Daizen Maeda melangkahkan kakinya ke liga top Eropa pada musim panas 2026. Pada usia 28 tahun, pemain Tim Nasional Jepang tersebut datang ke English Premier League dengan menerima tawaran Ipswich Town yang diwarnai biaya transfer mencapai 11,7 juta euro (Rp240 miliar) serta kesepakatan kontrak berdurasi 3 musim. Sebelum mewujudkan kepindahan tersebut, Maeda lebih dahulu meniti karier melalui sejumlah klub di Jepang hingga Skotlandia yang membentuknya menjadi salah satu penyerang paling konsisten dari Asia.
Sepak Terjang Daizen Maeda sebelum ke Premier League pada 2026

1. Daizen Maeda meraih trofi pertama bersama Matsumoto Yamaga
Matsumoto Yamaga menjadi klub yang memberi kesempatan kepada Daizen Maeda untuk melakoni debut profesional. Momen tersebut terjadi dalam duel kontra Roasso Kumamoto pada pekan pembuka J2 League 2016. Maeda bermain selama 6 menit dalam kekalahan 0-1 yang didapat timnya.
Kebersamaan Maeda dengan Matsumoto Yamaga lantas bertahan hingga Februari 2021 dengan beberapa kali dipinjamkan kepada klub lain. Selama periode tersebut, ia mengemas 10 gol dan 3 assist dari total 57 kali kesempatan bermain. Kontribusinya berbuah gelar juara J2 League 2017/2018 yang sekaligus menjadi trofi pertama dalam karier Maeda.
2. Sebagai pemain pinjaman, Daizen Maeda moncer di Mito HollyHock dengan 13 gol dan 4 assist
Mito HollyHock menjadi klub pertama yang pernah meminjam Daizen Maeda dari Matsumoto Yamaga. Kesepakatan tersebut terjadi mulai Februari 2017 hingga penghujung Januari 2018. Kesempatan ini menjadi momen pembuktian Maeda sebagai sosok berbahaya di lini pertahanan lawan dengan torehan 13 gol serta 4 assist yang seluruhnya tercipta dalam 36 penampilan di J2 League 2017.
Kontribusi konsisten Maeda tercatat sejak pekan 14 hingga 17. Ia berhasil mencetak gol dalam empat laga beruntun yang berbuah total delapan poin. Torehan gol yang sama dicatatkan sejak pekan 31 hingga 34 yang kali ini berbuah empat poin bagi Mito HollyHock.
3. Daizen Maeda menjalani masa peminjaman di CS Maritimo pada 2019/2020
Daizen Maeda mencatatkan pengalaman berharga pada 2019/2020. Untuk pertama kalinya, ia merasakan persaingan di Eropa sebagai pemain pinjaman di Maritimo yang tengah bersaing di kasta teratas Portugal. Memainkan peran sebagai sosok serbabisa di lini serang, Maeda menyumbang 4 gol dan 4 assist di 2 ajang berbeda.
Kontribusi gol Maeda bagi Maritimo tak pernah berbuah kemenangan. Satu golnya bahkan berakhir dengan kegagalan tim pada putaran ketiga Taca de Portugal. Maeda juga sempat mengalami masalah cedera selama beberapa pekan.
4. Daizen Maeda merebut gelar top skor J1 League ketika berseragam Yokohama F. Marinos
Daizen Maeda berhasil menarik perhatian klub raksasa Jepang Yokohama F. Marinos. Setelah hanya berstatus sebagai pemain pinjaman pada Agustus 2020–Februari 2021, ia ditebus permanen dan bertahan di klub ini hingga awal 2022. Periode ini sekaligus menjadi momen pembuktian sang bomber di kasta teratas Jepang.
Maeda mencatatkan 70 penampilan dengan kontribusi 26 gol serta 5 assist untuk Yokohama F. Marinos. Ia tampil gemilang di J1 League 2021 dengan torehan 23 gol serta 3 assist yang membuatnya merebut gelar top skor kompetisi. Pada musim ini, ia mencetak hattrick dalam dua laga berbeda, termasuk ketika menang 8-0 atas FC Tokyo.
5. Daizen Maeda mempersembahkan sepuluh trofi untuk Celtic
Menjadi bagian dari Celtic FC sejak 2022 hingga 2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Daizen Maeda. Bersama klub Skotlandia tersebut, ia menunjukkan konsistensinya sebagai momok bagi pertahanan lawan dengan torehan 79 gol dan 38 assist dalam 212 pertandingan di berbagai ajang. Andilnya berbuah 10 trofi, termasuk dominasi di liga domestik dengan 5 gelar juara.
Peran krusial Maeda tercatat pada putaran final Scottish Premiership 2026. Dalam 5 laga, ia selalu mencetak gol dengan total 7 gol serta 1 assist. Statistik tersebut berbuah gelar juara yang sekaligus menutup periode gemilangnya bersama raksasa Skotlandia.
Sepak terjang Daizen Maeda menunjukkan bahwa kepindahannya ke Premier League bukanlah hasil yang datang secara instan. Ia lebih dahulu membangun reputasi lewat performa konsisten, torehan gol, serta koleksi trofi di setiap fase kariernya. Kini, sorotan tertuju pada kemampuannya mempertahankan standar tersebut di salah satu kompetisi paling kompetitif di dunia.
Curated For You
- 5 Tim Spanyol yang Pernah Dihadapi Karim Adeyemi sebelum 2026/202729 Jul 2026, 20:14 WIB
- 5 Pemain Prancis yang Membela Arsenal sebelum Illan Meslier29 Jul 2026, 19:14 WIB
- 5 Pembelian Termahal Arsenal asal Amerika Selatan per 29 Juli 202629 Jul 2026, 18:14 WIB