3 Tim yang Belum Menang hingga Pekan Ke-5 Serie A 2026/2027

- Bologna belum menang dalam lima laga, mencatat dua imbang dan tiga kalah. Pergantian pelatih dari Domenico Tedesco ke Raffaele Palladino belum mengubah hasil; mereka berada di posisi ke-18.
- Genoa mengumpulkan satu poin dari lima pertandingan melalui hasil imbang melawan Frosinone, sementara empat laga lain berakhir kalah. Tim asuhan Daniele De Rossi kini menempati peringkat ke-19.
- Venezia menjadi satu-satunya tim tanpa poin setelah lima kekalahan beruntun, termasuk dua kekalahan kandang terakhir. Skuad Giovanni Stroppa berada di dasar klasemen Serie A, posisi ke-20.
Serie A Italia 2026/2027 baru berjalan 5 pekan, tetapi persaingan ketat di lapangan hijau sudah memakan korban. Saat tim-tim papan atas mulai unjuk gigi untuk memperebutkan gelar juara, ada tiga tim yang justru terseok-seok dan belum merasakan manisnya kemenangan hingga pekan kelima. Menurut data Transfermarkt, berikut tiga tim yang belum meraih kemenangan hingga pekan kelima Serie A 2026/2027 tersebut.
1. Bologna mengawali lima laga awal Serie A 2026/2027 tanpa kemenangan
Perjalanan Bologna pada awal musim Serie A 2026/2027 cukup mengecewakan. Pada laga pembuka di kandang sendiri, I Rossoblu harus mengakui keunggulan Lazio setelah kalah dengan skor tipis 0-1 lewat gol tunggal Davide Frattesi. Hasil buruk tersebut berlanjut pada pekan kedua saat bertandang ke markas Atalanta. Skuad asuhan Domenico Tedesco kembali kalah 0-1 akibat gol dramatis Lazar Samardzic pada masa injury time. Harapan untuk bangkit sempat muncul pada pekan ketiga saat menjamu Sassuolo. Laga berakhir imbang 2-2 melalui gol yang dicetak Roberto Piccoli dan Artem Dovbyk.
Bologna kembali meraih hasil buruk pada pekan keempat saat melakoni laga tandang ke markas Napoli dengan menelan kekalahan 1-0. Performa buruk tanpa kemenangan dalam empat laga awal tersebut akhirnya mendorong manajemen untuk memberhentikan Tedesco dari kursi kepala pelatih. Masuknya Raffaele Palladino sebagai juru taktik baru pun belum mampu memberikan dampak instan. Bologna ditahan imbang 1-1 oleh Torino di Stadion Renato Dall'Ara pada pekan kelima. Rangkaian hasil minim dari lima laga awal ini membuat Bologna tertahan di posisi ke-18 klasemen sementara Serie A 2026/2027.
2. Genoa mengalami 4 kekalahan dan 1 keimbangan pada awal musim Serie A 2026/2027
Perjalanan Genoa pada awal musim Serie A 2026/2027 begitu berat. Mereka memulai kompetisi dengan melakoni laga kandang melawan Napoli. Tuan rumah harus menelan kekalahan 0-2 di Stadion Luigi Ferraris. Tren negatif tersebut berlanjut pada pekan kedua saat melakoni laga tandang ke markas Lazio di Stadion Olimpico, yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Performa buruk Genoa kian tampak pada pekan ketiga usai dikalahkan Como dengan skor mencolok (1-4) di hadapan publik sendiri.
Harapan untuk bangkit sempat terbuka pada pekan keempat saat Genoa menjamu Frosinone di Stadion Luigi Ferraris. Sempat tertinggal oleh gol tim tamu, kapten Genoa, Johan Vasquez, berhasil menyelamatkan timnya lewat sepakan voli yang membuat pertandingan berakhir imbang 1-1. Laga ini berlangsung penuh drama karena diwarnai kegagalan eksekusi penalti Lorenzo Colombo serta kartu merah Johan Vasquez menjelang pertandingan berakhir.
Pada pekan kelima, Genoa kembali harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 1-2 dalam laga tandang melawan Parma di Stadion Ennio Tardini. Gol balasan Milutin Osmajic yang sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sirna begitu saja setelah Pontus Almqvist mencetak gol kemenangan bagi Parma 10 menit sebelum laga usai. Rangkaian hasil buruk berupa 4 kekalahan dan 1 keimbangan ini membuat skuad asuhan Daniele De Rossi terpuruk di posisi ke-19 klasemen sementara Serie A 2026/2027.
3. Venezia mengawali lima laga awal Serie A 2026/2027 tanpa meraih poin
Perjalanan Venezia pada awal musim Serie A 2026/2027 jauh dari harapan para pendukungnya. Tim berjuluk I Leoni Alati tersebut harus menelan kekalahan dalam 2 laga pembuka tanpa mampu mencetak 1 gol pun. Pada pekan pertama, Venezia yang bermain di kandang sendiri, Pier Luigi Penzo Stadium, takluk dengan skor 0-2 dari Lecce lewat gol Olaf Gorter dan Tiago Gabriel.
Penderitaan mereka berlanjut pada pekan kedua saat bertandang ke markas AC Milan di San Siro. Mereka kembali kalah dengan skor 0-2 lewat gol Goncalo Ramos dan gol bunuh diri Redouane Halhal. Memasuki pekan ketiga, Venezia menunjukkan sedikit kebangkitan di lini serang saat bertandang ke markas Frosinone, tetapi pertahanan yang kurang solid membuat mereka menyerah 2-3. Padahal, Venezia sempat menyamakan kedudukan melalui John Yeboah dan Richie Sagrado.
Tren buruk masih terjadi pada pekan keempat saat menjamu Fiorentina di kandang. Skuad asuhan Giovanni Stroppa harus menerima kekalahan telak (2-4) lewat gol Mateo Pellegrino serta hattrick Franco Mastantuono. Usaha Venezia untuk meraih poin pertama musim ini lagi-lagi kandas pada pekan kelima saat berhadapan dengan Lazio di kandang sendiri, menyusul kekalahan 0-2 akibat gol penalti Mattia Zaccagni dan sundulan Tijjani Noslin. Rangkaian lima kekalahan beruntun tanpa mengemas satu poin pun membuat Venezia tertahan di posisi ke-20 klasemen sementara Serie A 2026/2027.
Perjalanan di Serie A 2026/2027 masih sangat panjang. Namun, Bologna, Genoa, dan Venezia harus segera berbenah jika tidak ingin terjebak di zona merah. Menarik untuk dinanti bagaimana strategi ketiga tim ini untuk memutus tren negatif di Serie A 2026/2027.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















