Sosok Idola, 5 Fakta Daniel Alves yang Bikin Kamu Makin Respek

Publik Camp Nou patut berbahagia karena salah satu bek kanan terbaik mereka akan kembali. Daniel Alves memutuskan mudik setelah 5 tahun bertualang ke Juventus, Paris Saint-Germain, dan Sao Paulo.
Kehadiran Daniel Alves membuat sosok penggawa senior yang kaya pengalaman bertambah di Barcelona. Kini, bersama Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Jordi Alba, ia siap meretas kembali kejayaan Barcelona.
1. Sempat jadi petani

Kesuksesan yang diraih Daniel Alves saat ini ternyata berkat tekadnya yang gigih. Jauh sebelum ia jadi pesepak bola terkenal, kehidupan keluarganya yang bermukim di Juazeiro, Bahia, Brasil, sangatlah sederhana.
Alves kecil sudah terlatih bekerja keras. Ia selalu bangun pukul 4 pagi untuk membantu ayahnya di ladang. Bahkan, ia pernah bekerja sebagai pedagang dan pelayan demi membantu ekonomi keluarganya. Karena itulah ia bertekad untuk mengubah nasib keluarganya lewat jalur sepak bola.
2. Tak takut bersaing sejak kecil

Daniel Alves beruntung memiliki ayah yang sangat menyukai sepak bola. Saking cintanya pada sepak bola, ayahnya, Domingos Alves da Silva, sampai membentuk klub lokal yang bernama Palmeiras de Salitre.
Alves yang kala itu baru berusia 10 tahun tak takut bersaing dengan pemain yang jauh lebih tua darinya. Di klub milik ayahnya, ia menekuni posisi sebagai winger. Tak heran pada akhirnya ia menjadi bek kanan yang sangat ofensif.
3. Gemar bernyanyi dan menari
Daniel Alves sempat mengatakan bahwa ada dua hal yang selalu ada dalam hidupnya, yaitu sepak bola dan musik. Di media sosialnya ia kerap mengunggah dirinya saat bernyanyi, menari, dan memainkan alat musik.
Bahkan, pada 2018 lalu, Daniel Alves mengeluarkan single berjudul "Suave". Pada lagu tersebut, Alves bernyanyi bersama mantan rekannya di Barcelona, Jose Manuel Pinto dan Thiago Mateus. Hal ini menunjukkan bahwa mimpi selalu bisa diwujudkan jika kita berusaha menggapainya.
4. Merespons cemoohan dengan menikmatinya

Saat Barcelona melawat ke kandang Villarreal pada 27 April 2014, Daniel Alves sempat mengalami kejadian tak mengenakkan. Alves dilempari pisang saat hendak mengambil tendangan sudut. Namun, ia melakukan reaksi yang tak terduga.
Bukannya marah atau cemberut, Alves memungut pisang tersebut, mengupasnya, dan melumatnya. Beberapa waktu kemudian dia melakukan tendangan sudut. Tindakan tersebut mendapat beragam pujian dari berbagai kalangan.
5. Marah dengan meme Neymar

Di Piala Dunia 2018, Neymar sempat jadi bahan lelucon karena gesturnya yang berlebihan ketika dilanggar pemain lawan. Meme Neymar saat jatuh terguling tersebut sempat viral di jagat maya.
Daniel Alves meminta Neymar untuk tidak mengacuhkannya. Ia pun mengecam para pembuat meme dengan mengatakan bahwa sebuah lelucon yang diulang-ulang menjadi tidak lucu lagi, bahkan menjurus kepada menjatuhkan seseorang.
Beberapa fakta di atas menunjukkan kedewasaan seorang Daniel Alves. Tak hanya patut jadi sosok idola, ia juga bisa jadi sosok teladan. Sangat wajar banyak orang mengidolainya.


















