Comscore Tracker

Dipecat Chelsea, Frank Lampard Curhat di Media Sosial 

Lampard kesal, tetapi menerima keputusan ini

Jakarta, IDN Times - Pemecatan yang dilakukan Chelsea agaknya memiliki dampak tersendiri terhadap sosok Frank Lampard. Ia buktinya sampai mengeluarkan unek-unek di Instagram.

Dalam unggahannya itu, Lampard mengaku begitu senang ketika Chelsea menawarinya pekerjaan sebagai manajer pada awal musim 2019/20 lalu. Baginya, menangani mantanklub yang dibelanya itu merupakan sebuah kehormatan, terlebih klubnya itu banyak memberikan kenangan manis.

"Ketika saya mengambil pekerjaan ini (jadi manajer Chelsea) saya paham tantangan yang sudah menanti saya di depan. Apalagi, ketika klub menghadapi situasi sulit," cuit Lampard dalam unggahannya tersebut.

1. Kekecewaan Frank Lampard saat dipecat

Setelah pemecatan ini terjadi, ada satu kekecewaan yang menyeruak dari diri Lampard. Kekecewaan itu ia tumpahkan dalam unggahannya di Instagram. Ia belum bisa membawa Chelsea ke level lebih tinggi.

"Saya kecewa karena musim ini, saya tidak punya dan tidak diberikan waktu untuk membawa tim melangkah lebih jauh. Saya belum membawa tim ini ke level yang lebih tinggi," ujar Lampard.

Baca Juga: Performa 5 Pelatih Chelsea Era  Abramovic, Lampard Terburuk 

2. Lampard berterima kasih kepada semua pihak

Dipecat Chelsea, Frank Lampard Curhat di Media Sosial Pelatih Chelsea Frank Lampard melakukan selebrasi setelah pertandingan. Chelsea secara resmi memecat Lampard menyusul hasil buruk yang ia dapatkan dalam lima pertandingan terakhir yang hanya menang sekali dan menelan tiga kekalahan. ANTARA FOTO/Arsip Foto Reuters-John Sibley

Meski dibalut kecewa, Lampard tetap mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk semua pihak selama menjadi manajer Chelsea. Ucapan pertama ia alamatkan kepada fans yang selalu memberimya dukungan semasa menukangi tim.

Ucapan terima kasih kedua ia alamatkan kepada pemilik Chelsea Roman Abramovich, serta jajaran manajemen Chelsea dan staf pelatih yang menemaninya bekerja. Ia berterima kasih atas dedikasi mereka selama ini.

"Saya ingin berterima kasih kepada Tuan Abramovich, manajemen, pemain, staf pelatih, dan semua orang di klub atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini, terutama di masa-masa sulit dan tak terduga. Semoga di masa depan, Chelsea bisa meraih kesuksesan," ujar pelatih berusia 42 tahun itu.

3. Frank Lampard dan Chelsea resmi berpisah

Dipecat Chelsea, Frank Lampard Curhat di Media Sosial Kapten kesebelasan Chelsea John Terry (kiri), pemilik klub Roman Abramovich (kedua kiri), Frank Lampard dan Eidur Gudjohnsen (kanan) melakukan selebrasi setelah menjuarai LIga Inggris, di Stadion Reebok, Bolton, Inggris , 30 April 2005. Chelsea secara resmi memecat Lampard menyusul hasil buruk yang ia dapatkan dalam lima pertandingan terakhir yang hanya menang sekali dan menelan tiga kekalahan. ANTARA FOTO/Arsip Foto Reuters- Darren Walsh

Chelsea dan Frank Lampard akhirnya resmi berpisah. Ia sudah tidak lagi menjadi manajer dari tim berjuluk 'Si Biru' tersebut pada Senin, 25 Januari 2021.

Kabar ini diwartakan Chelsea lewat situs resmi klub. Mereka menyebut ini adalah keputusan yang sulit. Namun, pada akhirnya, keputusan mesti diambil karena Lampard dinilai tidak memenuhi ekspektasi.

"Ini adalah keputusan yang sulit buat klub, bukan hanya karena saya memiliki hubungan baik dengan Frank, saya juga menghormatinya. Ia adalah pria berintegritas dengan etos kerja yang baik. Namun, dengan situasi terkini, saatnya juga bagi kami mengganti manajer," ujar pemilik Chelsea Roman Abramovich, dilansir situs resmi klub.

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya