Chelsea berhasil memulai era baru di bawah komando Xabi Alonso dengan kemenangan. The Blues mengalahkan Fulham 3-2 pada pekan pertama English Premier League (EPL) 2026/2027. Salah satu poin menarik dari penampilan mereka pada pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage pada 24 Agustus 2026 ini adalah duet Joao Pedro dan Cole Palmer yang terlihat begitu menjanjikan.
Sinyal Menjanjikan Duet Joao Pedro dan Cole Palmer

1. Joao Pedro dan Cole Palmer saling memberi asis
Kerja sama Joao Pedro dan Cole Palmer dalam pertandingan melawan Fulham begitu padu sampai mereka bisa saling memberikan asis. Pedro sudah mencatatkan namanya di papan skor ketika laga baru berjalan 31 detik. Semua berawal dari umpan panjang Jorge Cuenca yang diintersep Maxence Lacroix. Palmer kemudian memungut bola liar dan langsung memberikan through pass kepada Pedro. Striker asal Brasil ini lantas menuntaskan peluang dengan cip indah.
Pedro kemudian membalas budi kepada Palmer pada menit 49. Ia menerima umpan panjang dari Robert Sanchez. Tidak memiliki opsi di lini depan, Pedro pun men-delay permainan dengan berduel 1 lawan 1 dengan Sander Berge. Palmer akhirnya memberinya bantuan dengan melakukan overlap. Pedro lantas melepaskan umpan pendek yang tepat waktu dan Palmer menyelesaikan peluang dengan sepakan mendatar akurat yang melewati celah di antara dua kaki Bernd Leno.
2. Skema yang digunakan Xabi Alonso mendukung Joao Pedro dan Cole Palmer
Kerja sama cair antara Joao Pedro dan Cole Palmer dalam pertandingan melawan Fulham tidak terlepas karena skema yang digunakan Xabi Alonso. Pelatih asal Spanyol tersebut memakai formasi 3-4-3. Ia memasang Pedro sebagai ujung tombak dan Palmer di sayap kanan. Sementara, pos winger kiri diisi Morgan Rogers. Sekilas, Palmer terlihat bakal kesulitan ditempatkan di posisi tersebut. Itu karena karakternya sebagai playmaker yang dominan di area tengah.
Namun, buktinya, pemain kidal asli Inggris ini tampil begitu luwes yang setidaknya terlihat dari gol maupun asisnya. Sebagai catatan, satu gol Chelsea lain yang dibuat Morgan Rogers juga berasal dari kreativitas Palmer. Maxence Lacroix memberikan cutback kepada Rogers setelah menerima bola dari Palmer. Bagi Pedro, permainan all-aroud Palmer sangat membantunya dalam memaksimalkan fungsi striker yang bukan hanya menuntaskan peluang, melainkan juga terlibat aktif untuk menciptakannya.
3. Kombinasi Joao Pedro dan Cole Palmer sudah terlihat dari 2025/2026
Meski mengagumkan, kombinasi apik yang dijalin Joao Pedro dan Cole Palmer seperti dalam pertandingan melawan Fulham sebetulnya bukanlah hal baru. Mereka sudah melakukannya sepanjang 2025/2026. Ini merupakan musim debut Pedro bersama Chelsea usai bergabung dari Brighton & Hove Albion.
Data dari Transfermarkt menunjukkan, kerja sama antara Pedro dan Palmer sudah menghasilkan sebelas gol. Menariknya, Pedro justru lebih banyak memberikan asis untuk Palmer. Tercatat, Palmer mencetak enam gol yang berasal dari umpan Pedro. Sementara, Pedro sudah mengemas lima gol yang merupakan hasil dari asis Pedro.
Jumlah tersebut mungkin jauh lebih tinggi andai Palmer tidak diserang badai cedera sepanjang 2025/2026. Sebagai catatan, dibanding dengan Pedro, hanya kerja sama dengan Nicolas Jackson yang membuahkan lebih banyak gol selama Palmer membela Chelsea (15 gol). Namun, ini wajar karena keduanya sudah memperkuat Chelsea dari 2023.
Joao Pedro merupakan top skor Chelsea pada 2025/2026 yang merupakan musim debutnya bersama mereka. Ia mengantongi 23 gol. Torehan tersebut sampai membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik klub. Namun, keberhasilan Pedro mendapat penghargaan itu tidak terlepas karena performa Palmer yang tengah mengalami kemunduran akibat serangkai cedera.
Kini, mereka memulai 2026/2027 di bawah asuhan Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan saling memberikan asis. Sebuah sinyal kuat yang sangat menjanjikan. Dilengkapi dengan Morgan Rogers di sayap kiri, Chelsea pun berpotensi memiliki trisula maut anyar yang jika sukses tentu akan menjadi fondasi utama untuk kembali ke masa kejayaan yang bergelimang trofi.
Curated For You
- Profil Al Qadsiah, Klub Kaya Arab Saudi Pemboyong Tijjani Reijnders25 Agu 2026, 19:14 WIB
- 3 Pencetak Gol Debut pada Pekan Kedua LaLiga 2026/202725 Agu 2026, 18:22 WIB
- 3 Laga Terakhir Stuttgart di Markas Bayern Munich per 25 Agustus 202625 Agu 2026, 18:02 WIB