Comscore Tracker

3 Faktor yang Bikin Bhayangkara FC Konsisten di Liga 1

Bhayangkara FC selalu menghuni papan atas

Jakarta, IDN Times - Sejak kemunculannya di kompetisi sepak bola level teratas Indonesia pada 2017 lalu, Bhayangkara FC langsung mencuri perhatian. Akan tetapi, tidak ada yang menyangka sampai musim 2021/22, mereka mampu tampil konsisten di Liga 1.

Pada 2017, Bhayangkara FC mampu menjuarai Liga 1, menggungguli Bali United yang sejatinya lebih dijagokan. Selepas itu, Bhayangkara FC juga rutin mengisi papan atas klasemen akhir Liga 1, minus menghitung gelaran Liga 1 2020 yang dihentikan karena pandemik COVID-19.

Di musim 2021/22 saja, Bhayangkara menyeruak dan menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1. Dari sekian faktor yang ada, berikut adalah tiga yang paling utama dan membuat Bhayangkara FC mampu tampil konsisten di gelaran Liga 1, mulai dari 2017 sampai 2021.

1. Pelatih yang ciamik dalam mengolah strategi

3 Faktor yang Bikin Bhayangkara FC Konsisten di Liga 1Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster. Liga-Indonesia.id

Salah satu faktor yang membuat Bhayangkara tampil impresif di Liga 1 adalah pemilihan pelatih yang bagus. Dalam kurun waktu 2017 dan 2018, Bhayangkara ditangani mantan pelatih Timnas Filipina, Simon McMenemy. Bersama pria asal Skotlandia itu, Bhayangkara mampu tampil gemilang.

Selepas McMenemy pergi pada 2018 untuk melatih Timnas Indonesia, Bhayangkara tidak kesulitan menemukan pelatih baru. Mereka merekrut eks pelatih Timnas Vanuatu, Paul Munster, yang sejatinya juga pernah menjadi lawan McMenemy di laga uji coba.

Bersama Munster, Bhayangkara juga menemukan keseimbangan. Namun, efek yang paling mencolok dari Bhayangkara ketika ditangani dua pelatih itu adalah adaptifnya permainan tim. Tim berjuluk The Guardian itu mampu menyesuaikan diri dengan lawan.

Bhayangkara juga mampu tampil fleksibel di bawah asuhan McMenemy dan Munster. Mereka tidak terpatok pada satu skema tertentu. Kadang, Bhayangkara bisa main 4-2-3-1, yang berubah menjadi 4-3-3. Fleksibilitas dan kemampuan adaptasi ini yang bikin Bhayangkara menakutkan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Jaga Kesempurnaan Lawan Taiwan

2. Pemain lokal dan asing yang mumpuni

3 Faktor yang Bikin Bhayangkara FC Konsisten di Liga 1ANTARA FOTO/Aprilio Akbar

Sebagai tim papan atas, Bhayangkara kerap diperkuat pemain-pemain lokal dan asing yang mumpuni. Di sini, nama-nama macam Lee Yoo Joon dan Paulo Sergio dikenal publik. Mereka juga sukses mengorbitkan Anderson Salles sebagai bek tangguh.

Bruno Matos dan Renan Silva juga sukses unjuk gigi di sepak bola Indonesia gara-gara main di Bhayangkara FC. Para pemain naturalisasi seperti Ilija Spasojevic, Guy Junior, Herman Dzumafo, dan Otavio Dutra, juga sempat mampir ke Bhayangkara. Kini, Bhayangkara punya Ezechiel N'Douassel.

Kehadiran para pemain asing dan naturalisasi tangguh ini mengangkat performa Bhayangkara di liga. Mereka juga sukses bersinergi dengan para pemain lokal. Ada Adam Alis Setyano, Putu Gede Juni Antara, Sani Rizki, Fauzi Andik Vermansah, hingga Firman Utina, yang pernah main di sini.

Jangan lupa juga, sekarang Bhayangkara dibela Evan Dimas dan Hansamu Yama. Pemain-pemain lokal label Timnas ini juga jadi salah satu faktor penting di balik moncernya Bhayangkara FC.

3. Jarang terkendala masalah finansial

3 Faktor yang Bikin Bhayangkara FC Konsisten di Liga 1ANTARA FOTO/Aprilio Akbar

Salah satu hal yang juga membuat Bhayangkara FC kuat adalah finansial yang mumpuni. Bagaimanapun, urusan finansial juga bisa memengaruhi performa dari suatu tim, apalagi ketika tim tersebut kerap terkendala urusan gaji.

Nah, Bhayangkara FC jadi tim yang jarang terkena masalah finansial. Satu-satunya problem finansial yang pernah mendera mereka terjadi ketika kompetisi terhenti akibat pandemik COVID-19. Ketika itu, mereka berat menggaji pemain, karena tersendatnya pemasukan dari operator kompetisi dan sponsor.

Dengan faktor-faktor yang ada ini, Bhayangkara FC pun berkembang jadi tim yang konsisten tampil apik di Liga 1. Pada musim 2021/22 ini, mereka pun mulai menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat peraih gelar juara.

Baca Juga: Pelatih Bhayangkara FC Soroti Keputusan Wasit usai Imbang Lawan Arema

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya