Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Saat Pelatih Persis Ikut Kecewa Dengan Persija: Kenapa Peringkat 3?
Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (Dok. Persija)
  • Pelatih Persis, Milomir Seslija, heran dengan posisi Persija Jakarta yang hanya di peringkat tiga meski memiliki anggaran besar dan skuad berkualitas.
  • Seslija menilai jika Persija finis di posisi ketiga, hal itu akan mengecewakan bagi klub dan para pendukungnya mengingat potensi serta dukungan besar yang dimiliki.
  • Pelatih Persija, Mauricio Souza, tetap optimistis timnya bisa meraih gelar juara asalkan mampu menjaga performa hingga akhir musim Super League 2025/26.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menunjukkan gelagat yang unik. Secara tiba-tiba, dia turut heran dengan Persija Jakarta yang kini ada di peringkat tiga klasemen sementara Super League 2025/26.

Dalam pertemuan di laga pekan 30, Senin (27/4/2026), Persija menang 4-0 atas Persis. Meski menang, nyatanya Persija urung beranjak karena masih kalah poin dari Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.

1. Persija bisa ada di posisi pertama

Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Dalam sesi jumpa pers pasca laga, Seslija menyinggung soal anggaran besar yang dimiliki Persija. Dengan anggaran sebesar itu, dia agak heran kenapa Persija tak bisa ada di posisi pertama.

"Persija adalah tim yang bagus, mereka memiliki pemain cadangan yang sangat bagus. Mereka setidaknya memiliki dua tim. Ini berbeda (dengan kami), mereka berjuang untuk posisi pertama," kata Seslija.

2. Jika finis ketiga, Seslija tahu ada kecewa

Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Lebih lanjut, Seslija mengungkapkan andai Persija kelak finis ketiga di akhir kompetisi, kekecewaan besar pasti akan melanda The Jakmania, fans Persija. Apalagi, mereka punya peluang untuk jadi juara.

"Dan Persija, jika mereka meraih peringkat ketiga, itu akan sangat mengecewakan dengan anggaran (yang telah dikeluarkan) ini, pemain ini, suporter dan atmosfer (SUGBK) ini," kata Seslija.

3. Persija masih bisa jadi juara

Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Menjawab hal ini, pelatih Persija Mauricio Souza mengungkapkan keyakinannya soal titel juara. Namun, agar gelar itu bisa didapat, dia sadar timnya harus terus bermain baik di sisa musim 2025/26 ini.

"Saya selalu mengatakan kepada para pemain bahwa kita harus menyelesaikan kompetisi ini dengan penuh rasa hormat. Harapan kami adalah melakukan pekerjaan kami dengan baik. Semoga saja, Persija bisa juara," kata Souza.

Editorial Team