Pertimbangan Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 tak cuma didasari atas agresi Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). Banyak faktor yang membuat Iran bisa mundur dari Piala Dunia.
Tak cuma masalah sporting karena tim nasionalnya sulit menggelar pemusatan latihan di tengah situasi perang, faktor politik juga jadi alasan mengapa Iran bisa saja mundur dari Piala Dunia 2026. Masalah secara politis sudah muncul ketika sejumlah ofisial Iran gagal mendapatkan visa Amerika Serikat, termasuk Presiden Federasi Sepak bola Iran, Mehdi Taj, ketika undian berlangsung pada akhir 2025 lalu.
Akhirnya, Iran melakukan boikot terhadap undian Piala Dunia 2026. Kini, dengan apa yang terjadi, Iran memiliki alasan lain untuk menarik diri.
FIFA, sampai saat ini, juga masih memantau situasi yang berkembang. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, enggan berkomentar lebih banyak dan berharap Iran tetap ikut karena mau Piala Dunia menjadi momen menyatukan semua pihak.
"Kami mengadakan undian final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim," kata Grafstorm.