Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Kemenangan Pertama Portugal dengan Selisih 5 Gol di Piala Dunia

3 Kemenangan Pertama Portugal dengan Selisih 5 Gol di Piala Dunia
ilustrasi seragam Cristiano Ronaldo (unsplash.com/youssmub)
Intinya Sih
  • Portugal menaklukkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026, dengan Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan membungkam kritik setelah hasil imbang melawan Republik Demokratik Kongo.
  • Pada Piala Dunia 2022, Portugal menang telak 6-1 atas Swiss berkat hattrick Goncalo Ramos yang menggantikan Ronaldo sebagai starter dan membawa tim ke perempat final.
  • Kemenangan besar pertama Portugal terjadi di Piala Dunia 2010 saat mereka menghajar Korea Utara 7-0, menjadi satu-satunya laga di turnamen itu ketika mereka mencetak gol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Setelah hanya imbang 1-1 dengan Republik Demokratik Kongo, Portugal akhirnya meraih tiga poin di Piala Dunia 2026 pada Selasa (23/6/2026). Mereka membantai Uzbekistan 5-0. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan ketiga A Selecao das Quinas dengan selisih minimal lima gol di Piala Dunia.

1. Portugal mengamuk dengan menghajar Uzbekistan 5-0 pada 23 Juni 2026

Portugal banjir kritik usai imbang 1-1 dengan Republik Demokratik Kongo pada matchday pertamanya Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena mereka gagal menang, melainkan juga akibat permainan yang mengecewakan. Termasuk soal Cristiano Ronaldo yang dinilai merusak potensi skuad. Namun, tim asuhan Roberto Martinez membungkam anggapan ini pada Selasa (23/6/2026). Mereka membantai Uzbekistan 5-0 di Houston Stadium, Amerika Serikat. Ronaldo juga memberikan pembuktian dengan menyumbang dua gol.

Kapten sekaligus bintang utama tersebut membuka papan skor pada menit keenam. Ia menyelesaikan crossing datar dari Joao Cancelo dengan tembakan klinis pada sentuhan pertama. Sepuluh menit berselang, pria yang kini berusia 41 tahun itu menunjukkan dirinya tidaklah egois. Portugal mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti. Semua fokus mengarah kepadanya yang siap mengambil eksekusi. Namun, Ronaldo hanya menjadi decoy. Nuno Mendes yang ternyata menjalankan tugas tersebut. Sepakan kaki kirinya pun melaju deras ke tiang jauh.

Ronaldo lantas mengemas brace-nya pada menit 39. Ia menerima umpan terobosan dari Bruno Fernandes dan lagi-lagi menuntaskannya dengan aksi yang berkualitas. Penggawa setinggi 1,87 meter itu langsung menghajar bola dengan akurat. Portugal mendapat gol keempatnya pada menit 60 berkat bunuh diri kiper lawan, Abduvakhid Nematov, yang tidak berdaya dalam situasi kemelut. Rafael Leao akhirnya menutup papan skor pada menit 87, 4 menit setelah menggantikan Vitinha. Ia memaksimalkan bola liar dari hasil crossing Nelson Semedo yang dipotong Abukodir Khusanov.

2. Portugal membantai Swiss 6-1 di Piala Dunia 2022

Portugal kalah 1-2 dari Korea Selatan pada pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2022. Namun, mereka tetap berhasil lolos ke 16 besar. Tim yang saat itu masih dilatih Fernando Santos tersebut lantas bertemu Swiss. Mereka menang telak 6-1. Goncalo Ramos dipercaya untuk menjadi starter sebagai ujung tombak dibanding Cristiano Ronaldo. Ia menjawabnya dengan hattrick.

Pemain yang kala itu memperkuat Benfica tersebut memulai pesta timnya pada menit 17. Ia melepaskan tendangan kaki kiri keras dari sudut sempit. Pepe menggandakan keunggulan Portugal pada menit 33. Sosok yang menggantikan Ronaldo sebagai kapten ini menanduk sepak pojok Bruno Fernandes. Ramos mencetak gol keduanya dengan menyontek crossing Diogo Dalot pada menit 51.

Ramos juga menciptakan assist . Ia membantu Raphael Guerreiro mencatatkan namanya di papan skor pada menit 55. Swiss kemudian mencetak gol hiburannya melalui Manuel Akanji pada menit 58. Ramos lantas mengantongi hattrick-nya pada menit 67. Ia kembali menerima umpan dari Joao Felix dan kali ini menyelesaikannya dengan cip. Rafael Leao akhirnya menyudahi pesta pada menit 90+2.

3. Portugal menghajar Korea Utara 7-0 pada 2010

Kemenangan pertama Portugal dengan selisih minimal lima gol di Piala Dunia terukir pada 21 Juni 2010. Mereka menaklukkan Korea Utara 7-0 pada matchday kedua fase grup Piala Dunia 2010 tersebut. Raul Meireles membuka papan skor pada menit 29 setelah menyelesaikan umpan terobosan dari Tiago Mendes. Portugal baru menggandakan keunggulan pada menit 53 usai Simao menuntaskan umpan dari Meireles.

Hugo Almeida mencetak gol ketiga 3 menit berselang dengan menanduk crossing dari Fabio Coentrao. Mendes lantas mencatatkan namanya di papan skor pada menit 60 usai menyontek umpan tarik dari Cristiano Ronaldo. Liedeson kemudian mencetak gol keempat pada menit 81 usai menghajar bola liar di dalam kotak penalti dengan voli. Ia baru berada di lapangan sekitar 4 menit setelah menggantikan Almeida.

Liedson kemudian membantu Ronaldo mengantongi gol pada menit 87. Ia merebut bola dan Ronaldo menyelesaikan sisanya. Mendes lantas mengemas brace sekaligus mencetak gol penutup pada menit 89. Ia menanduk crossing dari Miguel Veloso. Ironisnya, ini menjadi laga satu-satunya Portugal di Piala Dunia 2010 ketika mereka membuat gol. Skuad besutan Carlos Queiroz imbang 0-0 dengan Pantai Gading dan Brasil pada dua laga fase grup lain serta kalah 0-1 dari Spanyol pada 16 besar.

Dari tiga hasil di atas, kemenangan atas Swiss mungkin menjadi yang mengejutkan. Sebab, sang lawan merupakan langganan di Piala Dunia dengan kualitas skuad yang mumpuni. Lantas, akankah Portugal menamba daftar ini pada masa mendatang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More