Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
Breaking News

SUGBK Renovasi, Timnas Indonesia Berpotensi Ngungsi di Maret 2027

2 min read
SUGBK Renovasi, Timnas Indonesia Berpotensi Ngungsi di Maret 2027
Potret kebahagiaan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Renovasi penguatan struktur lapangan SUGBK dimulai 30 Oktober 2026 dan membuat venue tidak dapat dipakai untuk kegiatan olahraga hingga proses perbaikan rampung.
  • Timnas Indonesia berpotensi tidak berkandang di SUGBK pada FIFA Matchday 22-30 Maret 2027, karena lapangan ditargetkan baru siap digunakan pada akhir April 2027.
  • PPKGBK menyatakan Timnas tetap menjadi prioritas jika perbaikan selesai lebih cepat, tetapi kepastian penggunaan SUGBK baru akan ditinjau pada Januari atau Februari 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times -Timnas Indonesia untuk belum tentu bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai lapangan kandang pada FIFA Matchday pada Maret 2027 mendatang. Sebab, tahapan konstruksi penguatan struktur Lapangan Field of Play (FOP) SUGBK sudah dimulai pada Jumat (30/10/2026) mendatang.

Pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengumumkan perbaikan resmi dimulai dan diagendakan akan selesai pada April 2027 mendatang. Sementara itu, Timnas Indonesia diagendakan untuk menjalani FIFA Matchday pada 22-30 Maret 2027 mendatang.

"Jadi, semenjak 30 Oktober (2026), itu rumputnya kami kupas untuk melakukan proyek pemancangan, sehingga kegiatan olahraganya enggak bisa digunakan. Tapi untuk kegiatan-kegiatan lain masih bisa digunakan," kata Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Mokhamad Rofik Anwar, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Menurut rencana perbaikan, pemasangan rumput SUGBK baru akan dilakukan pada Januari 2027 mendatang. Hasilnya, lapangan baru bisa kembali digunakan pada April 2027.

"Nah, baru kami tanam rumputnya tadi sesuai timeline nanti di akhir Januari (2027). Dengan masa trial itu, kami mengharapkan pada akhir April (2027) situasi sudah lebih baik dibandingkan dengan saat rumput dipakai pada FIFA Matchday sebelumnya," kata Rofik.

Namun, pihak PPGBK memastikan timnas tetap akan menjadi prioritas. Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi A Kusumo, tidak mau terlalu mengumbar janji soal kemungkinan Timnas berkandang di SUGBK.

"Kami khawatir kalau terlalu over-promise sekarang, sementara tim juga ingin sangat presisi. Jadi harus hati-hati. Maka kami baru bisa lihat mungkin di bulan satu atau dua (2027) kepastiannya," kata Rakhmadi.

Rahmadi menegaskan, jika perbaikan SUGBK berjalan lebih cepat, itu akan didedikasikan untuk Timnas.

"Kami pastikan, untuk prioritas ke Timnas dulu. Adapun kalau nanti ternyata di lapangan bisa lebih baik, itu akan kami dedikasikan untuk Timnas dulu," ujar Rakhmadi.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More