terbaik untuk Paris Saint-Germain

Hal pertama yang dilakukan Akliouche tak muluk-muluk. Ia hanya ingin berusaha sebaik mungkin di setiap kesempatan agar bisa bersaing dengan pemain lainnya yang berkualitas.

"Target saya? Sederhana: bekerja keras dan membantu tim meraih kemenangan. Saya juga menyadari tingginya standar yang dibutuhkan untuk membela tim ini. Sekarang fokus saya sepenuhnya hanya untuk itu," tutur penggawa Timnas Prancis tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article