Jakarta, IDN Times - Manchester City sedang menghadapi masalah hukum yang amat kompleks. Selain berpotensi terusir dari Premier League, Sheikh Mansour selaku pemilik juga terancam dilengserkan dari jabatannya.
Ancaman ini datang dari Regulator Sepak Bola Independen (IFR) yang memiliki kewenangan penuh untuk menginvestigasi rekam jejak pemilik klub. Laporan yang menyebut adanya kontrak palsu dan penipuan masif senilai 900 juta poundsterling (Rp21,3 triliun) membuat integritas petinggi Abu Dhabi Group itu dipertanyakan.
