Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sinyal Menjanjikan Duet Joao Pedro dan Cole Palmer

Sinyal Menjanjikan Duet Joao Pedro dan Cole Palmer
ilustrasi stadion Chelsea, Stamford Bridge (unsplash.com/virginiaphotostories)
  • Chelsea membuka era Xabi Alonso dengan kemenangan 3-2 atas Fulham di Craven Cottage pada pekan pertama EPL 2026/2027, dengan Joao Pedro dan Cole Palmer saling mencatatkan gol serta asis.
  • Formasi 3-4-3 menempatkan Pedro sebagai striker dan Palmer di sayap kanan; Palmer juga mengawali kreativitas gol Morgan Rogers, sementara pergerakannya mendukung peran Pedro.
  • Sepanjang 2025/2026, kombinasi Pedro-Palmer menghasilkan 11 gol: Pedro memberi enam asis untuk Palmer, sedangkan Palmer menyumbang lima asis untuk Pedro.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Chelsea berhasil memulai era baru di bawah komando Xabi Alonso dengan kemenangan. The Blues mengalahkan Fulham 3-2 pada pekan pertama English Premier League (EPL) 2026/2027. Salah satu poin menarik dari penampilan mereka pada pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage pada 24 Agustus 2026 ini adalah duet Joao Pedro dan Cole Palmer yang terlihat begitu menjanjikan.

  1. 1. Joao Pedro dan Cole Palmer saling memberi asis

    Kerja sama Joao Pedro dan Cole Palmer dalam pertandingan melawan Fulham begitu padu sampai mereka bisa saling memberikan asis. Pedro sudah mencatatkan namanya di papan skor ketika laga baru berjalan 31 detik. Semua berawal dari umpan panjang Jorge Cuenca yang diintersep Maxence Lacroix. Palmer kemudian memungut bola liar dan langsung memberikan through pass kepada Pedro. Striker asal Brasil ini lantas menuntaskan peluang dengan cip indah.

    Pedro kemudian membalas budi kepada Palmer pada menit 49. Ia menerima umpan panjang dari Robert Sanchez. Tidak memiliki opsi di lini depan, Pedro pun men-delay permainan dengan berduel 1 lawan 1 dengan Sander Berge. Palmer akhirnya memberinya bantuan dengan melakukan overlap. Pedro lantas melepaskan umpan pendek yang tepat waktu dan Palmer menyelesaikan peluang dengan sepakan mendatar akurat yang melewati celah di antara dua kaki Bernd Leno.

  2. 2. Skema yang digunakan Xabi Alonso mendukung Joao Pedro dan Cole Palmer

    Kerja sama cair antara Joao Pedro dan Cole Palmer dalam pertandingan melawan Fulham tidak terlepas karena skema yang digunakan Xabi Alonso. Pelatih asal Spanyol tersebut memakai formasi 3-4-3. Ia memasang Pedro sebagai ujung tombak dan Palmer di sayap kanan. Sementara, pos winger kiri diisi Morgan Rogers. Sekilas, Palmer terlihat bakal kesulitan ditempatkan di posisi tersebut. Itu karena karakternya sebagai playmaker yang dominan di area tengah.

    Namun, buktinya, pemain kidal asli Inggris ini tampil begitu luwes yang setidaknya terlihat dari gol maupun asisnya. Sebagai catatan, satu gol Chelsea lain yang dibuat Morgan Rogers juga berasal dari kreativitas Palmer. Maxence Lacroix memberikan cutback kepada Rogers setelah menerima bola dari Palmer. Bagi Pedro, permainan all-aroud Palmer sangat membantunya dalam memaksimalkan fungsi striker yang bukan hanya menuntaskan peluang, melainkan juga terlibat aktif untuk menciptakannya.

  3. 3. Kombinasi Joao Pedro dan Cole Palmer sudah terlihat dari 2025/2026

    Meski mengagumkan, kombinasi apik yang dijalin Joao Pedro dan Cole Palmer seperti dalam pertandingan melawan Fulham sebetulnya bukanlah hal baru. Mereka sudah melakukannya sepanjang 2025/2026. Ini merupakan musim debut Pedro bersama Chelsea usai bergabung dari Brighton & Hove Albion.

    Data dari Transfermarkt menunjukkan, kerja sama antara Pedro dan Palmer sudah menghasilkan sebelas gol. Menariknya, Pedro justru lebih banyak memberikan asis untuk Palmer. Tercatat, Palmer mencetak enam gol yang berasal dari umpan Pedro. Sementara, Pedro sudah mengemas lima gol yang merupakan hasil dari asis Pedro.

    Jumlah tersebut mungkin jauh lebih tinggi andai Palmer tidak diserang badai cedera sepanjang 2025/2026. Sebagai catatan, dibanding dengan Pedro, hanya kerja sama dengan Nicolas Jackson yang membuahkan lebih banyak gol selama Palmer membela Chelsea (15 gol). Namun, ini wajar karena keduanya sudah memperkuat Chelsea dari 2023.

    Joao Pedro merupakan top skor Chelsea pada 2025/2026 yang merupakan musim debutnya bersama mereka. Ia mengantongi 23 gol. Torehan tersebut sampai membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik klub. Namun, keberhasilan Pedro mendapat penghargaan itu tidak terlepas karena performa Palmer yang tengah mengalami kemunduran akibat serangkai cedera.

    Kini, mereka memulai 2026/2027 di bawah asuhan Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan saling memberikan asis. Sebuah sinyal kuat yang sangat menjanjikan. Dilengkapi dengan Morgan Rogers di sayap kiri, Chelsea pun berpotensi memiliki trisula maut anyar yang jika sukses tentu akan menjadi fondasi utama untuk kembali ke masa kejayaan yang bergelimang trofi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More