Laju Kosta Rika akhirnya terhenti pada perempat final saat mereka berhadapan dengan raksasa Eropa lainnya, Belanda. Dilansir France 24, pertandingan berjalan sangat alot selama 120 menit dengan skor kacamata berkat disiplinnya lini pertahanan Kosta Rika. Sayangnya, dewi fortuna tidak berpihak kepada mereka setelah kalah dalam adu penalti. Ini lantaran taktik pergantian kiper dadakan yang dilakukan pelatih Belanda saat itu, Louis van Gaal.
Piala Dunia 2014 menjadi batu loncatan sejumlah pemain Kosta Rika untuk menembus klub-klub top Eropa. Keylor Navas langsung dipinang Real Madrid dan sukses menjuarai Liga Champions Eropa tiga kali berturut-turut. Selain Navas, striker, Bryan Ruiz, mendapat perpanjangan kontrak dari Sporting Lisbon. Penyerang muda Joel Campbell digaet Arsenal, lalu bek tangguh Giancarlo Gonzalez mendarat di Serie A Italia usai direkrut Palermo.
Kisah Kosta Rika di Piala Dunia 2014 Brasil menjadi salah satu bukti bahwa tradisi tim kejutan tak pernah hilang. Meski mereka gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, Maroko dan Norwegia mendapat status kuda hitam. Siapakah yang meneruskan tradisi tersebut pada 2030?